Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Dirut Pertamina: Pembangunan Kilang Minyak Sudah Sangat Mendesak

Arsito Hidayatullah, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 14 Juli 2015 | 18:20 WIB
Dirut Pertamina: Pembangunan Kilang Minyak Sudah Sangat Mendesak
Ilustrasi instalasi sumur minyak di Stasiun Pengumpul (SP) Subang milik PT Pertamina EP di Desa Cidahu, Kabupaten Subang, Jawa Barat. [Antara/Widodo S Jusuf]

Suara.com - Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina, Dwi Soetjipto mengatakan, saat ini setengah dari kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional masih mengandalkan pasokan yang berasal dari impor. Melihat kondisi tersebut, Dwi mengatakan bahwa pembangunan kilang minyak sangat mendesak dilakukan, guna mengurangi ketergantungan Indonesia terkait impor BBM.

Pasalnya menurut Dwi, kebutuhan BBM nasional terus mengalami peningkatan, namun tidak dibarengi dengan kondisi kilang minyak yang memadai. Dia memaparkan bahwa kilang minyak yang dimiliki Indonesia saat ini usianya sudah tua, serta tidak mampu berproduksi secara maksimal guna memenuhi kebutuhan BBM yang terus meningkat.

"Kita ini untuk memenuhi kebutuhan BBM nasional, 50 persennya mengandalkan dari impor. Jadi ini memaksa Pertamina dan BUMN lainnya untuk mengeluarkan investasi infrastruktur, salah satunya kilang minyak. (Dalam) 10 tahun ke depan, tak kurang dari Rp400 triliun untuk kilang minyak saja. Ini adalah langkah proaktif yang bisa dilakukan. Bagaimana pun juga, kita memiliki keterbatasan terhadap supply bahan bakar minyak," papar Dwi, saat ditemui di kantornya, Selasa (14/7/2015).

Menurut Dwi, jika pemerintah atau BUMN tidak segera membangun kilang baru, maka porsi ketergantungan impor BBM akan semakin besar. Hal itu lantaran kilang yang dimiliki Indonesia tidak mampu memenuhi permintaan BBM yang terus meningkat.

"Kalau tidak segera dibangun, kita akan semakin ketergantungan dengan impor BBM dalam beberapa tahun ke depan, karena cadangan minyak kita yang kian menipis. Kilang kita susah mau buat cadangan minyak meningkat. Permintaan juga meningkat soalnya. Makanya, kilang baru ini sangat dibutuhkan saat ini untuk memenuhi permintaan BBM," katanya.

Dengan adanya kilang minyak baru, lanjut Dwi, maka Pertamina sudah akan punya minyak sendiri. Minyak mentah bisa dikilangkan dalam negeri dan juga bisa impor minyak mentah yang lebih murah.

"Karena kalau kita impor minyak mentah murah seharga US$50 dolar, setelah diproduksi dalam negeri menjadi Premium harganya bisa menjadi US$70 dolar. Lebih banyak yang perlu kita bayar kepada importir. Itulah pilihan-pilihan sulit, karena selama ini Pertamina tidak melakukan perbaikan kilang minyak," ujarnya.

Seperti diketahui, kebutuhan BBM nasional mencapai sekitar 1,5 juta barel per hari. Sementara produksi minyak nasional sendiri kurang dari 810.000 barel per hari. Artinya, sisanya Indonesia masih harus mengimpor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Resmikan Proyek Migas Baru Senilai Rp687,3 Miliar

Pertamina Resmikan Proyek Migas Baru Senilai Rp687,3 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2015 | 18:01 WIB

Jaga Pasokan BBM dan Gas saat Lebaran, Ini Langkah Pertamina

Jaga Pasokan BBM dan Gas saat Lebaran, Ini Langkah Pertamina

Bisnis | Senin, 13 Juli 2015 | 13:04 WIB

Pertamina Bahas Pengelolaan Blok Mahakam dengan Total

Pertamina Bahas Pengelolaan Blok Mahakam dengan Total

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2015 | 00:07 WIB

Pertamina EP Sisir Sumber Minyak Sepanjang 1.167 Km

Pertamina EP Sisir Sumber Minyak Sepanjang 1.167 Km

Bisnis | Senin, 29 Juni 2015 | 12:22 WIB

Terkini

AI Mulai Ubah Cara Perusahaan Rekrut Karyawan

AI Mulai Ubah Cara Perusahaan Rekrut Karyawan

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 16:00 WIB

42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah

42 Kasus Kebakaran Tercatat hingga Juli 2026 di Kota Jogja, Warga Diminta Tak Bakar Sampah

Jogja | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:57 WIB

Xiaomi Pad 9 Series Siap Guncang Pasar: Bocoran Snapdragon 8 Gen 5 dan Layar 3,2K Terungkap!

Xiaomi Pad 9 Series Siap Guncang Pasar: Bocoran Snapdragon 8 Gen 5 dan Layar 3,2K Terungkap!

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:56 WIB

5 HP Midrange Memori Besar Harga 3 Sampai 5 Jutaan Terbaik

5 HP Midrange Memori Besar Harga 3 Sampai 5 Jutaan Terbaik

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:55 WIB

MUI: Pria Berbusana Wanita Saat Karnaval Agustusan Haram

MUI: Pria Berbusana Wanita Saat Karnaval Agustusan Haram

Sumut | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:52 WIB

Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya

Warga Jabar Keluar dari Kemiskinan, Tapi Kok Kesenjangan Malah Melebar? Ini Faktanya

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Konser Maroon 5: Momen yang Harus Dinikmati, Jangan Cuma Direkam!

Konser Maroon 5: Momen yang Harus Dinikmati, Jangan Cuma Direkam!

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:45 WIB

Evolusi Desain 7 Generasi, Samsung Galaxy Z Fold8 Hadir dengan Titanium dan Galaxy AI

Evolusi Desain 7 Generasi, Samsung Galaxy Z Fold8 Hadir dengan Titanium dan Galaxy AI

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Pilihan Mobil Hybrid Keluarga Ramah Kantong di GIIAS 2026

Pilihan Mobil Hybrid Keluarga Ramah Kantong di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

Ingatkan Warga NU, Maruf Amin: Jangan Rebutan Tambang, Hati-hati Terjerat

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:30 WIB

×