Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.334,476
LQ45 632,546
Srikehati 309,556
JII 380,675
USD/IDR 17.905

Pasar Otomotif Diprediksi Kembali Melemah

Pebriansyah Ariefana, Deni Yuliansari

Sabtu, 29 Agustus 2015 | 10:56 WIB
Pasar Otomotif Diprediksi Kembali Melemah
Mobil konsep Outlander PHEV yang dipamerkan PT KTB di ajang GIIAS 2015. [Suara.com/Deny Yuliansari]

Suara.com - Menguatnya nilai tukar dolar terhadap rupiah memengaruhi berbagai lini industri di Indonesia. Termasuk industri otomotif.

Ketua Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie mengatakan penaikan dolar membuat pasar kembali terkoreksi.

"Karena efeknya berlapis," katanya saat ditemui di GIIAS, ICE, BSD, Tangerang Selatan, Sabtu (29/8/2015).

Dia menyebut kendaraan yang masih diimpor langsung baik secara utuh atau pun build up akan terimbas langsung. Harganya pun akan mahal karena mengikuti kurs dolar.

"Karena mereka belinya pakai dolar tapi dijual dengan harga rupiah," katanya.

Tidak hanya itu, produsen yang mengaku sudah menggunakan komponen lokal pun tidak bisa mengelak dari efek ini. "Karena pabrik komponennya pun juga menggunakan material bahan baku yang diimpor. Lagi-lagi mereka membeli dengan dolar tapi menjual dengan rupiah," katanya.

Mau tidak mau, perusahaan komponen dan produsen otomotif terpaksa menyesuaikan harga dengan kenaikan nilai tukar dolar terhadap rupiah tersebut. "Kalau sudah begitu, daya beli masyarakat yang belum pulih ini akan kembali kena imbasnya," katanya.

Jongkie berharap pemerintah bisa menstimulus kondisi daya beli masyarakat sehingga industri tidak mengalami penurunan yang semakin buruk.

"Semiga kami tidak perlu kembali merevisi target kami," katanya.

Sebelumnya, Gaikindo menargetkan penjualan sebanyak 1,2 juta unit tahun ini. Namun mihat kondisi pasar, Gaikindo pun beberapa kali merevisi target hingga mencapai angka 950 ribu unit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Analis: Indonesia Mendekati Krisis

Analis: Indonesia Mendekati Krisis

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2015 | 10:35 WIB

Dolar Menguat karena Isu Suku Bunga Fed

Dolar Menguat karena Isu Suku Bunga Fed

Bisnis | Sabtu, 29 Agustus 2015 | 06:41 WIB

BI Ubah Batas Maksimum Pembelian Valas

BI Ubah Batas Maksimum Pembelian Valas

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 18:57 WIB

Kebijakan Sektor Riil Angkat Rupiah, Menguat ke Posisi Rp 13.987

Kebijakan Sektor Riil Angkat Rupiah, Menguat ke Posisi Rp 13.987

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 18:21 WIB

Nasdem: Masukan SBY Dibutuhkan untuk Keluar dari Gejolak Ekonomi

Nasdem: Masukan SBY Dibutuhkan untuk Keluar dari Gejolak Ekonomi

News | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 13:12 WIB

Rupiah Anjlok, UMKM di Jateng Didorong 'Go Online'

Rupiah Anjlok, UMKM di Jateng Didorong 'Go Online'

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 12:43 WIB

Pagi Ini, Rupiah Melemah Jadi Rp14.015 Per Dolar AS

Pagi Ini, Rupiah Melemah Jadi Rp14.015 Per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 11:01 WIB

Ekonomi Melemah, Otomotif Malaysia Mulai Pecat Buruh

Ekonomi Melemah, Otomotif Malaysia Mulai Pecat Buruh

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 08:53 WIB

Dolar Menguat Menunggu Kepastian Fed

Dolar Menguat Menunggu Kepastian Fed

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 08:05 WIB

OJK: Kondisi Bank Masih Baik, Kurs Rp14.000 Tak Berpengaruh

OJK: Kondisi Bank Masih Baik, Kurs Rp14.000 Tak Berpengaruh

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 07:20 WIB

Terkini

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:54 WIB

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:42 WIB

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?

Sumsel | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:27 WIB

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:25 WIB

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:19 WIB

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:13 WIB

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:10 WIB

Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus

Peneliti Politik Hukum Beberkan Dugaan Anatomi Korupsi Eks Jampidsus

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:09 WIB

Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa

Di Hadapan Prabowo, Ijtima Ulama Sampaikan 3 Rekomendasi Strategis untuk Bangsa

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:07 WIB

Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat

Di Depan Prabowo, PKB Ngaku Siap Jadi Bagian Utama Wujudkan Anggaran Pro Rakyat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 23:04 WIB

×