Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Penjualan Indofood Q3 2015 Capai Rp 47,56 Triliun

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 30 Oktober 2015 | 15:36 WIB
Penjualan Indofood Q3 2015 Capai Rp 47,56 Triliun
Indofood

Suara.com - PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) membukukan penjualan bersih tumbuh sebesar 1,5 persen menjadi Rp 47,56 triliun pada triwulan III 2015 dari Rp 46,88 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim dalam siaran pers di Jakarta, Jumat mengemukakan bahwa kelompok usaha strategis (Grup) produk konsumen mermerek (CBP) memberi kontribusi terhadap penjualan sekitar 50 persen, bogasari (24 persen), agribisnis (18 persen), dan distribusi (delapan persen).

Pada periode itu, lanjut dia, laba usaha juga tercatat naik meski tipis sebesar satu persen menjadi Rp5,42 triliun dari 5,37 triliun, sedangkan marjin laba usaha sedikit menurun menjadi 11,4 persen.

Sementara itu tercatat, laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 45,2 persen menjadi Rp1,68 triliun dari Rp3,07 triliun, dan marjin laba bersih turun menjadi 3,5 persen dari 6,6 persen terutama disebabkan oleh rugi selisih kurs yang belum teralisasi sebagai akibat melemahnya nilai tukar rupiah.

Dijelaskan, dengan tidak memperhitungkan akun non-recurring dan selisih kurs, "core profit" yang mencerminkan kinerja operasional turun 11,8 persen menjadi Rp2,71 triliun dari Rp3,07 triliun.

"Kondisi makro ekonomi dalam beberapa bulan terakhir cukup memberikan tantangan bagi kami. Melemahnya harga CPO dan nilai tukar rupiah telah mempengaruhi laba bersih kami, namun 'core profit' hanya turun sebesar 11,8 persen," kata Anthoni Salim.

Sementara itu anak usaha perseroan, yakni PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) juga mencatatkan pertumbuhan penjualan sebesar 5,8 persen menjadi Rp24,10 triliun pada triwulan III 2015 dibandingkan Rp22,78 triliun untuk periode sama pada tahun lalu.

Dipaparkan, kontribusi penjualan didukung dari divisi mi instan 65 persen, dairy (18 persen), makanan ringan (enam persen), penyedap makanan (tiga persen), nutrisi dan makanan khusus (dua persen), dan minuman (enam persen).

Sementara itu tercatat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 16,3 persen menjadi Rp2,44 triliun dari Rp2,10 triliun dibandingkan triwulan III 2014 lalu.

"Secara umum kondisi pasar tidak mengalami perubahan setelah Hari Raya. Kami senag bahwa ICBP dapat mempertahankan pertumbuhan yang sehat, baik dalam segi penjualan maupun laba bersih," katanya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjualan Mandom Turun 5,95 % di Kuartal III 2015

Penjualan Mandom Turun 5,95 % di Kuartal III 2015

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2015 | 16:08 WIB

Laba Bersih Nusantara Infrastructure Capai 164,19 Miliar

Laba Bersih Nusantara Infrastructure Capai 164,19 Miliar

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2015 | 15:07 WIB

Pendapatan 1119 BUMN di Semester I 2015 Cuma 37% Dari Target

Pendapatan 1119 BUMN di Semester I 2015 Cuma 37% Dari Target

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2015 | 15:22 WIB

Dikira Suara Gaib Ternyata Ada Laba-laba di Telinga Perempuan Ini

Dikira Suara Gaib Ternyata Ada Laba-laba di Telinga Perempuan Ini

News | Kamis, 01 Oktober 2015 | 16:02 WIB

Laba Turun 18 Persen, Astra Masih Untung Rp8,05 Triliun

Laba Turun 18 Persen, Astra Masih Untung Rp8,05 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2015 | 21:22 WIB

Jutaan Laba-laba Hujani Australia

Jutaan Laba-laba Hujani Australia

Tekno | Rabu, 20 Mei 2015 | 07:19 WIB

Pemanasan Global Ubah Laba-Laba Jadi Mengerikan

Pemanasan Global Ubah Laba-Laba Jadi Mengerikan

News | Sabtu, 18 April 2015 | 16:52 WIB

Racun Laba-laba Ini Buat Lelaki Ereksi Hingga 4 Jam

Racun Laba-laba Ini Buat Lelaki Ereksi Hingga 4 Jam

Tekno | Jum'at, 13 Maret 2015 | 06:59 WIB

2014, PT Telkom Raih Laba Bersih Rp14,6 Triliun

2014, PT Telkom Raih Laba Bersih Rp14,6 Triliun

Bisnis | Senin, 09 Maret 2015 | 11:14 WIB

Racun Laba-laba Potensial Jadi Obat Penghilang Rasa Sakit

Racun Laba-laba Potensial Jadi Obat Penghilang Rasa Sakit

Tekno | Rabu, 04 Maret 2015 | 16:50 WIB

Terkini

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:09 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 18:01 WIB

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 17:14 WIB

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 16:36 WIB

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:37 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 12:32 WIB

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:36 WIB

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 11:34 WIB

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 10:27 WIB

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Uji Lab Bahan Bakar Bobibos Dipercepat, ESDM Pastikan Standar sebelum Dipasarkan

Bisnis | Sabtu, 25 April 2026 | 09:57 WIB