Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Tol Laut Muncul Karena Lingkaran Setan Logistik di Indonesia

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 09 Februari 2016 | 12:17 WIB
Tol Laut Muncul Karena Lingkaran Setan Logistik di Indonesia
Armada kapal tol laut [Antara/Didik Suhartono]

Suara.com - Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda bekerja sama dengan PPI Delft menyelenggarakan kegiatan Lingkar Inspirasi bertema "Tol Laut: From Conceptual Idea to Practical Implementation" yang diadakan di Belanda.

Ketua PPI Belanda, Ali Abdillah di London, Selasa (9/2/2016), menyebutkan diskusi bertujuan untuk membedah secara lebih mendalam konsep Tol Laut yang merupakan program unggulan Pemerintahan Jokowi.

Dalam diskusi tersebut hadir dua pembicara yang merupakan pelajar Indonesia yang sedang melakukan studi di Belanda yaitu Hafida Fahmiasari, mahasiswa master Transportation, Infrasructure, and Logistic di TU Delft dan Lucky Supriatna, mahasiswa master Coastal Engineering and Port Development di UNESCO-IHE Institute for Water Education.

Di sesi pertama, Hafida mengungkapkan tol Laut sebenarnya bukan merupakan barang baru. Konsep ini merupakan adaptasi dari konsep Pendulum Nusantara digagas Dirut Pelindo II, RJ Lino, tahun 2012.

Dikatakannya latar belakang konsep tol laut adalah karena adanya lingkaran setan logistik di Indonesia. Di satu sisi pengembangan industri masih terpusat di Jawa dan di sisi lain ongkos transportasi logistik antara Barat dan Timur amat mahal.

"Maka muncullah konsep tol laut yang bertujuan memotong ongkos produksi logistik dan memperkecil kesenjangan pembangunan di Indonesia Barat dan Timur," ujar Hafida.

Dalam presentasinya, Hafida menyampaikan hasil studi yang ia lakukan terkait efisiensi jaringan tol laut, konsep tol laut dapat meningkatkan efisiensi sebesar 45 persen dibandingkan dengan jalur transportasi laut yang ada sebelumnya.

Di sesi kedua, Lucky Supriatna yang bekerja di PT. Pelabuhan Indonesia II menyampaikan peran Pelindo sebagai salah satu ujung tombak dalam mengimplementasikan konsep tol laut.

Salah satu proyek besar yang tengah dikerjakan Pelindo II adalah pembuatan jalur angkutan kontainer via sungai, atau inland water way dengan memanfaatkan kali Cikarang Bekasi Laut (CBL) untuk menghubungkan pelabuhan Tanjung Priok dengan pusat industri Cikarang Bekasi.

Sekitar 50 persen barang yang masuk ke Tanjung Priok berasal dari kawasan industri Jabebeka Cikarang. Melalui jalur sungai CBL nanti, satu kapal kontainer dapat mengangkut muatan yang sama banyaknya dengan 75 gerbong kereta barang atau 120 truk barang.

"Oleh karena itu, selain menekan biaya transportasi, konsep inland water way ini juga dapat membantu mengurai kemacetan lalu lintas sepanjang jalur Cikarang - Tanjung Priok," demikian Lucky. 

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yang dibuat oleh Pemerintah, konsep Tol Laut adalah konektivitas laut yang efektif berupa adanya kapal yang melayari secara rutin dan terjadwal dari barat sampai ke timur Indonesia. 

Program ini didukung dengan pembangunan 24 pelabuhan strategis pendukung tol laut. Terdiri dari 5 pelabuhan utama yakni Belawan (Medan), Kuala Tanjung (Batubara, Sumatera Utara), Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya), Makassar (Sulawesi Selatan),  dan Bitung (Sulawesi Utara). Ini ditambah 19 pelabuhan feeder antara lain Malahayati di Aceh, Batu Ampar di Batam, Teluk Bayur di Padang,  Jambi, Palembang, Panjang di Lampung, Tanjung Emas di Semarang, Pontianak, Sampit, Banjarmasin, Kariangau di Balikpapan, Palaran di Samarinda, Pantoloan di Sulawesi Tengah, Kendari, Tenau di Kupang, Ternate, Ambon, Sorong dan Jayapura.  

Program ini juga dibarengi revitalisasi industri galangan kapal dalam negeri untuk mencukupi kebutuhan permintaan kapal dalam negeri. Pembangunan tol laut diperkirakan menelan biaya investasi Rp699,99 triliun. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aksi Protes Mendunia, Pelajar Indonesia di Belanda Sebut Kebijakan Prabowo Bikin Indonesia Gelap!

Aksi Protes Mendunia, Pelajar Indonesia di Belanda Sebut Kebijakan Prabowo Bikin Indonesia Gelap!

News | Jum'at, 21 Februari 2025 | 21:26 WIB

10 Tahun Jokowi: Tol Laut Sukses Tekan Disparitas Harga, Barang di Timur Indonesia Tak Lagi Mahal

10 Tahun Jokowi: Tol Laut Sukses Tekan Disparitas Harga, Barang di Timur Indonesia Tak Lagi Mahal

Bisnis | Kamis, 24 Oktober 2024 | 16:08 WIB

Trayek Tol Laut Hub-Spoke Cluster NTT untuk Peningkatan Layanan Distribusi Bapokting

Trayek Tol Laut Hub-Spoke Cluster NTT untuk Peningkatan Layanan Distribusi Bapokting

Bisnis | Kamis, 12 Oktober 2023 | 10:39 WIB

Kurangi Beban Jalur Darat, Tol Laut dan Kereta Api Perlu Dioptimalkan

Kurangi Beban Jalur Darat, Tol Laut dan Kereta Api Perlu Dioptimalkan

Bisnis | Selasa, 22 Agustus 2023 | 15:26 WIB

Pelayaran Tol Laut 2023 Resmi Dijalankan, Total 39 Trayek

Pelayaran Tol Laut 2023 Resmi Dijalankan, Total 39 Trayek

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2023 | 10:38 WIB

Kemenhub Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut Tahun 2023 di Surabaya

Kemenhub Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut Tahun 2023 di Surabaya

Bisnis | Kamis, 05 Januari 2023 | 07:32 WIB

Tol Laut Patimban Tambah Trayek Baru, Perdana Distribusikan 200 Ton Beras ke Aceh

Tol Laut Patimban Tambah Trayek Baru, Perdana Distribusikan 200 Ton Beras ke Aceh

Bisnis | Selasa, 18 Oktober 2022 | 16:57 WIB

Kemenhub Kucurkan Dana Rp1,59 Triliun untuk Program Tol Laut Tahun 2023

Kemenhub Kucurkan Dana Rp1,59 Triliun untuk Program Tol Laut Tahun 2023

Bisnis | Kamis, 01 September 2022 | 15:59 WIB

Kemenhub Berencana Tambah Pelabuhan Singgah dalam Proyek Tol Laut

Kemenhub Berencana Tambah Pelabuhan Singgah dalam Proyek Tol Laut

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2022 | 08:54 WIB

Terkini

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:33 WIB

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:22 WIB

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:14 WIB

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:18 WIB

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:49 WIB

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:10 WIB