Program Sejuta Rumah Dinilai Belum Berjalan Baik

Ardi Mandiri

Rabu, 27 Januari 2016 | 01:12 WIB
Program Sejuta Rumah Dinilai Belum Berjalan Baik
Ilustrasi rumah (shutterstock)

Suara.com - Indonesia Property Watch mengemukakan program sejuta rumah yang dimaksudkan untuk memberikan kesempatan lebih besar bagi masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah, saat ini terhambat karena belum ada sinkronisasi.

"Kami menyoroti beberapa hal yang sampai saat ini masih dirasakan belum adanya sinkronisasi dan koordinasi yang baik di pemerintahan sendiri," kata Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, program sejuta rumah masih belum memperlihatkan peran pemerintah dalam menyediakan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), dimana porsi pemerintah hanya 16,4 persen dari rencana 1 juta unit rumah, sisanya diserahkan kepada pihak swasta.

Melihat kondisi tersebut, lanjutnya, maka program sejuta rumah juga dinilai masih jauh dari pemenuhan sektor perumahan publik untuk MBR.

"Strategi arah pembangunan program sejuta rumah masih belum terlihat jelas, sehingga masing-masing pihak berjalan sendiri-sendiri tanpa melihat aspek permintaan yang ada di masing-masing wilayah yang seharusnya diarahkan pemerintah sejak awal," katanya.

Dia berpendapat, ketidakjelasan itu membuat orientasi pemerintah hanya bersifat fisik terbangun tanpa memerhatikan kualitas dari rumah yang telah maupun akan dibangun.

Selain itu, Ali juga mengingatkan faktor tanah yang belum dipersiapkan pemerintah mengingat bahwa ketersediaan lahan-lahan yang akan dibangun rumah sederhana oleh pengembang swasta diperkirakan hanya bertahan dalam waktu 2-3 tahun.

"Setelah itu dikhawatirkan pengembang yang notabene bermain di menengah bawah akan kesulitan memperoleh tanah karena harga tanah akan semakin tinggi dan pemerintah tidak ada instrumen untuk mengendalikan harga tanah," katanya.

Mengingat ketersediaan tanah menjadi ranah masing-masing pemda, lanjutnya, maka Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat harus melakukan koordinasi dengan Pemda melalui Kementerian Dalam Negeri.

Direktur Eksekutif IPW juga ingin agar Kementerian PUPR melakukan sinkronisasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terkait kategori rumah MBR yang seharusnya memperoleh subsidi untuk listrik 900 W.

"Berdasarkan pengamatan di lapangan ternyata pihak PLN hanya mau men-supply listrik 1.300 W untuk perumahan-perumahan yang ikut program sejuta rumah. Koordinasi pihak terkait sangat dibutuhkan," katanya.

Ali juga mengingatkan bahwa rencana Tabungan Perumahan Rakyat dianggap masih membebani para pengusaha sehingga perlu dibuat alternatif untuk salah satu sumber pembiayaan perumahan.

Sebelumnya, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan menolak tegas dengan sejumlah isi dari Rancangan Undang-Undang (RUU) Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) karena sumber pembiayaan tersebut bakal dibebankan kepada dunia usaha.

"Kami akan menyiapkan langkah-langkah hukum dan kami juga akan abaikan (bila RUU Tapera disahkan)," kata Ketua Umum Apindo Hariyadi B Sukamdani dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (19/1).

Apindo, ujar Hariyadi, menolak dengan tegas UU tersebut diberlakukan jika sumber pembiayaan untuk penyediaan perumahan itu dibebankan kepada dunia usaha.

Dia memaparkan, argumen tersebut mengingat beberapa hal yaitu beban pungutan untuk dunia usaha baik pihak perusahaan maupun kalangan pekerja sudah sangat besar sehingga penambahan pungutan betapa pun besarnya akan semakin menjadikan dunia usaha tidak kompetitif. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Program Sejuta Rumah Untuk Atasi Permukiman Kumuh

Program Sejuta Rumah Untuk Atasi Permukiman Kumuh

Bisnis | Rabu, 02 Desember 2015 | 14:35 WIB

Pemerintah Genjot Sejuta Rumah Lewat Berbagai Upaya

Pemerintah Genjot Sejuta Rumah Lewat Berbagai Upaya

Bisnis | Jum'at, 20 November 2015 | 11:05 WIB

Terkini

Bocoran Mesin Hybrid Generasi Baru Toyota yang Siap Dipasok ke Pabrikan Lain

Bocoran Mesin Hybrid Generasi Baru Toyota yang Siap Dipasok ke Pabrikan Lain

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 10:24 WIB

5 Bedak Padat untuk Kulit Kering dan Kusam, Bikin Wajah Usia 45 Tahun Tampak Cerah

5 Bedak Padat untuk Kulit Kering dan Kusam, Bikin Wajah Usia 45 Tahun Tampak Cerah

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:23 WIB

Berapa Harta Kekayaan Raffi Ahmad? Kini Bisnisnya Diterpa Gelombang Boikot

Berapa Harta Kekayaan Raffi Ahmad? Kini Bisnisnya Diterpa Gelombang Boikot

Entertainment | Selasa, 03 November 2026 | 10:20 WIB

Ulasan Drama Love For You: Saat Hidup Nyeseknya Zhang Jing Yi Nembus Layar

Ulasan Drama Love For You: Saat Hidup Nyeseknya Zhang Jing Yi Nembus Layar

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:20 WIB

Sudah Rajin Olahraga dan Jaga Pola Makan, Mengapa Dampaknya Belum Maksimal?

Sudah Rajin Olahraga dan Jaga Pola Makan, Mengapa Dampaknya Belum Maksimal?

Health | Selasa, 03 November 2026 | 10:09 WIB

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Rupiah Menguat Tipis Pagi Ini, Analis Malah Waspada

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:04 WIB

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

Menteri PPPA Murka! Ayah dan Kakek Tiri di Boyolali Tega Hamili Remaja 16 Tahun

News | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Sabun Muka Wardah Hydra Rose NMF Amino untuk Kulit Apa? Kenali Kandungan dan Manfaatnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 10:03 WIB

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Pasar Kripto Indonesia Melemah, Indeks CFX10 Turun ke Level 928,62

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 10:01 WIB

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

MagangHub dan Potret Suram Pasar Kerja: Kala Fresh Graduate Berebut Posisi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 10:00 WIB

×