Mengais Rejeki Melimpah dari 'Emas Hijau' Bambu

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 23 Januari 2016 | 10:36 WIB
Mengais Rejeki Melimpah dari 'Emas Hijau' Bambu
Rumah Bambu Nusantara karya Mukoddas Albantani [Mukoddas Albantani]

Suara.com - Sebuah rumah bambu berukuran besar dan beratapkan jerami membentang indah di pinggiran kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) City, Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Rumah tersebut menggunakan material bambu untuk semua bagian dasar bangunannya.

Tak hanya itu, sejumlah bangku panjang serta meja juga terbuat dari bahan bambu. Bisa dibilang hanya kulkas dan laptop saja yang bukan terbuat dari material bambu di rumah itu.

"Kenyataannya, bambu bisa dibuat untuk apapun sebagai bahan bangunan. Bahkan daun pintu dan kusen di rumah ini juga terbuat dari bambu," kata Mukoddas Albantani, sang pemilik rumah bambu tersebut saat diwawancarai oleh suara.com, di Tangerang Selatan, Kamis (21/1/2016).

Albantani lantas menjelaskan bahwa bagi masyarakat Indonesia, terutama yang hidup di pedesaan atau kampung, bambu sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Ibaratnya, sejak lahir hingga masuk liang kubur, masyarakat Indonesia selalu tak lepas dari penggunaan bambu.

"Sayangnya, saking biasanya dengan material bambu, masyarakat kita tidak menyadari bahwa ada begitu banyak potensi luar biasa dari penggunaan bambu yang belum banyak diketahui," ujar Albantani.

Berangkat dari keprihatinan inilah, Albantani bersama kawan-kawannya mendirikan Komunitas Gemma Bambu Nusantara. Albantani lantas memproduksi berbagai produk yang menggunakan bahan dasar bambu. Mulai untuk keperluan bahan bangunan seperti pintu, kusen, lantai, tiang rumah, tiang penyangga genteng. "Bahkan bangunan yang terbuat dari bambu itu lebih tahan gempa bumi karena dia lebih fleksibel dan mampu menyerap getaran gempa. Bangunan yang dibuat dari bambu dan dikonstruksi dengan sistem pasak akan mampu mengatasinya," tambah Albantani.

Tak hanya itu, bambu bahkan bisa diproduksi menjadi sepeda, baju dan kemeja dari serat bambu, perabotan rumah tangga seperti meja, kursi. dipan kasur. Bahkan banyak yang belum tahu, selama ini hanya rebung atau bambu muda saja yang bisa dimakan dari tanaman bambu. Padahal daun bambu juga bisa diseduh dan dijadikan teh.

Merasa order atas produk bambu hasil karyanya terus meningkat, Albantani menyadari usahanya harus ditata dengan lebih profesional dari segi bisnis ataupun hukum. Hingga lahirlah PT Gemma Bambu Nusantara pada November 2015. "Alhamdulillah, sampai kini omzet kami sejak berdiri PT kami sudah menembus Rp2 miliar," tutur Albantani.

Albantani bahkan mengakui pihaknya sudah mulai melakukan ekspor sepeda bambu ke Belgia. Ia juga mendapatkan tawaran bekerja sama dengan sejumlah pengusaha dari Cina dan India. "Namun saya menolak karena Indonesia diposisikan cuma sebagai pemasok bahan mentah bambu. Kalau mereka bawa teknologinya kemari, ayo kita terbuka untuk kerjasama," jelas Albantani.

Indonesia saat ini merupakan negara penghasil bambu terbesar ketiga di dunia setelah Cina dan India. Jika tidak hati-hati, produk bambu yang mendominasi Indonesia justru dihasilkan teknologi olahan dari Cina dan India. Oleh sebab itulah, Albantani menginginkan juga ada pusat riset pengembangan teknologi pemanfaatan bambu.

Albantani bermimpi tahun 2019, Tangerang Selatan bisa menjadi Pusat Bambu Dunia. September mendatang, ada 98 walikota dunia yang berkumpul di Tangerang Selatan untuk membahas inovasi pemanfaatan bambu.

Selain sebagai pusat penelitian pengembangan teknologi pemanfaatan bambu, Albantani juga menyiapkan lahan pembibitan dan penanaman bambu di Tangsel. "Selama ini kita banyak mengandalkan pasokan bambu eksisting di kawasan Banten. "Namun kedepan, seiring meningkatnya pemanfaatan bambu, kita juga harus melestarikan penanaman bambu," tutup Albantani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pocong Berkain Putih Bersih di Rumpun Bambu Belakang Rumah Paklek Randi

Pocong Berkain Putih Bersih di Rumpun Bambu Belakang Rumah Paklek Randi

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:40 WIB

Air Mata dan Pelukan Ibu Warnai Momen Kebebasan Laras Faizati di Rutan Pondok Bambu

Air Mata dan Pelukan Ibu Warnai Momen Kebebasan Laras Faizati di Rutan Pondok Bambu

News | Jum'at, 16 Januari 2026 | 07:46 WIB

Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal

Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal

News | Kamis, 15 Januari 2026 | 20:27 WIB

Molotov, Bangkai dan Sinyal Merah Demokrasi: Siapa di Balik Teror Berantai Pengkritik Pemerintah?

Molotov, Bangkai dan Sinyal Merah Demokrasi: Siapa di Balik Teror Berantai Pengkritik Pemerintah?

News | Selasa, 06 Januari 2026 | 15:05 WIB

Bukan HP Pribadi, Terungkap Alat Komunikasi Nikita Mirzani Saat Live dari Rutan Pondok Bambu

Bukan HP Pribadi, Terungkap Alat Komunikasi Nikita Mirzani Saat Live dari Rutan Pondok Bambu

News | Kamis, 13 November 2025 | 14:17 WIB

Klaim Ramah Lingkungan Tisu Bambu Dipertanyakan, Produksi Masih Bergantung Batu Bara

Klaim Ramah Lingkungan Tisu Bambu Dipertanyakan, Produksi Masih Bergantung Batu Bara

Lifestyle | Senin, 03 November 2025 | 15:08 WIB

Mengenal Pak Agus: Figur Seniman Penjaga Napas Suling Bambu

Mengenal Pak Agus: Figur Seniman Penjaga Napas Suling Bambu

Your Say | Minggu, 21 September 2025 | 08:40 WIB

Suling Bambu Sebagai Ruang Lintas Kalangan

Suling Bambu Sebagai Ruang Lintas Kalangan

Your Say | Jum'at, 19 September 2025 | 16:32 WIB

Ratapan Nikita Mirzani Nginep di Hotel Prodeo: Implan Pecah Sampai Saraf Leher Geser

Ratapan Nikita Mirzani Nginep di Hotel Prodeo: Implan Pecah Sampai Saraf Leher Geser

Your Say | Jum'at, 12 September 2025 | 10:26 WIB

Penjarahan Rumah Uya Kuya di Pondok Bambu: Polisi Tangkap 9 Orang, Dalami Peran Pelaku

Penjarahan Rumah Uya Kuya di Pondok Bambu: Polisi Tangkap 9 Orang, Dalami Peran Pelaku

News | Minggu, 31 Agustus 2025 | 11:02 WIB

Terkini

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:56 WIB

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:51 WIB

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20 WIB

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:19 WIB

Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah

Harga BBM Masih Stabil, Warganet Apresiasi Pemerintah

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:51 WIB

Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

Primadona Lebaran 2026, Konsumsi BBM Pertamax Series Naik Signifikan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:32 WIB

Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran

Arab Saudi dan UEA Diam-diam Bantu Israel dan AS Perangi Iran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:23 WIB

Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk

Purbaya Buka Opsi Tarik Pajak Tambahan untuk Produk China di Tokopedia-TikTok dkk

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:13 WIB