Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PLN-Pertamina Ribut, Kementerian BUMN Akan Atur Pertemuan

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 07 Januari 2016 | 13:25 WIB
PLN-Pertamina Ribut, Kementerian BUMN Akan Atur Pertemuan
Ilustrasi SPBU Pertamina. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) saat ini tengah berselisih soal harga pembelian uap panas bumi untuk 3 unit Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) Kamojang, Jawa Barat. Total kapasitasnya 140 megawatt.

Melihat kondisi tersebut, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Periwisata, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Edwin Hidayat Abdullah akan melakukan pertemuan kepada dua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

 "Ini kami sedang berkoordinasi. Kita masih diskusi internal. Ini kan sebenarnya masalah korporasi harusnya jangan sampai keluar ke masyarakat lah," katanya di gedung PLN, Jakarta Selatan, Kamis (7/1/2016).

Masalah seperti ini pernah beberapa kali terjadi. Terakhir terkait kesepakatan harga gas bumi antara PLN dengan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN).

"Waktu masalah kesepakatan harga gas antara PLN dengan PGN di Lampung itu, juga bisa selesai dengan baik. Nggak perlu jadi isu seperti ini, harusnya nggak jadi isu publik. Jadi jangan saling ribut, jangan sampai ke publik. Harusnya didiskusikan dululah," tegasnya.

 Sekedar informasi, perselihan dua petusahaan BUMN ini bermula pada soal harga ‎uap panas bumi, yang dipasok oleh Pertamina melalui anak usahanya yaitu PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang 1,2, dan 3.

PLN menilai harga uap panas bumi yang ditawarkan Pertamina‎ terlalu mahal dan tidak wajar. Sementara Pertamina mengancam akan memberhentikan pasokan uap panas bumi untuk PLTP Kamojang 1,2, dan 3, jika PLN melalui anak usahanya PT Indonesia Power tak menyepakati harga yang ditawarkan Pertamina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Elektrifikasi Indonesia Terendah se-ASEAN

Elektrifikasi Indonesia Terendah se-ASEAN

Bisnis | Kamis, 07 Januari 2016 | 11:02 WIB

PLN Keluhkan Tingginya Harga Panas Bumi dari Pertamina

PLN Keluhkan Tingginya Harga Panas Bumi dari Pertamina

Bisnis | Kamis, 07 Januari 2016 | 01:13 WIB

Operasional Pembangkit Panas Bumi Kamojang Terancam Terhenti

Operasional Pembangkit Panas Bumi Kamojang Terancam Terhenti

Bisnis | Kamis, 07 Januari 2016 | 01:02 WIB

Ekspansi Pertamina di Luar Negeri akan Perkokoh Ketahanan Energi

Ekspansi Pertamina di Luar Negeri akan Perkokoh Ketahanan Energi

Bisnis | Kamis, 07 Januari 2016 | 00:51 WIB

Rata-Rata Ketahanan Stok BBM di Atas 24 Hari

Rata-Rata Ketahanan Stok BBM di Atas 24 Hari

Bisnis | Kamis, 07 Januari 2016 | 00:43 WIB

Pasokan BBM Pascapenyesuaian di Jawa Bagian Barat Aman

Pasokan BBM Pascapenyesuaian di Jawa Bagian Barat Aman

Bisnis | Kamis, 07 Januari 2016 | 00:38 WIB

SKK Migas Ajukan Pengecualian untuk Chevron dan Exxon

SKK Migas Ajukan Pengecualian untuk Chevron dan Exxon

Bisnis | Rabu, 06 Januari 2016 | 01:23 WIB

Ahok Kecewa, PLN Sering Rusak Jalan yang Sudah Diperbaiki

Ahok Kecewa, PLN Sering Rusak Jalan yang Sudah Diperbaiki

News | Senin, 04 Januari 2016 | 16:46 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×