Pantau Harga Pangan, Mentan Keliling Jawa Timur

Adhitya Himawan

Rabu, 03 Februari 2016 | 05:50 WIB
Pantau Harga Pangan, Mentan Keliling Jawa Timur
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman diperkenalkan saat pengumuman Kabinet Kerja yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10/2014). (Foto: Antara/Andika Wahyu)

Suara.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan perjalanan inspeksi keliling beberapa daerah di Jawa Timur untuk memantau pergerakan harga komoditas pertanian.

Perjalanan Amran keliling Jawa Timur tersebut dilakukan pada hari Selasa (2/2/2016) yang dijadwalkan akan menyambangi beberapa sentra pertanian di Jawa Timur, yaitu Blitar, Malang, Lumajang, dan Jember.

Di Blitar yang tidak termasuk lokasi kunjungan, Mentan Amran bertemu dengan ratusan peternak unggas di Gudang Bulog Subdivre Tulungagung di Kecamatan Pojok, Kabupaten Blitar untuk berdialog langsung dan membuka operasi pasar jagung dengan mendistribusikan komoditas tersebut sebanyak 200 ton.

Amran juga menjamin jagung di Bulog tidak akan memiliki harga di atas Rp4.000,00 per kilogram, sebanyak 400 ton.

Dinas peternakan juga diinstruksikan untuk mengawal peternak kecil di seluruh Indonesia dan jika menemui kecurangan distribusi jagung atau komoditas lainnya diminta segera melaporkan ke polisi atau tentara terdekat.

Karena sangat mendadak, petugas Bulog Subdivre Tulungagung di Garum Blitar malah mengaku belum mengetahui bagaimana teknis distribusi jagung yang datang.

"Saya tadi juga ditanya peternak sini bagaimana cara ambilnya, ini kami malah belum ada koordinasi dengan Bulog Tulungagung," kata staf Bulog Garum yang tidak mau disebutkan namanya.

Berdasarkan informasi, peternak unggas yang datang pada hari Selasa (2/2) sudah membawa kendaraan mereka untuk segera mengangkut stok jagung yang diimpor dari Vietnam, mengingat ternak mereka sudah 3 bulan tidak mendapat pakan standar.

Lokasi kedua, Mentan meninjau panen raya padi di wilayah Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

"Sejak Januari 2016, setiap hari panen padi sehingga setiap bulannya telah mencapai 500.000 ton gabah. Kami berharap produksi padi kita cukup sehingga kebutuhan beras di Tanah Air ini tidak sampai mengimpor beras dari negara lain," ujar Amran.

Menghadapi musim kemarau, lanjut dia, pemerintah telah melakukan berbagai upaya agar tidak berdampak terlalu besar terhadap produksi pertanian, yakni dengan memberikan bantuan sebanyak 10 alat dan mesin pertanian (alsintan) dan pembangunan embung pada masing-masing daerah.

Rencananya pemerintah akan kembali memberi bantuan alsintan sebanyak 100.000 unit ke petani di seluruh Indonesia. Dengan bantuan tersebut, akan dapat meningkatkan hasil pertanian di Indonesia.

"Pada tahun 2014, pemerintah hanya memberikan bantuan sebanyak 4.000 alsintan saja. Namun, pada tahun 2015, kita tambah bantuan menjadi 80.000 alsintan sehingga kenaikan bantuan dalam setahun sebesar 2.000 persen," ujar dia.

Di wilayah Malang lainnya, Amran melakukan kunjungan ke sentra bawang merah di Desa Purworejo, Kecamatan Ngantang yang memiliki varietas batu hijau.

Dari kunjungannya, Amran Sulaiman menyatakan ada sesuatu yang tidak biasa atau anomali di balik meroketnya harga komoditas bawang merah hingga mencapai sekitar Rp30 ribu/kg di pasaran.

Anomali tersebut diungkapkan Amran karena harga jual di tingkat petani saat ini berkisar antara Rp8.000,00 dan Rp10.500,00/kg.

"Seperti Bapak lihat hari ini bahwa harga di petani adalah Rp8.000,00, tetapi di Jakarta Rp30 ribu, ini artinya ada anomali di sana, supply demand enggak berlaku kan karena petani enggak rasakan kenaikan itu kok," ujar dia.

Amran juga mendengarkan keluhan masyarakat yang meminta adanya perbaikan irigasi dari dam Tokol dan Tulung yang rusak total akibat erupsi Gunung Kelud dan bantuan bagi petani yang belum diterima warga setempat, seperti pupuk dan alsintan.

"Semua keluhan Bapak akan kami dengar dan kami usahakan penuhi semua. Saya pesan semua harus lebih giat lagi agar produksinya juga meningkat dan berperan dalam misi ketahanan pangan," ucapnya.

Sementara itu, selepas meninjau panen raya di Blitar dan Malang, Amran yang dijadwalkan terbang menuju Jember dan Lumajang untuk acara yang sama, terpaksa dibatalkan karena faktor cuaca.

"Saya dapat kabar bahwa acara Pak Mentan di Jember dibatalkan karena cuaca buruk hujan deras dan angin di Jember. Helikopter Pak Mentan tidak bisa terbang," kata staf Kementan yang tidak mau disebutkan namanya.

Dari informasi yang dihimpun, ada kemungkinan acara panen raya di kedua tempat tersebut akan dijadwalkan ulang pada hari Rabu (3/2) dengan catatan cuaca di lokasi lebih bersahabat. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 14:36 WIB

Uang Belanja Aman, Harga Telur Ayam Hanya Rp25.000/Kg

Uang Belanja Aman, Harga Telur Ayam Hanya Rp25.000/Kg

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 09:58 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Meroket Rp9.200, Tembus Rp91.300 per Kg

Harga Cabai Rawit Merah Meroket Rp9.200, Tembus Rp91.300 per Kg

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 11:38 WIB

Cabai Rawit Merah Makin Pedas, Harganya Tembus Rp84.000 per Kg

Cabai Rawit Merah Makin Pedas, Harganya Tembus Rp84.000 per Kg

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 10:27 WIB

Cabai Rawit Kembali Menggila, Harga Pangan Senin 31 Agustus Mulai Bikin Dompet Menjerit

Cabai Rawit Kembali Menggila, Harga Pangan Senin 31 Agustus Mulai Bikin Dompet Menjerit

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 11:49 WIB

Harga Cabai Meledak, Bahan Pokok Lain Justru Mulai Turun

Harga Cabai Meledak, Bahan Pokok Lain Justru Mulai Turun

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:08 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Tiga Jenis Cabai Merah Naik Serentak

Harga Pangan Hari Ini: Tiga Jenis Cabai Merah Naik Serentak

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:53 WIB

Makan Pecel Lele Pedasnya Bisa Berkurang, Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu/Kg

Makan Pecel Lele Pedasnya Bisa Berkurang, Harga Cabai Tembus Rp100 Ribu/Kg

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:26 WIB

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp77.800, Bawang Merah dan Beras Ikut Naik

Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp77.800, Bawang Merah dan Beras Ikut Naik

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 10:35 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp70.450, Naik 12,45 Persen

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp70.450, Naik 12,45 Persen

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:31 WIB

Terkini

Video Perundungan Siswi SMP di Garut Viral, Polisi Periksa 7 Siswi

Video Perundungan Siswi SMP di Garut Viral, Polisi Periksa 7 Siswi

Jabar | Kamis, 10 September 2026 | 16:39 WIB

Nama Prabowo Disebut di Sidang Kasus Haji, Yaqut Pertanyakan Foto di Paris

Nama Prabowo Disebut di Sidang Kasus Haji, Yaqut Pertanyakan Foto di Paris

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:37 WIB

Soal Pidato AHY, Pengamat Sebut Sah Jika Publik Membacanya sebagai Langkah Awal 2029

Soal Pidato AHY, Pengamat Sebut Sah Jika Publik Membacanya sebagai Langkah Awal 2029

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:37 WIB

GM Tractors Pamerkan Jajaran Alat Berat Wirtgen Group di Mining Indonesia 2026

GM Tractors Pamerkan Jajaran Alat Berat Wirtgen Group di Mining Indonesia 2026

Otomotif | Kamis, 10 September 2026 | 16:36 WIB

Apakah Air Mawar Viva Mengandung Alkohol dan Aman untuk Kulit Sensitif?

Apakah Air Mawar Viva Mengandung Alkohol dan Aman untuk Kulit Sensitif?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 16:35 WIB

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah Mulut Chi Penarik Keberuntungan

7 Cara Menata Area Teras dan Foyer Rumah Mulut Chi Penarik Keberuntungan

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 16:35 WIB

Uang Rp 1 Triliun Dipamerkan di Kejagung, Sitaan Kasus Dugaan Korupsi Lahan Inhutani V

Uang Rp 1 Triliun Dipamerkan di Kejagung, Sitaan Kasus Dugaan Korupsi Lahan Inhutani V

News | Kamis, 10 September 2026 | 16:31 WIB

Studi Australia: Obat Diabetes Ozempic, Berpotensi Bantu Pasien Gangguan Bipolar

Studi Australia: Obat Diabetes Ozempic, Berpotensi Bantu Pasien Gangguan Bipolar

Health | Kamis, 10 September 2026 | 16:30 WIB

Review Siren's Kiss: Tentang Perempuan yang Dituduh Membunuh Orang-orang di Sekitarnya

Review Siren's Kiss: Tentang Perempuan yang Dituduh Membunuh Orang-orang di Sekitarnya

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 16:30 WIB

Ivan Mamut Resmi Merapat, Persija Punya Senjata Baru Memburu Gelar Super League

Ivan Mamut Resmi Merapat, Persija Punya Senjata Baru Memburu Gelar Super League

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 16:29 WIB

×