Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

Rachmat Gobel Bantah Pabrik Panasonic Indonesia Tutup

Ririn Indriani

Rabu, 03 Februari 2016 | 20:29 WIB
Rachmat Gobel Bantah Pabrik Panasonic Indonesia Tutup
Preskom Grup Panasonic Gobel, Rachmat Gobel. [Antara/Puspa Perwitasari]

Suara.com - Preskom Grup Panasonic Gobel, Rachmat Gobel, membantah Panasonic Indonesia menutup pabrik di Indonesia. Ia mengatakan bahwa yang sebenarnya terjadi adalah perusahaannya melakukan merger dua perusahaan lampu untuk mengikuti perkembangan teknologi dan memperkuat daya saing.

"Panasonic masih optimistis dan yakin dengan bisnis di Indonesia. Kami tidak akan hengkang," kata mitra lokal Panasonic Jepang itu, di Jakarta, Rabu (3/2/2016).

Lebih lanjut Rachmat mengungkapkan bahwa Panasonic Grup melakukan restrukturisasi perusahaan industri lampunya yang berlokasi di Pasuruan (Jawa Timur), Cikarang, dan Cileungsi (Jawa Barat).

"Tepatnya kami mengganti proses produksi dan mengganti teknologi (lampu) yang lebih baik dan memiliki nilai tambah lebih tinggi," ujar mantan Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Industri itu.

Rachmat mengatakan saat ini satu perusahaan lampu Panasonic yaitu PT Panasonic Lighting Indonesia (PERSLID) di Pasuruan memproduksi lampu hemat energi (compact fluorencent lamp/CFL) yang kini mulai turun permintaan di dunia.

BACA JUGA: 

Kemenperin Resmi Terima Laporan Panasonic Indonesia Tutup Pabrik

Tren pasar lampu di dunia maupun Indonesia, saat ini mengarah pada lampu LED. Panasonic melalui PT Panasonic Gobel Eco Solution Manufacturing Indonesia (PGESMI) memproduksi LED.

Oleh karena itu, kata Rachmat, dua perusahaan tersebut dimerger untuk memperkuat teknologi dan daya saing.

"Kedua perusahaan itu dimerger untuk memproduksi lampu LED di bawah bendera perusahaan PGESMI," kata Presdir PGESMI Ardi Moeharyoso menambahkan.

Dalam merger tersebut, kata dia, perusahaan memberi tiga pilihan kepada karyawan PESGMFID di Cikarang (425 orang) terkait lokasi pabrik yang dikonsentrasikan di Pasuruan dan Cilengsi.

Pilihan pertama, tetap bergabung di perusahaan untuk bergabung dalam proses produksi di Pasuruan atau Cileungsi. Kedua, diusahakan bergabung dalam kelompok Panasonic Gobel sesuai kemampuan dan keahlian masing-masing.

Ketiga, memilih mengundurkan diri untuk berwirausaha. "Perusahaan menawarkan (pesangon) tiga kali lipat dari PMK (Peraturan Menteri Ketenagakerjaan)," kata Ketua Serikat Pekerja Grup Panasonic Gobel, Joko Wahyudi. (Antara)

BERITA MENARIK LAINNYA: 

Untuk Pertama Kalinya Obama Masuk Masjid di AS

Ledakan Ciptakan Lubang di Badan Pesawat, 1 Orang Tersedot Keluar

Kronologis Dugaan Pencabulan oleh Indra Bekti Versi Pelapor

Profesor Harvard Ungkap Alasan Kenapa Kita Belum Berjumpa Alien

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BKPM: Panasonic dan Toshiba Belum Lapor Mau Tutup

BKPM: Panasonic dan Toshiba Belum Lapor Mau Tutup

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 15:27 WIB

Terkini

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi

Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi

Surakarta | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:42 WIB

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:38 WIB

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel

Jawa Tengah | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:36 WIB

The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia

The Magician's Nephew: Menelusuri Penciptaan dan Asal Mula Dunia Narnia

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:30 WIB

Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu

Tawuran di Bukit Duri Dipicu Anak SD Tertabrak, Sempat Bikin Perjalanan KRL Terganggu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:29 WIB

Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen

Purbaya Batasi BBM Subsidi ke Desil 10, Klaim Bikin Hemat Anggaran 10 Persen

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan

Jadi Saksi Praperadilan Febrie, Eks Dirdik Jampidsus: Dia Orang Jujur dan Manut Pimpinan

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Karhutla Picu Kabut Asap, Kualitas Udara Sumsel Masuk Tahap Peringatan

Karhutla Picu Kabut Asap, Kualitas Udara Sumsel Masuk Tahap Peringatan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:25 WIB

×