Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 24 April 2026 | 10:33 WIB
Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026
Pesawat Garuda Indonesia dengan Livery Khusus Pikachu dan Aksen Batik/(Dok GIAA).
baca 10 detik
  • GIAA pangkas rugi bersih jadi Rp 803,4 M dari sebelumnya Rp 1,3 T di Kuartal I-2026.
  • Pendapatan usaha naik tipis jadi Rp 13,17 T, didorong sektor penerbangan berjadwal.
  • Biaya operasional masih tinggi capai Rp 6 T, jadi tantangan utama efisiensi.

Suara.com - Maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) masih harus berjuang keluar dari zona merah pada awal tahun ini. Meski demikian, emiten penerbangan kebanggaan nasional ini menunjukkan sinyal pemulihan yang kuat dengan penyusutan angka kerugian yang cukup signifikan sepanjang kuartal I-2026.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan, Garuda membukukan rugi bersih sebesar US$ 46,48 juta atau setara dengan Rp 803,4 miliar (asumsi kurs Rp 17.285) hingga akhir Maret 2026. Angka ini membaik drastis jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, di mana perseroan sempat mencatatkan kerugian hingga US$ 76,49 juta atau sekitar Rp 1,3 triliun.

Penyusutan rugi ini sejalan dengan peningkatan pendapatan usaha yang mencapai US$ 762,35 juta (sekitar Rp 13,17 triliun). Realisasi ini tumbuh tipis dibandingkan capaian kuartal I-2025 yang berada di angka US$ 723,56 juta.

Lini penerbangan berjadwal masih menjadi tulang punggung utama bisnis Garuda dengan kontribusi sebesar US$ 648,10 juta atau sekitar Rp 11,2 triliun. Sementara itu, dari sektor penerbangan tidak berjadwal, perseroan mengantongi pendapatan sebesar US$ 24,98 juta.

Namun, operasional penerbangan memang belum sepenuhnya efisien. Garuda masih menanggung beban usaha yang cukup membengkak mencapai US$ 713,22 juta (Rp 12,3 triliun). Dari jumlah tersebut, beban operasional penerbangan menjadi penguras kantong paling besar dengan nilai US$ 350,24 juta atau setara Rp 6 triliun.

Dari sisi neraca keuangan, hingga akhir Maret 2026, total aset GIAA tercatat sebesar US$ 7,5 miliar. Adapun total liabilitas perseroan bertengger di angka US$ 7,4 miliar dengan posisi ekuitas yang masih tipis di level US$ 68,25 juta.

Upaya efisiensi dan optimalisasi rute tampaknya mulai membuahkan hasil bagi maskapai flag carrier ini, meski beban operasional yang tinggi masih menjadi tantangan besar di tengah fluktuasi industri penerbangan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya

BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 10:28 WIB

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:50 WIB

Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026

Rugi Bersih Garuda Indonesia Susut 45% di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:37 WIB

Terkini

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Lamine Yamal Jadi Favorit, 10 Pemain Berebut Gelar Pemain Muda Terbaik Ballon dOr 2026

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 22:05 WIB

×