Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Cikarang Dry Port Mampu Tekan Dweeling Time

Adhitya Himawan

Rabu, 04 November 2015 | 17:43 WIB
Cikarang Dry Port Mampu Tekan Dweeling Time
Cikarang Dry Port [Dokumen Antara / Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Ketua Satuan Tugas Dwelling Time Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Agung Kuswandono mengklaim jika pelabuhan kering Cikarang atau Cikarang Dry Port beroperasi penuh, maka waktu bongkar muat barang di Pelabuhan Tanjung Priok mampu ditekan.

"Kalau Cikarang Dry Port ini dimaksimalkan, itu (dwelling time) bisa satu hari. Sekarang sekitar 4,2 hari," kata Agung yang juga Deputi II Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Kemaritiman di Cikarang, Rabu (4/11/2015).

Menurut dia, salah satu kendala yang ada saat ini hanyalah operasional kereta barang yang menembus Pelabuhan Tanjung Priok.

Terlebih, pemasangan rel harus diributkan sejumlah pihak.

"Saya ingin tunjukkan, fasilitas sebesar ini jadi tidak efektif gara-gara 1,2 km jalur kereta barang yang tidak bisa masuk dermaga Priok. Makanya, tidak main-main Pak Menko Rizal Ramli katakan kereta harus masuk Priok, biar di sini juga bisa optimal," ujarnya.

Kemenko Kemaritiman sendiri menargetkan kereta barang yang menghubungkan Stasiun Pasoso, Jakarta Utara, dengan Stasiun Lapangan Kontainer Jakarta International Container Terminal Pelabuhan Panjung Priok ditargetkan beroperasi akhir Desember 2015.

Meski demikian, PT KAI yang bertanggung jawab atas proyek tersebut menyanggupi maksimal Februari 2016 kereta barang sudah bisa masuk dan menghubungkan Pelabuhan Tanjung Priok hingga ke Cikarang.

"Kami mendorong akhir tahun sudah bisa masuk satu 'line'," ujarnya.

Dengan begitu, fungsi Pelabuhan Tanjung Priok sebagai gerbang masuk keluar barang ekspor impor tidak akan terganggu dan perekonomian bisa berkembang baik.

"Jadi barang dari kapal, langsung diangkut dengan kereta," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cikarang Djanurindo Wibowo mengatakan fasilitas terintegrasi yang ditawarkan CDP bisa mendorong berkurangnya waktu bongkar muat barang (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok.

"Ini (CDP) kalau bisa maksimal, 'dwelling time' bisa berkurang hingga 2,38 hari," katanya.

Ia menambahkan, dengan berfungsi sebagai Kantor Pelayanan Pabean Terpadu (KPPT), pengusaha bisa melakukan aktivitas ekspor impor secara terintegrasi karena disediakan tempat penumpukan peti kemas, gudang CFS, fasilitas pemeriksaan fisik, bea cukai, karantina, depo peti kemas kosong, pergudangan hingga perbankan dan KPP Bea dan Cukai di kawasan yang sama.

"Kantor KPP Bea dan Cukai ini sudah standar kantor modern bea cukak, fasilitasnya lengkap. Bahkan kami sudah gunakan layanan pesan singkat untuk memudahkan," katanya menambahkan kantor tersebut beroperasi sejak 1 Juli lalu.

Cikarang Dry Port atau PT Cikarang Inland Port merupakan anak usaha PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA).

Hingga saat ini, terdapat 23 perusahaan pelayaran internasional yang memberikan layanan di pelabuhan darat yang dikelilingi sekitar 11 kawasan industri besar di Jawa Barat dengan lebih dari 3.000 perusahaan industri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertumbuhan Properti Tangerang Jadi Magnet Ekspansi Industri Penunjang Hunian

Pertumbuhan Properti Tangerang Jadi Magnet Ekspansi Industri Penunjang Hunian

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 13:46 WIB

Delonix Hotel Karawang, Oase Bernuansa Jepang di Tengah Hiruk-Pikuk Kawasan Industri

Delonix Hotel Karawang, Oase Bernuansa Jepang di Tengah Hiruk-Pikuk Kawasan Industri

Lifestyle | Selasa, 02 Juni 2026 | 15:58 WIB

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

Gudang Limbah Membara di Cikarang, Api Sambar Pemukiman dan Truk

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 23:38 WIB

Usut Suap Bea Cukai, KPK Bedah Misteri Kontainer yang Mengendap 30 Hari di Tanjung Emas

Usut Suap Bea Cukai, KPK Bedah Misteri Kontainer yang Mengendap 30 Hari di Tanjung Emas

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:03 WIB

Ribuan Kendaraan Barang Terjebak Antrean Panjang di Pelabuhan Ketapang

Ribuan Kendaraan Barang Terjebak Antrean Panjang di Pelabuhan Ketapang

Foto | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:46 WIB

Kacau Balau di Jam Sibuk! Jalur Senen Tersumbat KA Anjlok, KRL Cikarang Kena Imbas

Kacau Balau di Jam Sibuk! Jalur Senen Tersumbat KA Anjlok, KRL Cikarang Kena Imbas

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 14:22 WIB

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Biaya Logistik RI Membengkak, Kapal Antre Berhari-hari di Pelabuhan

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:21 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Terkini

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

KWP Bareng BNI Salurkan 2000 Paket Alat Sekolah di Tiga Daerah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 00:27 WIB

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:30 WIB

Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T

Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:19 WIB

Purbaya dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027: Defisit APBN 2,4 Persen, Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen

Purbaya dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027: Defisit APBN 2,4 Persen, Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:06 WIB

Target Penerimaan Negara Naik di 2027, Purbaya Bakal Andalkan Coretax

Target Penerimaan Negara Naik di 2027, Purbaya Bakal Andalkan Coretax

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:03 WIB

MBG Masuk Daerah 3T, PU Telah Bangun 22 SPPG

MBG Masuk Daerah 3T, PU Telah Bangun 22 SPPG

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:52 WIB

Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup

Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:47 WIB

Kelola Transaksi, Begini Caranya Agar UMKM Bisa Pisahkan Dana Bisnis dan Pribadi

Kelola Transaksi, Begini Caranya Agar UMKM Bisa Pisahkan Dana Bisnis dan Pribadi

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:42 WIB

Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Imbau Masyarakat Sadar Tak Pindah

Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Imbau Masyarakat Sadar Tak Pindah

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:35 WIB

Mohon Maaf Warga Serpong, PLN Matikan Listrik di Beberapa Wilayah

Mohon Maaf Warga Serpong, PLN Matikan Listrik di Beberapa Wilayah

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:16 WIB