Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.345

Darmin: Inflasi Rendah Buka Peluang Penurunan Suku Bunga

Liberty Jemadu | Suara.com

Selasa, 03 November 2015 | 02:09 WIB
Darmin: Inflasi Rendah Buka Peluang Penurunan Suku Bunga
Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. [Antara/Rivan Awal Lingga]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, tingkat inflasi yang diperkirakan rendah pada akhir tahun, dapat menjadi peluang untuk penurunan suku bunga acuan (BI Rate).

"Sebetulnya dilihat dari itu, mestinya ada ruang untuk tingkat bunganya turun," ujarnya, di Jakarta, Senin malam (2/11/2015).

Darmin menjelaskan, ruang untuk penurunan BI Rate bisa terlihat dari inflasi tahun kalender Januari-Oktober 2015 yang baru mencapai 2,16 persen dan inflasi secara tahun ke tahun (year on year) 6,25 persen.

Namun, menurut dia, Bank Indonesia sebagai otoritas moneter mempunyai pertimbangan tersendiri, sehingga masih mempertahankan BI Rate pada 7,5 persen untuk kesembilan kalinya berturut-turut.

Selain itu, Bank Sentral AS (The Fed) yang masih menunda kenaikan suku bunga acuan, juga bukan merupakan alasan bank sentral untuk menurunkan BI Rate, karena normalisasi kebijakan moneter tersebut sepertinya baru terjadi pada 2016.

"Tanya BI-nya saja, kenapa tidak diturunkan juga? Tapi saya juga mengerti, kira-kira dia masih takut sama goyang-goyangnya rupiah," kata mantan Gubernur Bank Indonesia ini.

Darmin mengatakan, idealnya selisih antara BI Rate dengan tingkat inflasi adalah 100 basis poin (satu persentase poin) bukan sebanyak 400 basis poin (empat persentase poin) seperti sekarang.

"Dengan inflasi sekarang, makin lama 'real interest rate' semakin besar. Nanti akhir tahun, inflasi di bawah empat persen. Padahal BI Ratenya 7,5 persen, ada selisih empat persentase poin. Biasanya bedanya satu (persentase poin)," jelasnya.

Lebih lanjut, Darmin menambahkan BI Rate yang terlalu tinggi dalam situasi saat ini bisa membuat masyarakat enggan mengajukan pinjaman dan menahan konsumsi, sehingga bisa memperlambat kinerja perekonomian.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia kembali memutuskan untuk mempertahankan BI Rate sebesar 7,5 persen untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut setelah sempat diturunkan 25 basis poin pada Februari 2015.

Bank sentral juga memperkirakan pertumbuhan ekonomi akan membaik terutama didorong oleh meningkatnya belanja modal pemerintah, walaupun aktivitas perekonomian di sektor swasta masih berjalan relatif lambat.

Dengan situasi tersebut, Bank Indonesia menilai bahwa tekanan terhadap stabilitas makro mulai mereda sehingga ke depan terdapat ruang bagi pelonggaran kebijakan moneter.

Namun, mengingat masih tingginya risiko ketidakpastian global, maka otoritas moneter akan tetap berhati-hati dan mencermati risiko global di tengah perkembangan pasar keuangan global yang lebih kondusif.

Sebelumnya, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara mengatakan pelonggaran kebijakan moneter yang akan dilakukan bank sentral, belum tentu terkait dengan kebijakan penurunan suku bunga acuan (BI Rate).

Mirza tidak menyebutkan instrumen lain dari kebijakan moneter selain penyesuaian suku bunga acuan. Namun ia memastikan adanya ruang untuk pelonggaran kebijakan moneter melihat laju inflasi serta kinerja defisit transaksi berjalan hingga akhir tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Deflasi Picu Peningkatan Daya Beli Masyarakat

Deflasi Picu Peningkatan Daya Beli Masyarakat

Bisnis | Senin, 02 November 2015 | 16:03 WIB

Di Tengah Kelesuan Ekonomi, Industri Manufaktur Tetap Meningkat

Di Tengah Kelesuan Ekonomi, Industri Manufaktur Tetap Meningkat

Bisnis | Senin, 02 November 2015 | 15:15 WIB

Ini Penyebab Deflasi Bulan Oktober Versi BPS

Ini Penyebab Deflasi Bulan Oktober Versi BPS

Bisnis | Senin, 02 November 2015 | 13:20 WIB

BPS Sebut Deflasi Oktober Capai 0,08 Persen

BPS Sebut Deflasi Oktober Capai 0,08 Persen

Bisnis | Senin, 02 November 2015 | 13:05 WIB

BI Luncurkan Layanan Keuangan Digital di Pesantren

BI Luncurkan Layanan Keuangan Digital di Pesantren

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 02:02 WIB

BI Belum Akan Turunkan Suku Bunga Acuan

BI Belum Akan Turunkan Suku Bunga Acuan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 11:01 WIB

BI: Inflasi Akhir 2015 Diperkirakan 3,6 Persen

BI: Inflasi Akhir 2015 Diperkirakan 3,6 Persen

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 06:15 WIB

Terkini

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:29 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:12 WIB

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:20 WIB

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:05 WIB

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:53 WIB

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

SPBU Swasta Naikkan Harga BBM, Pertamina Bakal Ikutan?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50 WIB

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Danantara Evaluasi Peluang Investasi Strategis, Potongan Komisi Ojol Ditarget Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:05 WIB

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Dasco: Kita Bikin UU Ketenagakerjaan yang Baru, Silakan Buruh yang 'Masak'

Bisnis | Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:00 WIB