Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Dolar Menguat Terus, Ekspor Mebel Malah Lesu

Siswanto

Kamis, 27 Agustus 2015 | 06:13 WIB
Dolar Menguat Terus, Ekspor Mebel Malah Lesu
Ilustrasi mebel buatan Indonesia. (Foto: Antara/Basri Marzuki)

Suara.com - Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia menilai ekspor produk dan kerajinan saat ini mengalami kelesuan. Hal tersebut disebabkan karena menguatnya dolar secara global dan menurunnya daya beli masyarakat.

"Kedua faktor itu yang menyebabkan ekspor produk dan kerajinan kita menurun. Penurunannya ini cukup signifikan, yakni antara 10-15 persen," kata Pengurus DPP Asmindo Muhammad David R. Wijaya ketika dihubungi Suara.com, Rabu (26/8/2015).

Guna meningkatkan daya beli tersebut, lanjut David, perlu adanya inovasi, kreasi, dan pembaharuan produk yang dilakukan oleh para pelaku usaha. Di samping itu, pelaku usaha ini harus mampu menciptakan produk baru yang tidak terpengaruh dengan naiknya dolar.

"Pasar ekspor kita ada Eropa, Amerika, Jepang, dan lainnya. Kalau pelaku usaha kita bisa melakukan inovasi-inovasi, kita yakin ekspor produk ini akan banyak diterima pasar. Namun itu tidak bisa kita lakukan sendiri perlu adanya keterlibatan pemerintah juga," kata lelaki yang juga sebagai penasihat Asmindo Solo.

David menambahkan pemerintah harus mampu menggerakkan perekonomian dalam negeri. Pasalnya, anggaran pendapatan belanja negara saat ini belum sepenuhnya dibelanjakan. Padahal, 80 persen anggaran ini adalah proyek pemerintah. Jika hal itu dapat dibelanjakan, maka akan dapat membantu pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

"Misalnya anggaran belanja pemerintah ini dibelanjakan produk lokal, dengan begitu akan dapat membantu pelaku usaha kita. Kurangi produk impor," katanya.

Dia menambahkan secara global ekspor produk dan kerajinan Indonesia masih kalah jauh dibanding Vietnam dan Malaysia. Yakni baru dua persen pasar dunia. Hal tersebut karena kebijakan yang dibuat pemerintah selama ini belum sepenuhnya memihak kepada para pelaku usaha.

Selama ini tingkat suku bunga bank di Indonesia berkisar antara 14-15 persen. Padahal di negara lain tingkat suku bunga ini hanya lima persen. Sehingga membuat pelaku usaha kesulitan meningkatkan modalnya.

"Ini harus menjadi bahan evaluasi pemerintah ke depan. Karena menurunnya nilai tukar rupiah terhadap dolar ini sangat dirasakan sekali oleh pelaku usaha di sektor industri. Entah permebelan, kerajinan maupun lainnya," paparnya. (Labib Zamani)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panglima TNI: Dolar Tinggi Pengaruhi Perawatan Alutsista

Panglima TNI: Dolar Tinggi Pengaruhi Perawatan Alutsista

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 18:09 WIB

Rupiah Belum Bangkit, Kembali Melemah ke Posisi Rp 14.099

Rupiah Belum Bangkit, Kembali Melemah ke Posisi Rp 14.099

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 17:53 WIB

Jenderal Gatot Contohkan Warga Papua Tak Pernah Krisis Ekonomi

Jenderal Gatot Contohkan Warga Papua Tak Pernah Krisis Ekonomi

News | Rabu, 26 Agustus 2015 | 16:09 WIB

Gejolak Rupiah, Pedagang Tempe "Kelenger"

Gejolak Rupiah, Pedagang Tempe "Kelenger"

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 14:53 WIB

Ekonom UNS: Kembalikan Tahun Anggaran Negara dan Fiskal

Ekonom UNS: Kembalikan Tahun Anggaran Negara dan Fiskal

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2015 | 14:15 WIB

Terkini

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB