Yuan Menguat Terhadap Dolar, Saham Hongkong Melemah

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 20 November 2015 | 09:18 WIB
Yuan Menguat Terhadap Dolar, Saham Hongkong Melemah
Ilustrasi Yuan Tiongkok. (Shutterstock)

Suara.com - Yuan Cina kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat dalam pembukaan pasar, Jumat (20/11/2015). Meski naik tipis, penguatan ini bisa dikatakan sebagai 'prestasi'.

Yuan diperdagangkan di perdagangan valuta asing senilai 6,3780 yuan perdolar AS. Di pasar spot valuta asing Cina, yuan diperbolehkan untuk naik atau turun sebesar dua persen dari tingkat paritas tengahnya setiap hari perdagangan.

Tingkat paritas tengah yuan terhadap dolar AS didasarkan pada rata-rata tertimbang harga yang ditawarkan oleh pelaku pasar sebelum pembukaan pasar uang antar bank setiap hari kerja.

Namun penguatan yuan ini tidak dialami oleh bursa saham negara persemakmurannya, Hongkong. Bursa saham Hong Kong melemah pada awal perdagangan. Ini disebabkan reli hari sebelumnya yang dipicu oleh prospek positif Federal Reserve atas ekonomi AS memberi jalan untuk ambil untung.

Indeks acuan Hang Seng melemah 0,30 persen atau 66,74 poin menjadi diperdagangkan pada 22.433,48.

Tetapi di Shanghai, indeks komposit naik tipis 0,10 persen atau 3,73 poin menjadi diperdagangkan pada 3.620,79, sedangkan indeks komposit Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua Tiongkok, bertambah 0,41 persen atau 9,32 poin menjadi 2.266,53. (Antara/Xinhua)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kurs Rupiah Menguat 63 Poin Kamis Sore Tadi

Kurs Rupiah Menguat 63 Poin Kamis Sore Tadi

Bisnis | Kamis, 19 November 2015 | 18:08 WIB

Rupiah Selasa Pagi Ini Menguat 53 Poin

Rupiah Selasa Pagi Ini Menguat 53 Poin

Bisnis | Selasa, 17 November 2015 | 10:43 WIB

Dolar As Menguat Didukung Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga

Dolar As Menguat Didukung Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga

Bisnis | Selasa, 17 November 2015 | 08:20 WIB

Rupiah Akhir Pekan Ini Dibuka Melemah 47 Poin

Rupiah Akhir Pekan Ini Dibuka Melemah 47 Poin

Bisnis | Jum'at, 13 November 2015 | 10:41 WIB

Kurs Dolar AS Menurun Terhadap Sebagian Besar Mata Uang Dunia

Kurs Dolar AS Menurun Terhadap Sebagian Besar Mata Uang Dunia

Bisnis | Jum'at, 13 November 2015 | 06:49 WIB

Dolar Kembali Turun karena Proses Ambil Untung

Dolar Kembali Turun karena Proses Ambil Untung

Bisnis | Jum'at, 13 November 2015 | 05:30 WIB

Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat 18 Poin

Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat 18 Poin

Bisnis | Kamis, 12 November 2015 | 11:45 WIB

Setelah Sempat Menguat Tajam, Dolar AS Kembali Turun

Setelah Sempat Menguat Tajam, Dolar AS Kembali Turun

Bisnis | Kamis, 12 November 2015 | 06:28 WIB

Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat 53 Poin

Rupiah Pagi Ini Dibuka Menguat 53 Poin

Bisnis | Rabu, 11 November 2015 | 10:05 WIB

Selasa Pagi Ini Rupiah Menguat Tipis 10 Poin

Selasa Pagi Ini Rupiah Menguat Tipis 10 Poin

Bisnis | Selasa, 10 November 2015 | 11:19 WIB

Terkini

BI Kasih Likuiditas Rp427,1 Triliun ke Perbankan, Bank Asing Dapat Jatah

BI Kasih Likuiditas Rp427,1 Triliun ke Perbankan, Bank Asing Dapat Jatah

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:28 WIB

Ekonom Ungkap Alasan Ojol Langka Jelang Lebaran

Ekonom Ungkap Alasan Ojol Langka Jelang Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:14 WIB

IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Simak Jadwal Bursa Saham saat Nyepi dan Idulfitri

IHSG Hari Ini Libur atau Tidak? Simak Jadwal Bursa Saham saat Nyepi dan Idulfitri

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:14 WIB

Bank Indonesia Janji Jaga Rupiah 24 Jam saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran

Bank Indonesia Janji Jaga Rupiah 24 Jam saat Libur Panjang Nyepi dan Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:09 WIB

Ada Biaya Siluman Saat Pembelian Tiket Pesawat Online, Kemenhub Jewer OTA

Ada Biaya Siluman Saat Pembelian Tiket Pesawat Online, Kemenhub Jewer OTA

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:06 WIB

Emiten TAPG Ikut Terlibat Program MBG, Ini Perannya

Emiten TAPG Ikut Terlibat Program MBG, Ini Perannya

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:59 WIB

Harga Emas Antam Naik di Libur Lebaran, Cek Deretannya

Harga Emas Antam Naik di Libur Lebaran, Cek Deretannya

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:49 WIB

Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Idulfitri

Telkom Akses Kerahkan Lebih Dari 20 Ribu Teknisi untuk Jaga Kualitas Jaringan Jelang Idulfitri

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:47 WIB

BI: Bukan Dibatasi, Transaksi di Atas 50 Ribu Dolar AS Wajib Dokumen

BI: Bukan Dibatasi, Transaksi di Atas 50 Ribu Dolar AS Wajib Dokumen

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:27 WIB

Menhub Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Kini Hanya 8 KM

Menhub Klaim Antrean Kendaraan di Gilimanuk Kini Hanya 8 KM

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 09:20 WIB