Pemerintah Bentuk Satgas Skandal Panama Papers

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Selasa, 26 April 2016 | 10:31 WIB
Pemerintah Bentuk Satgas Skandal Panama Papers
Jaksa Agung Muhammad Prasetyo menerima kunjungan Commissioner Independent Commission of Anti Corruption (ICAC) HongKong Mr Simon YL Peh beserta delegasi di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (17/3). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Pemerintah akan membentuk tim Satgas skandal Panama Papers yang melibatkan pebisnis asal Indonesia dan pejabat. Tim ini nanti akan menyelidiki keterlibatan nama-nama itu yang sengaja menyimpan uangnya ke negara bebas pajak untuk menghindari membayar pajak di Indonesia.

"Tim Satgas dari unsur pengak hukum (Kejaksaan dan Polri), Kemenkeu, dan PPATK yang pasti. Kami berangkat dari list yang ada, baik dari bocoran itu (dokumen Panama Papers), saya juga punya data yang dimiliki Kemenkeu dan PPATK. Jadi tinggal kami pilah-pilah," kata Jaksa Agung, Muhammad Prasetyo di Jakarta, Selasa (26/4/2016).

‎Sekarang tinggal menunggu perintah dari Presiden Joko Widodo mengenai tim Satgas yang akan dibentuk tersebut. Setelah tim dibentuk, baru tim akan bekerja.

"Jadi nanti kalau sudah ada perintah untuk itu, sudah dibentuk satgasnya, kami akan jalani," ujar dia.

Dia menjelaskan, Satgas itu nanti akan memverifikasi dan melakukan validasi‎ data-data bocoran dokumen Panama Papers tersebut. Jika ditemukan dugaan tindak pidana, penegak hukum akan menindaklanjutinya.

"Itulah yang saya katakan harus ada tim satgas untuk melakukan verifikasi, validasi, melakukan pengkajian bersama. Yang berkaitan dengan kriminalitas tentunya pelaksana hukum akan turun. Kalau berkaitan semata-mata hanya karena pajak, tentu nanti Dirjen Pajak dan Kemenkeu yang akan bekerja," tandas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pejabat "Panama Papers" Disinyalir Ingin Ganjal "Tax Amnesty"

Pejabat "Panama Papers" Disinyalir Ingin Ganjal "Tax Amnesty"

News | Selasa, 26 April 2016 | 03:01 WIB

Fadli Zon Sindir Luhut Mesti Mundur karena Masuk Panama Papers

Fadli Zon Sindir Luhut Mesti Mundur karena Masuk Panama Papers

News | Senin, 25 April 2016 | 14:35 WIB

Masuk Panama Papers, Ini Hasil Laporan Luhut ke Jokowi

Masuk Panama Papers, Ini Hasil Laporan Luhut ke Jokowi

News | Senin, 25 April 2016 | 13:39 WIB

Ini Klarifikasi Luhut Soal Perusahaannya dalam Panama Papers

Ini Klarifikasi Luhut Soal Perusahaannya dalam Panama Papers

News | Senin, 25 April 2016 | 11:53 WIB

Skandal Panama Papers, Jokowi Mendadak Panggil Luhut ke Istana

Skandal Panama Papers, Jokowi Mendadak Panggil Luhut ke Istana

News | Senin, 25 April 2016 | 10:13 WIB

Luhut Bantah Punya Perusahaan Tertutup di Dokumen "Panama Papers"

Luhut Bantah Punya Perusahaan Tertutup di Dokumen "Panama Papers"

News | Senin, 25 April 2016 | 09:57 WIB

Minta UU BPK Direvisi, Ini Usulan dari ICW

Minta UU BPK Direvisi, Ini Usulan dari ICW

News | Minggu, 24 April 2016 | 17:58 WIB

Indonesia Budget Center: Sejak 2004 BPK Telah Dihuni Politisi

Indonesia Budget Center: Sejak 2004 BPK Telah Dihuni Politisi

News | Minggu, 24 April 2016 | 16:12 WIB

Teten Masduki: 80 Persen Data "Panama Papers" Terkonfirmasi

Teten Masduki: 80 Persen Data "Panama Papers" Terkonfirmasi

News | Jum'at, 22 April 2016 | 16:00 WIB

Jaksa Agung Segera Sita Aset Samadikun Hartono

Jaksa Agung Segera Sita Aset Samadikun Hartono

News | Jum'at, 22 April 2016 | 08:39 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×