Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IGJ Desak jokowi Tuntut Azevedo Selesaikan Isu Pertanian

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 14 April 2016 | 12:07 WIB
IGJ Desak jokowi Tuntut Azevedo Selesaikan Isu Pertanian
Dirjen WTO Roberto Azevedo didampingi Mendag Thomas Lembong di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/4/2016). [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Indonesia for Global Justice (IGJ) menilai bahwa kunjungan Direktur Jenderal World Trade Organization (WTO), Roberto Azevedo, ke Indonesia dan beberapa negara Asia lainnya adalah dalam rangka untuk memperkuat dukungan negara-negara Asia kepada dirinya dalam pemilihan Dirjen WTO yang akan dilaksanakan pada Desember tahun ini.

Kedatangan Dirjen WTO ke Indonesia, merupakan bagian dari lawatannya ke berbagai negara-negara anggota berkembang dan negara terbelakang WTO, yakni Afrika, Asia, Karibia, dan Amerika Selatan. Setelah Indonesia, tujuan selanjutnya adalah Malaysia.

Direktur Eksekutif IGJ, Rachmi Hertanti, menyatakan bahwa kunjungan Dirjen WTO ini sangat kental dengan nuansa kepentingan pribadi Azevedo yang ingin terpilih lagi menjadi Dirjen WTO pada Desember tahun ini. Ia pun melihat bahwa seharusnya hal ini bisa dimanfaatkan oleh Presiden Jokowi untuk mendesakan tuntutan kita terhadap isu pertanian dan cadangan publik yang belum tercapai di WTO.

“Presiden Jokowi harusnya bisa mendesakan kepentingan pertanian kita di WTO kepada Azevedo agar dapat segera dituntaskan. Hal ini karena selama menjadi Dirjen, Roberto Azevedo selalu membela kepentingan Negara Maju, khususnya Amerika Serikat, dan tidak maksimal dalam memperjuangkan isu pertanian dalam beberapa perundingan KTM WTO baik di Bali pada 2013 maupun di Nairobi pada 2015 yang lalu”, terang Rachmi dalam keterangan resmi, Rabu (13/4/2016).

Berdasarkan hasil monitoring IGJ selama dua putaran perundingan WTO di Bali dan Nairobi, rekam jejak kepemimpinan Roberto Azevedo di WTO sangat buruk dan sangat pro terhadap kepentingan Negara Maju ketimbang Negara Berkembang, seperti Indonesia. Misalnya saja, Paket Bali yang dihasilkan pada KTM ke-9 di Bali tahun 2013 hanya menghasilkan kesepakatan Perjanjian Trade Facilitation yang merupakan kepentingan Negara Maju, dan melupakan penyelesaian perundingan isu pertanian dan cadangan pangan publik yang sangat penting bagi Negara berkembang.

Di Nairobi pun mengalami hal yang sama, bahkan Azevedo mendorong terjadinya kesepakatan yang hendak meninggalkan penyelesaian Putaran Doha, dan memaksakan masuknya isu Singapura ke dalam negosiasi WTO. Kepentingan Indonesia atas Special Product dan Special Safeguard Mechanisme pada isu pertanian pun tidak tercapai.  

“Kita tidak butuh pujian Azevedo. Seharusnya pertemuan ini dipergunakan untuk mendesak Azevedo agar konsisten memperjuangkan kepentingan pertanian negara berkembang, khususnya Indonesia, di WTO”, tambahnya.

Roberto Azevedo adalah Dirjen WTO terpilih sejak tahun 2013. Dan Desember 2016 adalah masa akhir jabatannya, dan WTO akan memulai pemilihan kembali untuk menentukan siapa yang dapat menduduki jabatan Dirjen WTO.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mendag Dorong Pembentukan Indonesia  Belarus Business Council

Mendag Dorong Pembentukan Indonesia Belarus Business Council

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 17:20 WIB

Punya Pasar 179,8 Juta Jiwa, RI Bidik Peluang Dagang Lewat FTA Indonesia - EAEU

Punya Pasar 179,8 Juta Jiwa, RI Bidik Peluang Dagang Lewat FTA Indonesia - EAEU

Bisnis | Senin, 15 Desember 2025 | 16:53 WIB

Bongkar Penampakan Ijazah Gibran dengan Alumni MDIS Singapura, Apakah Sama?

Bongkar Penampakan Ijazah Gibran dengan Alumni MDIS Singapura, Apakah Sama?

Lifestyle | Kamis, 25 September 2025 | 19:23 WIB

Riwayat Pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School Disorot, Ini Fakta dan Profil Sekolahnya

Riwayat Pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School Disorot, Ini Fakta dan Profil Sekolahnya

Lifestyle | Senin, 22 September 2025 | 17:43 WIB

Di Balik Kontroversi Ijazah Gibran Rakabuming Raka, Ini Profil Kampus MDIS Singapura

Di Balik Kontroversi Ijazah Gibran Rakabuming Raka, Ini Profil Kampus MDIS Singapura

Lifestyle | Kamis, 18 September 2025 | 20:02 WIB

Jawaban Pengacara Jokowi Soal Ijazah Bikin Refly Harun Geram: 'Aneh

Jawaban Pengacara Jokowi Soal Ijazah Bikin Refly Harun Geram: 'Aneh

News | Kamis, 28 Agustus 2025 | 08:48 WIB

Airlangga Sebut Indonesia Kalahkan Uni Eropa, Bea Masuk Biodiesel Diusulkan Dicabut

Airlangga Sebut Indonesia Kalahkan Uni Eropa, Bea Masuk Biodiesel Diusulkan Dicabut

Bisnis | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 13:47 WIB

Dokter Tifa Sebut Jokowi Hanya Bisa Dihancurkan Orang Gila

Dokter Tifa Sebut Jokowi Hanya Bisa Dihancurkan Orang Gila

News | Rabu, 20 Agustus 2025 | 17:59 WIB

Rocky Gerung Telisik di Balik Dandanan Rapi Jokowi Saat Hendak Bertemu Budi Arie

Rocky Gerung Telisik di Balik Dandanan Rapi Jokowi Saat Hendak Bertemu Budi Arie

News | Kamis, 30 Januari 2025 | 15:05 WIB

Pandji Pragiwaksono Kaget Wajahnya Terpampang di Potret Keluarga Anak Jokowi: Nggak Inget Pas Fotonya

Pandji Pragiwaksono Kaget Wajahnya Terpampang di Potret Keluarga Anak Jokowi: Nggak Inget Pas Fotonya

Entertainment | Jum'at, 17 Januari 2025 | 06:15 WIB

Terkini

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

3 Kapal Tanker Raksasa 'Bebas' Lewati Selat Hormuz Hari Ini, Pertanda Baik?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 22:08 WIB

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

BUMN Fasilitasi UMKM, Tambah Akses Pasar untuk Produk Lokal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 21:51 WIB

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Aliran Dana Asing ke Indonesia Ditentukan Pengumuman MSCI Besok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:04 WIB

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Pasar Properti Asia Tenggara dan Australia Stabil di Tengah Tantangan Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 20:00 WIB

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bos Danantara Nilai IHSG Goyah Karena Rupiah Lemes, Faktor MSCI Kurang Signifikan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 19:43 WIB

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Meski Sudah Deal, Bahlil Akui Impor Minyak Mentah dari Rusia Terhambat

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:36 WIB

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Purbaya Incar Pajak Ecommerce Usai Diprotes Pedagang Offline, Tapi Akui Belum Pede

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:28 WIB

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Pelaku Usaha: Biaya-biaya di E-Commerce Mulai Tak Masuk Akal

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:25 WIB

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Produk Lokal RI Siap Ekspor ke Pasar ASEAN Berkat Jualan Online via Live

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:24 WIB

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bahlil Sebut Implementasi B50 Punya Peluang Molor Lagi

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 18:17 WIB