Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

6 Tips Agar Pengajuan Kartu Kredit Anda Diterima

Angelina Donna | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2015 | 06:55 WIB
6 Tips Agar Pengajuan Kartu Kredit Anda Diterima
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Semakin meningkatnya minat masyarakat terhadap penggunaan kartu kredit sebagai alat pembayaran mengakibatkan melonjaknya popularitas kartu kredit saat ini jika dibandingkan dengan tingkat penggunaan kartu debit. Sayangnya, tak semua pengajuan pembuatan kartu kredit yang masuk disetujui.

Alasan ditolaknya pengajuan pun bermacam-macam. Jika Anda sudah sangat mengidamkan untuk segera memiliki kartu kredit milik Anda sendiri, berikut ini beberapa tips yang dapat anda ikuti agar pengajuan pembuatan kartu kredit anda lebih mudah disetujui.

1.Menggunakan Jaminan

Jika Anda tidak memiliki pekerjaan tetap, atau hanya bekerja paruh waktu, cara ini dapat Anda gunakan untuk mendapatkan kartu kredit. Uang jaminan yang Anda serahkan akan disimpan di bank penerbit dan Anda tidak dapat mengambilnya selama kartu kredit masih aktif. Hal ini untuk menghindarkan pihak bank dari kerugian apabila Anda menunggak cicilan kartu kredit.

 2.Membuka Kartu Kredit di Bank Tempat Menabung

Jika anda sudah memiliki tabungan di bank A, maka lebih baik anda mengajukan pembuatan kartu kredit di bank A tersebut, terutama apabila anda baru pertama kali membuat kartu kredit. Tujuannya adalah, karena dengan mengajukan pembuatan kartu kredit di bank yang sama dengan tempat Anda menabung, pihak bank dapat langsung mengetahui keadaan keuangan Anda di tabungan. Apabila keadaan keuangan di tabungan Anda “sehat”, maka pengajuan kartu kredit pun akan lebih mudah disetujui.

 3.Pilih Bank yang Sedang Gencar Menawarkan Promosi Kartu Kredit

Selain melakukan pengajuan di bank tempat anda menabung, cara lain yang dapat Anda coba yakni dengan melakukan pengajuan ke bank yang sedang gencar menawarkan promosi kartu kredit, seperti ANZ, Panin, Bank Mega. Kartu kredit BCA, Mandiri, Standard Chartered, Citibank, dll. Namun cara ini hanya berlaku jika anda telah memiliki kartu kredit sebelumnya, karena bank-bank ini biasanya menolak pengajuan kartu kredit perdana.

 4.Mengajukan di Kota Asal

Saat membuat kartu kredit, sangat disarankan bagi Anda untuk mengajukannya di kota asal sesuai KTP anda. Karena untuk alasan keamanan, tidak semua bank akan menerima calon nasabah yang berasal dari luar kota. Walaupun ada beberapa bank yang menerima calon nasabah dari luar kota, namun akan lebih baik jika anda melakukan pengajuan di kota asal.

Jika Anda sedang tinggal dan bekerja di kota lain, maka sebaiknya Anda terlebih dahulu membuat KTP di kota tersebut, selain untuk memudahkan pengajuan pembuatan kartu kredit, hal ini nantinya juga akan berguna bagi kelancaran administratif Anda di masa mendatang jika Anda berencana menetap di kota tersebut.

 5.Ajukan Aplikasi Melalui Jasa Marketing

Di era internet ini, tak sulit untuk menemukan marketing kartu kredit yang menawarkan jasanya ke berbagai forum di internet. Marketing-marketing ini dapat anda jadikan sebagai media konsultasi, bahkan biasanya mereka tak segan-segan untuk membantu dan memberikan saran untuk mempermudah disetujuinya pengajuan aplikasi Anda. Marketing sangat membantu agar aplikasi kartu kredit Anda disetujui. Biasanya marketing akan mendapatkan komisi dari setiap pengajuan aplikasi, oleh karena itu marketing bisa menjadi jalan yang tepat untuk memperlancar proses pengajuan kartu kredit Anda.

 6.Menggunakan Jasa Lembaga Keuangan

Apabila anda telah beberapa kali melakukan pengajuan pembuatan kartu kredit dan ditolak, maka anda perlu mencoba cara yang satu ini. Walaupun kelihatannya beresiko, namun pengajuan kartu kredit melalui jasa lembaga keuangan dapat lebih mudah disetujui. Untuk menghindari terjebak penipuan, pilihlah lembaga keuangan yang sudah memiliki reputasi baik dan terpercaya. Pengajuan kartu kredit melalui jasa lembaga keuangan juga memiliki keuntungan, di mana Anda tidak perlu repot-repot melakukan pengurusan pengajuan ke bank terkait, karena pihak lembaga keuangan yang akan mengurusnya untuk Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 06:50 WIB

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:14 WIB

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Foto | Selasa, 16 Mei 2023 | 19:21 WIB

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

Your Say | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:30 WIB

Terkini

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:08 WIB

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:58 WIB

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:47 WIB

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:27 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:02 WIB

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:53 WIB