Penjualan Indofood Q3 2015 Capai Rp 47,56 Triliun

Adhitya Himawan Suara.Com
Jum'at, 30 Oktober 2015 | 15:36 WIB
Penjualan Indofood Q3 2015 Capai Rp 47,56 Triliun
Indofood

Suara.com - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan penjualan bersih tumbuh sebesar 1,5 persen menjadi Rp 47,56 triliun pada triwulan III 2015 dari Rp 46,88 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim dalam siaran pers di Jakarta, Jumat mengemukakan bahwa kelompok usaha strategis (Grup) produk konsumen mermerek (CBP) memberi kontribusi terhadap penjualan sekitar 50 persen, bogasari (24 persen), agribisnis (18 persen), dan distribusi (delapan persen).

Pada periode itu, lanjut dia, laba usaha juga tercatat naik meski tipis sebesar satu persen menjadi Rp5,42 triliun dari 5,37 triliun, sedangkan marjin laba usaha sedikit menurun menjadi 11,4 persen.

Sementara itu tercatat, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 45,2 persen menjadi Rp1,68 triliun dari Rp3,07 triliun, dan marjin laba bersih turun menjadi 3,5 persen dari 6,6 persen terutama disebabkan oleh rugi selisih kurs yang belum teralisasi sebagai akibat melemahnya nilai tukar rupiah.

Dijelaskan, dengan tidak memperhitungkan akun non-recurring dan selisih kurs, "core profit" yang mencerminkan kinerja operasional turun 11,8 persen menjadi Rp2,71 triliun dari Rp3,07 triliun.

"Kondisi makro ekonomi dalam beberapa bulan terakhir cukup memberikan tantangan bagi kami. Melemahnya harga CPO dan nilai tukar rupiah telah mempengaruhi laba bersih kami, namun 'core profit' hanya turun sebesar 11,8 persen," kata Anthoni Salim.

Sementara itu anak usaha perseroan, yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) juga mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 5,8 persen menjadi Rp24,10 triliun pada triwulan III 2015 dibandingkan Rp22,78 triliun untuk periode sama pada tahun lalu.

Dipaparkan, kontribusi penjualan didukung dari divisi mi instan 65 persen, dairy (18 persen), makanan ringan (enam persen), penyedap makanan (tiga persen), nutrisi dan makanan khusus (dua persen), dan minuman (enam persen).

Sementara itu tercatat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 16,3 persen menjadi Rp2,44 triliun dari Rp2,10 triliun dibandingkan triwulan III 2014 lalu.

"Secara umum kondisi pasar tidak mengalami perubahan setelah Hari Raya. Kami senag bahwa ICBP dapat mempertahankan pertumbuhan yang sehat, baik dalam segi penjualan maupun laba bersih," katanya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI