Pemerintahan SBY Dianggap Wariskan Masalah ke Jokowi

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 16 Oktober 2015 | 17:27 WIB
Pemerintahan SBY Dianggap Wariskan Masalah ke Jokowi
Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Dzulfian Syafrian [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance Dzulfian Syafrian menilai kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama sepuluh tahun mewariskan persoalan. Menurut dia, setiap kebijakan ekonomi yang dibuat Yudhoyono selalu meninggalkan masalah, terutama kemiskinan dan ketimpangan sosial, akibatnya pemerintahan Presiden Joko Widodo menanggungnya.

"Jadi kalau kita lihat, dari era Soeharto ini, ratio gini kita bisa bertahan di 0,35 hingga 2009. Nah di awal pemerintahan SBY, ketimpangan pendapatan di masyarakat justru terus memburuk, kenapa karena angkanya menembus 0,41. Semakin tinggi, berarti ketimpangan semakin jauh. Jadi kalau bisa dikatakan, ketimpangan saat ini bukan salah Jokowi-JK tapi cacatnya ini di zamanya SBY," kata Dzulfian Syafrian saat ditemui di kantor INDEF, Jakarta Selatan, Jumat (16/10/2015).

Ia menyangsikan pemerintahan Presiden Jokowi mampu menyembuhkan cacat yang ditinggalkan Yudhoyono. Pasalnya, berdasarkan data analisis INDEF, dalam setahun terakhir, pembangunan masih Jawa sentris. Kedua, hampir semua indikator kesejahteraan menurun dan adanya ketimpangan pembangunan.

"Jadi kalau kita lihat jumlah kemiskinan di Indonesia meningkat sekitar satu juta orang. Tingkat kemiskinannya juga naik dari 10,96 persen menjadi 11,22 persen. Selain itu pembangunan masih terpusat di Jawa. Padahal, angka kemiskinan terbesar itu kan di daerah karena ketimpangan pembangunan. Makanya saya sangsi kalau Jokowi-JK ini bisa memperbaiki cacat ini," katanya.

Itu sebabnya, dia mengimbau pemerintah lebih serius membantu daerah di luar Pulau Jawa agar terjadi pemerataan.

Selain itu pemerintah juga harus membuat kebijakan, baik fiskal maupun moneter, yang pro rakyat kecil.

"Selama ini kan belum. Makanya kita harus arahkan pemerintah agar pembangunan bisa merata. Kalau pembangunan merata ini secara tidak langsung akan membatu mengurangi ketimpangan," katanya.

BERITA MENARIK LAINNYA:

VIDEO: Kepergok Pungli oleh Warga, Polisi Yogya Syok

Mahasiswa Jember Ciptakan Powerbank Tanpa Listrik

Keluar dari Islam, Jono Kembali Peluk Agama Kristen

Terancam Direshuffle, Jaksa Agung Pasrah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY Umpamakan Posisi Demokrat dengan Gerakan Non Blok

SBY Umpamakan Posisi Demokrat dengan Gerakan Non Blok

News | Rabu, 09 September 2015 | 14:05 WIB

Dulu, SBY Klaim Utamakan Kepentingan Rakyat daripada Partai

Dulu, SBY Klaim Utamakan Kepentingan Rakyat daripada Partai

News | Selasa, 08 September 2015 | 15:41 WIB

SBY Beri Kuliah Umum di Lemhanas

SBY Beri Kuliah Umum di Lemhanas

News | Selasa, 08 September 2015 | 11:34 WIB

Terkini

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Ada 100 Ton Sampah Menumpuk di TPST Sempadan Sungai Cisadane

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 21:53 WIB

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Pemkot Malang Siap Hentikan MBG, Bagaimana Kebenarannya?

Video | Rabu, 09 September 2026 | 21:45 WIB

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

Tawa SBY Pecah Lihat Prabowo Tunjukkan Teks Pidato Berisi Grafik

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:22 WIB

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

Buka Rakernas Asosiasi Kades, DPR Dorong Pembangunan dari Desa

News | Rabu, 09 September 2026 | 21:20 WIB

×