Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.195,229
LQ45 726,150
Srikehati 345,455
JII 489,856
USD/IDR 17.090

Darmin Akui Pemerintah Sudah Bicara Dengan Vietnam Terkait Impor

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 13 Oktober 2015 | 20:21 WIB
Darmin Akui Pemerintah Sudah Bicara Dengan Vietnam Terkait Impor
Pedagang beras di Pasar Rumput, Jakarta Pusat, Kamis (21/5). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengakui pemerintah telah melakukan pembicaraan dengan Vietnam untuk impor beras. Selain Vietnam, ternyata pemerintah juga bicara dengan Thailand.

“Iya memang kita sudah melakukan pembicaraan dengan Vietnam dan Thailand terkait impor beras. Tapi stok mereka jauh di bawah harapan kita agak terlambat karena sudah didahului Filipina. Dengan perjanjian kita mintanya kapan, dia perlu waktu sebulan untuk menyediakannya," kata Darmin dalam rapat di Badan Anggaran di gedung DPR, Selasa (13/10/2015).

Ia mengatakan untuk saat ini Indonesia membutuhkan cadangan beras yang lebih besar opsi impor menjadi cadangan.

Ia menambahkan cadangan beras yang dimiliki Perum Bulog sangat minim hal tersebut lantaran adanya ancaman el nino yang kuat sedang melanda Indonesia. Dengan intensitas kekeringan yang amat tinggi, akan berlangsung sampai Desember. Kondisi ini membuat produksi tanam padi terganggu sehingga bisa terjadi kekurangan pasokan beras di awal 2016.

“Perum Bulog memang punya stok sebesar 1,25 juta ton. Tapi 900 ribu ton itu beras premium untuk komersial. Sedangkan beras medium sebesar 300 ribu ton. Dengan adanya kebijakan pemerintah yang menambah penyaluran beras 13-dan 14 untuk beras sejahtera, diperkirakan stok beras milik Bulog ini akan habis dalam waktu dua bulan. Makanya ada pembicaraan impor beras,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya mengaku belum berani memastikan apakah pemerintah akan segera melakukan impor beras dari Vietnam dan Thailand. Hal tersebut bergantung pada dampak el nino tersebut. Ia mengatakan keputusan pemerintah akan melakukan impor atau tidak akan diputuskan pada November mendatang.

“Dilihat dulu, kalau el nino ini dampaknya ke beras tidak terlalu besar makanya kita tidak perlu melakukan impor. Kalau ternyata tidak perlu, tidak perlu kita datangkan, kita jual lagi saja. Kita yakin bisa laku dan tidak akan rugi.‎ Kita tunggu November-Desember," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bea Cukai Riau Gagalkan Penyelundupan 190 Ton Beras

Bea Cukai Riau Gagalkan Penyelundupan 190 Ton Beras

News | Sabtu, 03 Oktober 2015 | 02:07 WIB

Harga Beras di Lampung Merangkak Naik

Harga Beras di Lampung Merangkak Naik

News | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 08:16 WIB

Jokowi Undang Pengusaha Beras

Jokowi Undang Pengusaha Beras

Foto | Senin, 28 September 2015 | 17:41 WIB

Presiden Jokowi Makan Siang Bersama Pedagang Beras di Istana

Presiden Jokowi Makan Siang Bersama Pedagang Beras di Istana

Bisnis | Senin, 28 September 2015 | 15:08 WIB

Jokowi Makan Siang dengan Tukang Beras di Istana

Jokowi Makan Siang dengan Tukang Beras di Istana

News | Senin, 28 September 2015 | 14:51 WIB

Terkini

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 21:11 WIB

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:47 WIB

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:18 WIB

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:05 WIB

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:27 WIB

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:05 WIB

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:58 WIB

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:57 WIB

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:17 WIB