Array

Soal Blok Masela, Pimpinan Komisi VII Ini Dukung Sudirman Said

Kamis, 17 Maret 2016 | 18:47 WIB
Soal Blok Masela, Pimpinan Komisi VII Ini Dukung Sudirman Said
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said saat rapat di DPR. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Hingga saat ini, pemerintah belum juga memberikan kepastian kepada kontraktor migas terkait sistem pengelolaan Blok Masela yang saat ini tengah diributkan oleh Menteri ESDM Sudirman Said dan Menko Kemaritiman Rizal Ramli.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi VII DPR, Fadel Muhammad, mengaku justru mendukung teknologi yang ditawarkan oleh Sudirman Said, yakni dengan membangun kilang di tengah laut atau offshore.

"Kami berpendapat offshore lebih tepat, dan tidak perlu diperdebatkan hal ini. Kita perlu mempertimbangkan penelitian yang dilakukan oleh investor. Kan dia yang taruh uang. Mereka juga sudah berpengalaman soal ini selama tiga tahun. Jadi, pemerintah diharapkan segera mengambil keputusan," kata Fadel, saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (17/3/2016).

 
Fadel sebaliknya membantah pernyataan Rizal Ramli yang mengatakan kalau pembangunan kilang di darat akan lebih murah dibandingkan dibangun di tengah laut.

"Jangan bikin konflik baru. Itu tidak menguntungkan buat bangsa kita. Jangan ditambah-tambahain begitu. Shell sudah berhasil bikin (LNG apung) di Australia. Kenapa mesti ditahan. Jadi nggak ada salahnya kita percayakan ke investor," ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pengembangan Blok Masela ini dalam beberapa bulan terakhir telah menarik perhatian masyarakat. Sorotan muncul terutama lantaran perdebatan antara Menteri ESDM Sudirman Said dan Menko Kemaritiman Rizal Ramli, terkait teknologi pengembangan Blok Masela antara dilakukan pembangunan kilang di laut (offshore) atau di darat (onshore). Dalam perdebatan itu, Sudirman bahkan sempat menuding ada koleganya di pemerintahan yang sering mengganggu kinerja Kementerian ESDM dalam mengambil keputusan.

Hingga kini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri belum memutuskan soal pembangunan kilang gas alam cair Blok Masela, Maluku itu, apakah akan dibangun di laut atau di darat. Jokowi hanya menegaskan bahwa pihaknya baru akan mengambil keputusan terkait Blok Masela ini pada 2018 mendatang.

"Ini kan membutuhkan proses yang panjang. Sampai saat ini masih dilakukan penelitian. Kita juga memberikan kesempatan kepada investor untuk masuk," kata Jokowi, pekan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI