Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Hal yang Sebaiknya Dihindari Saat Mengajukan Kartu Kredit

Angelina Donna

Senin, 31 Agustus 2015 | 06:42 WIB
Hal yang Sebaiknya Dihindari Saat Mengajukan Kartu Kredit
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Semakin maraknya penggunaan kartu kredit sebagai pilihan alat pembayaran saat ini membuat banyak orang berlomba-lomba melakukan pengajuan pembuatan kartu kredit demi memiliki kartu kredit impian mereka. Sayangnya, beberapa orang kurang memperhatikan cara-cara pengajuan yang baik dan benar sehingga mengakibatkan ditolaknya pengajuan pembuatan kartu kredit oleh bank penerbit.

Apa saja hal yang sebaiknya Anda hindari ketika akan mengajukan pembuatan kartu kredit? Berikut ini kami berikan ulasannya.

1.Mengajukan ke Beberapa Bank Sekaligus

Untuk alasan kepraktisan, sekaligus mencoba-coba peruntungan, beberapa orang memilih mengajukan pembuatan kartu kredit ke beberapa bank secara bersamaan, dengan harapan salah satu bank akan meloloskan permohonan kartu kredit yang diajukan. Hal ini wajar saja dilakukan, namun sebaiknya dihindari. Batasi jumlah bank yang akan diajukan pembuatan kartu kredit, dan beri jeda antara waktu pengajuan yang satu dengan yang selanjutnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari kecurigaan dari pihak bank yang dapat mengakibatkan ditolaknya seluruh pengajuan yang dilakukan.

 2. Penggunaan Kartu Kredit Secara Berlebihan

Jika Anda telah memiliki kartu kredit sebelumnya, dan berencana untuk mengajukan pembuatan kartu lagi, maka Anda perlu memperhatikan catatan transaksi kredit kartu lama, jangan sampai pihak bank menemukan transaksi kredit Anda melebihi 35% limit kartu kredit yang Anda miliki. Hal ini akan mengakibatkan pihak bank menganggap Anda berisiko dan menolak pengajuan Anda. Semakin sedikit pemakaian kredit Anda, semakin baik pula catatan kredit Anda di mata bank.

 3. Terlambat Membayar Tagihan

Ketepatan Anda dalam membayar tagihan menjadi salah satu perhitungan bank dalam mengabulkan permohonan kartu kredit. Semakin seringnya keterlambatan pembayaran yang Anda lakukan, mengakibatkan reputasi catatan kredit yang semakin buruk di mata bank. Jika catatan kredit buruk, Anda akan mengalami kesulitan saat melakukan pengajuan pembuatan kartu kredit yang berikutnya. Oleh karena itu, usahakan selalu bayar tagihan kartu kredit Anda tepat waktu untuk membangun reputasi catatan kredit yang baik.

 4.Melakukan Penutupan Kartu Kredit yang Jarang Terpakai

Ketika merasa sudah mengoleksi terlalu banyak kartu kredit di dalam dompet, seseorang akan mulai berpikir untuk menutup beberapa kartu di antaranya, biasanya yang paling jarang terpakai. Tahukah Anda, bahwa hal ini secara tidak langsung akan berpengaruh terhadap catatan kredit Anda di bank? Oleh karena itu, akan lebih baik jika Anda tetap menggunakan kartu kredit tersebut untuk keperluan kecil, dan tetap mempertahankan catatan kredit yang baik. Catatan kredit yang baik akan berguna bagi Anda ketika Anda hendak melakukan pengajuan pinjaman ke bank.

 5.Sering Berganti Pekerjaan

Riwayat pekerjaan mungkin tidak akan terlalu berpengaruh terhadap proses pengajuan di tahap pertama. Namun, pada tahap lebih lanjut, pihak bank akan memperhatikan riwayat pekerjaan Anda. Jika didapati Anda terlalu sering berganti pekerjaan dalam beberapa waktu, pihak bank akan meragukan kestabilan pendapatan Anda dan bisa berakibat pada ditolaknya pengajuan. Oleh karena itu, jika berencana memiliki kartu kredit dalam waktu dekat, sebaiknya Anda tidak berganti pekerjaan lebih dari tiga kali dalam setahun.

 6. Pengajuan yang Tidak Sesuai Kebutuhan

Banyaknya pilihan kartu kredit yang ditawarkan pihak bank penerbit menuntut kita untuk lebih teliti dan selektif dalam memilih kartu kredit yang paling sesuai dengan kebutuhan. Cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai bank-bank yang menawarkan fasilitas kartu kredit, cermati manfaat dan keuntungan apa saja yang akan diperoleh, kemudian barulah Anda bisa lebih bijak menentukan kartu kredit mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 06:50 WIB

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:14 WIB

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Foto | Selasa, 16 Mei 2023 | 19:21 WIB

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

Your Say | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:30 WIB

Terkini

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:13 WIB

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB