Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

34 Negara Terancam Alami Krisis Pangan

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 10 Maret 2016 | 09:22 WIB
34 Negara Terancam Alami Krisis Pangan
Musibah kelaparan melanda warga di Ethiopia, Afrika. [Shutterstock]

Suara.com - Tiga-puluh-empat negara, termasuk 27 negara di Afrika, saat ini memerlukan bantuan pangan akibat kemarau, banjir dan konflik. Kata juru bicara PBB pada Rabu (9/3/2016).

Organisasi Pertanian dan Pangan PBB (FAO) mengeluarkan edisi terbaru laporan per-kwartal mengenai Situasi Pangan dan Prospek Tanaman pada Rabu pagi, kata Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq di Markas Besar PBB, New York.

"Kemarau yang berkaitan dengan El Nino telah secara drastis mengurangi prospek produksi tanaman 2016, sementara harapan bagi panen di Marokko dan Aljazair telah berkurang akibat cuaca kering," kata Haq.

"Selain itu, di beberapa daerah Amerika Tengah dan Karibia, kondisi kering yang berlangsung dan berkaitan dengan El Nino mungkin mempengaruhi penanaman tanaman utama musiman untuk tahun ketiga berturut-turut," kata Haq. "Laporan tersebut juga memperingatkan berkurangnya produksi tahun lalu akan memiliki dampak negatif pada kondisi keamanan pangan di Republik Rakyat Demokratik Korea." Swaziland pada Desember lalu baru ditambahkan ke dalam daftar itu, yang meliputi 33 negara.

"Di tempat lain, kondisi tanaman 2016 di lapangan secara umum menggembirakan," kata Haq, sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi. "Prakiraan awal menunjukkan banyak tanaman gandum 2016 di sebagian besar negara Asia." Kantor PBB bagi Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dijadwalkan mengeluarkan analisis baru global dampak kemanusiaan akibat fenomena El Nino, katanya.

Jumlah kemarau besar yang tercatat secara global pada 2015 lebih dua kali lipat dari rata-rata kondisi 10 tahun, akibat peristiwa El Nino parah, kata Robert Glasser, Wakil Khusus Sekretaris Jenderal PBB bagi Pengurangan Resiko Bencana, kepada wartawan di Markas Besar PBB, New York, pada Februari.

Dampak kemarau masih dirasakan dan jutaan orang menghadapi kelaparan di Ethiopia, di Afrika Timur, sampai Papua Nugini, Oseania, kata Glasser.

El Nino, yang berarti Anak Kecil dalam Bahasa Spanyol, dan saudarinya La Nina --Gadis Kecil-- adalah dua peristiwa cuaca yang mengakibatkan perubahan iklim dan cuaca.

"Meskipun El Nino 2015-2016 sekarang telah melewati puncaknya, menurut Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), fenomena alam tersebut akan terus memiliki dampak sangat serius pada orang yang rentan selama berbulan-bulan, termasuk melalui kemarau, banjir dan peningkatan peluang terjadinya topan tropis," kata Haq.

"Empat wilayah yang paling memerlukan dukungan kemanusiaan adalah Afrika Timur, Afrika Selatan, Kepulauan Pasifik dan Amerika Tengah," kata Juru Bicara PBB itu.

"Semua negara di masing-masing wilayah ini telah mengumumkan keadaan darurat." Laporan FAO tersebut menyatakan kemarau yang berkaitan dengan El Nino telah "secara tajam mengurangi" prospek produksi tanaman 2016 di Afrika Selatan, sementara harapan bagi panen di Marokko dan Aljazair telah rendah akibat kondisi kering. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal

Saatnya Kembali ke Akar: Membangun Imunitas dengan Kekayaan Pangan Lokal

Your Say | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:24 WIB

Dari Frozen Food hingga Teknologi Pangan, SIAL Interfood 2026 Tampilkan Inovasi Global

Dari Frozen Food hingga Teknologi Pangan, SIAL Interfood 2026 Tampilkan Inovasi Global

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:00 WIB

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 21:29 WIB

Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 20:46 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Lawan Stigma Makanan Sisa, Food Cycle Indonesia Salurkan Surplus Pangan Secara Profesional

Lawan Stigma Makanan Sisa, Food Cycle Indonesia Salurkan Surplus Pangan Secara Profesional

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:26 WIB

Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi Jelang Musim Tanam

Petrokimia Gresik Siapkan 219 Ribu Ton Pupuk Subsidi Jelang Musim Tanam

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:21 WIB

Harga Sembako Naik Hari Ini : Cabai Rp88 Ribu, Beras Premium Rp21 Ribu per Kg

Harga Sembako Naik Hari Ini : Cabai Rp88 Ribu, Beras Premium Rp21 Ribu per Kg

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:30 WIB

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:35 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB