Tiga Faktor Penyebab Minimnya Investasi ke Indonesia Menurut JK

Ruben Setiawan, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 25 November 2015 | 06:03 WIB
Tiga Faktor Penyebab Minimnya Investasi ke Indonesia Menurut JK
JK Bicara di KTT Apec

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membeberkan penyebab minimnya investasi yang masuk ke Indonesia jika dibandingkan dengan negara lain. Menurut JK, sedikitnya ada tiga faktor yang menjadi penyebab. Yang pertama adalah suku bunga acuan Bank Indonesia yang masih terlalu tinggi jika dibandingkan dengan negara lain.

"Pertama, masih terkait suku bunga kita tinggi dibanding negara lain, kita 10-12 persen, Malaysia lima persen, apalagi Tiongkok, makanya kita kalah," kata JK, dalam sambutannya di acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2015 di JCC, Jakarta,  Selasa (24/11/2015).

Kedua, sektor logistik dan infrastruktur yang masih rendah. Sehingga kedua sektor itu harus lebih ditingkatkan, agar Indonesia bisa lebih bersaing dengan negara lain dalam menjalankan investasi, khususnya di negeri tetangga.

"Ketiga birokrasi yang panjang. Jadi ada kebijakan untuk mempercepat birokrasi, dari izin satu bulan jadi dua hingga tiga hari atau sampai tiga jam. Karena itu maka apabila saya bicara di sini, di teman-teman yang menggeluti sektor keuangan. Kita tidak mungkin membangun, selalu mengatakan apabila bunga tinggi maka investasi rendah," kata JK.

Ia juga menjelaskan, sudah disampaikan mengapa pembiayaan 90 persen masih dari sektor perbankan dan hanya 10 persen dari saham atau pasar modal. Hal ini dikarenakan tidak mungkin orang beli saham selama bunga deposito masih 8 persen.

"Coba kalau bunga deposito hanya 4-5 persen, pasti orang mau beli saham. Ini kontradiksi yang harus kita selesaikan. Karena tidak mungkin terjadi dua-duanya, bunga tinggi investasi tinggi. Tidak mungkin," tegasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

JK di Yale: Kemanusiaan Harus Melampaui Batas Negara

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Bunga KPR ke Depan Tak Naik, Alasan BI Tahan BI-Rate 5,75%

Bunga KPR ke Depan Tak Naik, Alasan BI Tahan BI-Rate 5,75%

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Pelindo Jasa Maritim Tunjuk Terpidana Penghina Jusuf Kalla Menjadi Komisaris Independen

Pelindo Jasa Maritim Tunjuk Terpidana Penghina Jusuf Kalla Menjadi Komisaris Independen

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 12:18 WIB

Berharap Hujan Segera Turun, Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Istisqa

Berharap Hujan Segera Turun, Masjid Agung Al-Azhar Gelar Shalat Istisqa

Foto | Selasa, 01 September 2026 | 19:13 WIB

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:37 WIB

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:01 WIB

Jangan Anggap Sepele BI Rate, Dampaknya bagi Masyarakat yang Punya Utang Bank

Jangan Anggap Sepele BI Rate, Dampaknya bagi Masyarakat yang Punya Utang Bank

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 16:11 WIB

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:05 WIB

Cicilan KPR Semakin Berat Jika BI Naikkan Suku Bunga Acuan Hari Ini

Cicilan KPR Semakin Berat Jika BI Naikkan Suku Bunga Acuan Hari Ini

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:20 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×