Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Inilah 2 Pesawat Baru Milik Garuda Indonesia

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 02 Februari 2016 | 00:27 WIB
Inilah 2 Pesawat Baru Milik Garuda Indonesia
Pesawat baru Garuda Indonesia Airbus 330-300 [Antara/Lucky R]

Suara.com - Maskapai Garuda Indonesia meningkatkan kapasitas penumpang kelas bisnis dengan menghadirkan dua pesawat terbaru yakni Airbus A330-300 dengan "Super Diamond Seat Business Class" yang pertama dan Boeing 777-300ER yang kesepuluh.

Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo di Jakarta, Senin (1/2/2016), mengatakan pesawat Airbus A330-300 dengan Super Diamond Seat Business Class bernomor registrasi PK-GPZ ini merupakan yang pertama dari empat pesawat Airbus A330-300 yang akan diterima pada 2016.

Sementara, lanjut dia, pesawat Boeing 777-300ER bernomor registrasi PK-GIK, merupakan pesawat kiriman terakhir dari sepuluh Boeing 777-300ER yang dipesan Garuda Indonesia sejak 2013.

"Kedatangan dua pesawat ini merupakan upaya Garuda Indonesia dalam membangun armada penerbangan yang modern, sekaligus upaya perusahaan untuk memperluas dan meningkatkan jaringan penerbangan Garuda Indonesia di wilayah Asia Pasifik, Timur Tengah, dan Eropa," kata Arif.

Menurut Arif, sebagai maskapai yang termasuk dalam "five star airlines", keamanan dan kenyamanan penumpang adalah suatu kewajiban.

Dia mengatakan kehadiran dua armada baru tersebut diyakini akan memberikan nilai tambah bagi seluruh pengguna jasanya.

Arif menambahkan "Super Diamond Seat Business Class" akan terintegrasi dengan konsep layanan Garuda Indonesia Experience.

Dia menjelaskan pesawat baru Airbus A330-300 tersebut memiliki jangkauan sejauh 15.000 kilometer atau mencapai 12 jam terbang non-stop, dengan kapasitas 287 tempat duduk, yang terdiri dari 24 kelas bisnis dengan "Super Diamond Seat" dan 263 kelas ekonomi.

Beberapa fitur baru yang melengkapi kelas bisnis dengan "Super Diamond Seat" tersebut, antara lain konfigurasi tempat duduk dengan akses all-isle (1 - 2 - 1), tayangan hiburan layar sentuh berukuran 16 inci Panasonic Ex3 yang dilengkapi dengan handset/remote layar sentuh, double USB plug dan power outlet pada setiap tempat duduk, fully flat-bed seat berukuran lebar 24 inci dan panjang 82 inci, arm-rest, head-rest, meja makan, dan lampu baca yang bisa disesuaikan dengan kenyamanan penumpang, serta tempat tidur bayi (baby bassinet) dan tampilan baru mini bar.

Dia menuturkan selain menawarkan fitur-fitur baru pada Super Diamond Seat Business Class, pesawat baru Airbus A330-300 tersebut juga menawarkan kenyamanan pada kelas ekonomi dengan menghadirkan beberapa fitur baru.

Fitur-fitur tersebut, seperti In-flight entertainment layar sentuh 11 inci Panasonic Ex3 yang dilengkapi dengan handset/remote, USB plug dan power outlet di setiap kursi.

"Di samping itu, kursi-kursi pada kelas ekonomi dapat direbahkan hingga maksimum empat inci dengan 'articulating recline', dan dilengkapi dengan 'foot-rest'," katanya.

Sementara itu, Arif mengatakan pesawat Boeing 777-300ER ke-sepuluh memiliki kapasitas 393 tempat duduk yang terdiri dari 26 kelas bisnis dan 367 kelas ekonomi.

Dia menyebutkan dari total 10 armada B777-300ER yang dioperasikan Garuda sejak tahun 2013, sebanyak enam armada B777-300ER dilengkapi dengan layanan kelas utama atau "first class", dengan kapasitas kursi sebanyak 314 penumpang, dengan konfigurasi delapa kursi untuk "first class", 38 kursi untuk kelas bisnis, dan 268 kursi untuk kelas ekonomi.

Arif menambahkan sebagai program pengembangan armada, sepanjang tahun 2016 ini, Garuda Indonesia Group akan menerima kedatangan total 16 armada baru yang terdiri dari satu Boeing 777-300ER, empat Airbus A330-300, empat ATR72-600, dan delapan Airbus A320 untuk Citilink.

Dengan demikian, hingga akhir 2016 ini Garuda Indonesia Group akan mengoperasikan total 188 armada yang terdiri dari 144 armada Garuda Indonesia dan 44 armada Citilink.

Di samping itu, lanjut dia, untuk melanjutkan pertumbuhan yang telah diraih melalui program "Quick Wins di sepanjang tahun 2015, maka memasuki tahun 2016 Garuda Indonesia melaksanakan program pengembangan perusahaan yang diberi nama Sky Beyond.

"Sky Beyond" merupakan program jangka pendek yang berfokus pada tiga strategi inti, yaitu mulai dari sinergi dalam grup perusahan, efisiensi dan efektivitas, dan peningkatan layanan yang akan mengakselerasi pecapaian kinerja perusahaan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026

Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:33 WIB

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:50 WIB

Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026

Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:37 WIB

Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia

Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:33 WIB

Prabowo Dorong Joint Venture Garuda dan Saudia Airlines untuk Efisiensi Penerbangan Haji

Prabowo Dorong Joint Venture Garuda dan Saudia Airlines untuk Efisiensi Penerbangan Haji

News | Rabu, 08 April 2026 | 16:17 WIB

Harga Tiket Pesawat Domestik Garuda Indonesia Resmi Naik!

Harga Tiket Pesawat Domestik Garuda Indonesia Resmi Naik!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:57 WIB

Langka! Detik-detik Peluncuran Roket Antariksa Terekam dari Jendela Pesawat

Langka! Detik-detik Peluncuran Roket Antariksa Terekam dari Jendela Pesawat

Video | Minggu, 05 April 2026 | 09:00 WIB

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Anak Usaha Garuda Indonesia GMFI Cetak Laba Rp 570 M, Ekuitas Berbalik Positif

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 08:01 WIB

Tantangan Organisasional Menghadapi Gap Profesionalitas Bisnis

Tantangan Organisasional Menghadapi Gap Profesionalitas Bisnis

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:55 WIB

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Ini Alasan Saham Garuda Indonesia Melesat 15%

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:34 WIB

Terkini

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:06 WIB

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:05 WIB

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:01 WIB

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:52 WIB

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB