Darmin Pesimis Ekonomi Global Segera Bangkit

Ardi Mandiri | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 07 Desember 2015 | 16:38 WIB
Darmin Pesimis Ekonomi Global Segera Bangkit
Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. [Antara/Rivan Awal Lingga]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pesimis kondisi perekonomian global yang saat ini menunjukan pelemahan dapat kembali bangkit. Pasalnya, masih banyak persoalan yang tidak diselesaikan dengan baik.

"Untuk mengharapkan perekonomian global akan kembali pulih jangan terlalu tinggi-tinggi harapannya. Kenapa? Karena banyak permasalahan yang tidak diselesaikan dengan baik, maka dampaknya yang dirasakan saat ini dan mempengaruhi perekonomian disemua negara di dunia,” kata Darmin saat ditemui dalam acara Investor Gathering di gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (7/12/2015).

Ia mencontohkan, satu permasalahan yang tidak diselesaikan dengan baik adalah krisis pada 2007 hingga 2008. Imbas krisis tersebut, semua negara mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi. Pada saat itu, negara-negara di dunia mengharapkan ada structural reform untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

“Tetapi, nggak dilakukan juga. Kenapa, ternyata mereka menemukan beberapa kebijakan-kebijakan yang lebih murah. Mereka lebih memilih menggunakan kebijakan tersebut untuk menyelesaikan krisis itu,” ungkapnya.

"Kebijakan murah yang dimaksud seperti apa tingkat bunga mendekati 0 persen itu tidak ada di text book. Semua orang tahu kalau bunga mendekati 0 persen, maka kebijakan moneter tidak jalan. Itulah kebijakannya. Karena fiskal utangnya kebanyakan, ya kebijakan moneter di loss kan saja. Locknya," katanya.

Melihat hal tersebut, Darmin pun mengaku pihaknya tidak ingin terlalu menaruh ekspektasi atau harapan yang terlalu tinggi jika perekonomian global segera pulih. Menurutnya, hal saat ini yang sangat penting dilakukan adalah, menyusun beberapa strategi untuk mengatasi dampak pelemahan ekonomi dunia yang akan berimbas ke Indonesia.

“Maka jangan terlalu pusing mikirin ekonomi dunia sembuh benar. Yang paling peting adalah bagaimana kita harus menghadapi situasi ini. Tadi pak menkeu sudah bilang, caranya bisa mendorong pasar domestik, meningkatkan investasi dan sebagainya ini yang penting,” ungkapnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tren Rupiah Masih Melemah, Ini Kata Menko Darmin

Tren Rupiah Masih Melemah, Ini Kata Menko Darmin

Bisnis | Senin, 07 Desember 2015 | 16:03 WIB

Pembangunan Pembangkit Listrik Setahun Terakhir Capai 10.000 MW

Pembangunan Pembangkit Listrik Setahun Terakhir Capai 10.000 MW

Bisnis | Kamis, 03 Desember 2015 | 16:06 WIB

Darmin Nasution Hormati Keputusan Sigit untuk Mundur

Darmin Nasution Hormati Keputusan Sigit untuk Mundur

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2015 | 15:51 WIB

Penyerapan APBN 2015 Diperkirakan Maksimal 90 Persen

Penyerapan APBN 2015 Diperkirakan Maksimal 90 Persen

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2015 | 15:22 WIB

Terkini

"Berburu" Saldo Lebaran, Link DANA Kaget Bikin Hari Raya Makin Berlimpah Rejeki

"Berburu" Saldo Lebaran, Link DANA Kaget Bikin Hari Raya Makin Berlimpah Rejeki

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 06:44 WIB

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:51 WIB

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:33 WIB

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:56 WIB

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:51 WIB

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20 WIB

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB