Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Soal KA Cepat, Menteri Rini: Pengembang Minta Jaminan

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 01 Februari 2016 | 16:07 WIB
Soal KA Cepat, Menteri Rini: Pengembang Minta Jaminan
Groundbreaking pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Cikalong Wetan, Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (21/1). (Antara)

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyayangkan rumor pembangunan Kereta Cepat Jakarta- Bandung meminta jaminan dari pemerintah. Dia membantah rumor itu.

Rini menjelaskan, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), selaku pengembang perusahaan join venture kereta cepat Jakarta-Bandung tidak memerlukan jaminan pemerintah dalam bentuk materi. Melainkan jaminan berupa regulasi.

"Mereka ini hanya butuh jaminan dalam bentuk regulasi. Jadi, apabila pemerintah mengubah aturan di antara itu (masa pinjaman 40 tahun) yang akan merugikan KCIC. Misalnya mereka diberi konsesi 50 tahun, lalu pemerintah baru mengubah 30 tahun, trasenya harus diganti apakah itu diperpanjang atau apapun maka mereka perlu mengeluarkan investasi tambahan," kata Rini, saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (1/2/2016).

Sehingga, lanjut Rini, jika ada perubahan regulasi, Rini mengusulkan bahwa KCIC diberi kesempatan untuk melakukan renegosiasi kontrak.

"Nah mereka minta agar ketika ada perubahan itu mereka bisa bernegosiasi lagi. Itu saja," ungkapnya.

Ia menilai, permintaan jaminan regulasi ini merupakan hal yang lumrah dalam bisnis dan semua perusahaan swasta pasti melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh KCIC.

"Coba tanya swasta-swasta lain. Dia pinjaman ke mana-mana. Pasti ada renegosiasi ulang. Bahwa harus ada jaminan pemerintah sehubungan dengan aturan," kata Rini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jonan: Tak Ada Jaminan Pemerintah di Proyek Kereta Cepat

Jonan: Tak Ada Jaminan Pemerintah di Proyek Kereta Cepat

Bisnis | Senin, 01 Februari 2016 | 15:05 WIB

Polemik Proyek Kereta Cepat, Komunikasi Politik Pemerintah Buruk!

Polemik Proyek Kereta Cepat, Komunikasi Politik Pemerintah Buruk!

News | Senin, 01 Februari 2016 | 02:06 WIB

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diklaim Pakai Teknologi Tercanggih

Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diklaim Pakai Teknologi Tercanggih

Bisnis | Jum'at, 29 Januari 2016 | 22:10 WIB

Inilah Penjelasan  Cina Soal Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Inilah Penjelasan Cina Soal Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Bisnis | Jum'at, 29 Januari 2016 | 21:56 WIB

Bappenas: Tak Ada Jaminan Fiskal APBN untuk Proyek Kereta Cepat

Bappenas: Tak Ada Jaminan Fiskal APBN untuk Proyek Kereta Cepat

Bisnis | Jum'at, 29 Januari 2016 | 21:22 WIB

Cina Minta Jaminan KA Cepat, Menkeu: Saya Belum Pernah Dengar

Cina Minta Jaminan KA Cepat, Menkeu: Saya Belum Pernah Dengar

Bisnis | Jum'at, 29 Januari 2016 | 18:08 WIB

Jokowi Janji Buka-bukaan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Jokowi Janji Buka-bukaan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Bisnis | Jum'at, 29 Januari 2016 | 16:20 WIB

DPR: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Harus Diawasi Penuh

DPR: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Harus Diawasi Penuh

Bisnis | Jum'at, 29 Januari 2016 | 16:12 WIB

Jika Tak Hati-Hati, Kereta Cepat Bisa Bikin BUMN Bangkrut

Jika Tak Hati-Hati, Kereta Cepat Bisa Bikin BUMN Bangkrut

Bisnis | Rabu, 27 Januari 2016 | 15:19 WIB

Agus Pambagio: Harga Tiket Kereta Cepat Terlalu Mahal

Agus Pambagio: Harga Tiket Kereta Cepat Terlalu Mahal

Bisnis | Rabu, 27 Januari 2016 | 14:24 WIB

Terkini

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Setor Rp213 Triliun ke Negara, IHT Kini Tertekan Kebjakan Pemerintah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:55 WIB

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Pertagas Pegang Kendali Pipa Gas Cisem II

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:28 WIB

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

METI: Energi Hijau Bukan Sekadar Kurangi Emisi, Tapi Buka Peluang Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:23 WIB

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Jika Impor Baja China Dibiarkan, Penutupan PT Krakatau Osaka Steel Akan Disusul Perusahaan Lain

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:18 WIB

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bos BI Jamin Cadangan Devisa Tak Akan Goyah untuk Intervensi Rupiah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:17 WIB

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Pertamina dan Apache Bahas Peluang Kolaborasi Global Pengembangan Reservoir Kompleks

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:06 WIB

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

IHSG Terbang Tinggi 1,15% Hari Ini, 370 Saham Menghijau

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:49 WIB

Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!

Wanti-wanti LPG Mau Digantikan CNG: Bahaya, Tekanannya 25 Kali Lipat!

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:48 WIB

Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah

Alasan Perang Iran Bikin Harga BBM Tetap Mahal Meski Pasokan Minyak Dunia Melimpah

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:48 WIB