RI Tawarkan Tiga Kabupaten untuk Investasi Cina di Furniture

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 27 April 2016 | 15:55 WIB
RI Tawarkan Tiga Kabupaten untuk Investasi Cina di Furniture
Produk perabotan/furniture yang dipamerkan dalam Indonesia Furniture Fair 2014 di Jakarta International Hall A dan B JCC Senayan, Jakarta, Rabu (10/12). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Acara forum bisnis yang dihadiri 200 pengusaha furniture di Kota Dongguan, Republik Rakyat Cina (RRC), kemarin Selasa (26/4/2016), juga dimanfaatkan untuk memasarkan tiga wilayah yang selama ini menjadi sentra industri furniture Indonesia. Ketiga wilayah tersebut adalah Kabupaten Jepara, Cirebon dan Sukabumi. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menyatakan ketiga wilayah tersebut selama ini menjadi sentra industri furniture dan memiliki hubungan kerjasama perdagangan dengan RRC.

Franky Sibarani menyampaikan bahwa tiga kabupaten sentra furniture tersebut diplih karena kesiapan mereka dalam mengembangkan industri furniture di Indonesia. “Dari sisi ketersediaan bahan baku serta tenaga terampil yang muda dan tergolong kompetitif, tiga sentra ini diharapkan dapat memberikan alternative lokasi bagi investor Ciongkok yang ingin melakukan relokasi usahanya ke Indonesia,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Rabu (27/4/2016).

Franky menambahkan ada beberapa keunggulan yang ditawarkan masing-masing wilayah yang dapat menjadi daya tarik bagi investor furniture Tiongkok, terutama kesiapan infrastruktur. “Keunggulan Cirebon terkait dengan infrastruktur yang akan dibangun airport di Majalengka, juga tersedia tol Cisumdawu, Kereta Api double track Jakarta Semarang serta pasokan listrik yang memadai. Sementara di JEpara terdapat lahan peruntukan untuk industri seluas 26 hektar yang terletak 1 kilometer dari pusat pemerintah daerah Jepara. Terkait ketersediaan listrik, terdapat 4 PLTU x 660 MW kemudian unit 5 dan unit 6 sedang dalam tahap konsstruksi dengan kapasitas 2 x 660 MW” lanjutnya.

Daya tarik lainnya yang disampaikan, lanjut Franky, ketiga wilayah tersebut juga sudah melakukan ekspor ke berbagai negara. Diua menyebutkan untuk KAbupaten Cirebon, rata-rata 1.300 kontainer di ekspor setiap bulan nya dengan negara tujuan ekspor Amerika, Jerman, Belanda, Korsel, China, Jepang, dan Rusia

Konjen RI di Guangzhou Ratu Silvi Gayatri menyampaikan bahwa promosi investasi merupakan salah satu tugas dari KJRI Guangzhou. Guangdong adalah salah satu kota terkemuka dan kota  basis industri elektronik, permesinan, tekstil, makanan dan minuman serta industri kertas. “Tahun lau sebanyak 40 UKM mebel indonesia mengikuti pameran di Dongguan. Adapun target nilai ekspor dalam lima tahun kedepan dibidang industri furniture ini sebesar US$ 5 miliar,” ungkapnya.

Konjen RI Guangzhou juga menyampaikan pula bahwa forum ini menjadi kesempatan yang baik untuk mendalami kebijakan investasi dan peluang investasi dibidang furniture di indonesia.

Sementara Dirjen Agro industri Kemenperin Panggah Susanto menyampaikan bahwa daya saing industri furniture indonesia terletak dari melimpahnya bahan baku, corak dan design yang unik, dan sumber daya manusia yang memiliki skill yang tinggi dibidang furnitur. “Indonesia memiliki kapasitas 622.000 ton rotan per tahun, terdiri dari 3000 spesies, namun kurang dari 50% yang dimanfaatkan,” paparnya.

Panggah juga berharap para investor furniture dari Dongguan dapat bekerjasama dengan industri furniture di Indonesia dengan menerapkan teknologi yang lebih modern dengan memanfaatkan produk rotan dan kayu di Indonesia yang melimpah.

Badan Koordinasi Penanaman Modal mencatat realisasi investasi dari sektor furniture di triwulan pertama tahun 2016 sebesar Rp 775 miliar naik 28% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 602 miliar. Jumlah investasi furniture di kuartal pertama tahun 2016 tersebut diperoleh dari kontribusi Penanaman Modal Asing US$ 21 juta dan Penanaman Modal Dalam Negeri sebesar Rp 482 miliar.

Dari data yang dimiliki oleh BKPM, investasi dari Tiongkok yang pada kuartal pertama tahun 2016 (tidak termasuk sektor hulu migas dan keuangan) mencapai US$ 464,6 juta, menempatkan RRT sebagai investor terbesar ke-4 di Indonesia. Tiongkok merupakan salah satu sumber investasi asing terbesar di Indonesia, meningkat pesat dalam dua tahun terakhir. Tercatat US$ 2,1 miliar investasi terealisasi sejak tahun 2010, tumbuh rata-rata 61% per tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sambut Hari Raya dengan Suasana Baru: Tren Hunian Compact dan Multifungsi Kian Diminati

Sambut Hari Raya dengan Suasana Baru: Tren Hunian Compact dan Multifungsi Kian Diminati

Lifestyle | Rabu, 04 Maret 2026 | 08:34 WIB

BI: Investasi Asing Rp1,6 Miliar Dolar AS Masuk via SBN dan SRBI

BI: Investasi Asing Rp1,6 Miliar Dolar AS Masuk via SBN dan SRBI

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 19:14 WIB

Furnitur Lokal Naik Kelas, Siap Jadi Bagian dari Tren Desain Global

Furnitur Lokal Naik Kelas, Siap Jadi Bagian dari Tren Desain Global

Lifestyle | Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11 WIB

Furnitur Masa Depan: Ketika Desain, Material, dan Keberlanjutan Bertemu

Furnitur Masa Depan: Ketika Desain, Material, dan Keberlanjutan Bertemu

Lifestyle | Selasa, 20 Januari 2026 | 14:19 WIB

Purbaya Siapkan Rp 2 Triliun dari LPEI untuk Pembiayaan Ekspor Industri Tekstil dan Furnitur

Purbaya Siapkan Rp 2 Triliun dari LPEI untuk Pembiayaan Ekspor Industri Tekstil dan Furnitur

Bisnis | Rabu, 24 Desember 2025 | 13:12 WIB

Melihat Potensi Cuan Industri Ergonomi di Tengah Tren Kerja Hybrid Indonesia

Melihat Potensi Cuan Industri Ergonomi di Tengah Tren Kerja Hybrid Indonesia

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 11:55 WIB

Menperin Sebut Investasi Asing Menguat ke Industri Manufaktur

Menperin Sebut Investasi Asing Menguat ke Industri Manufaktur

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 20:59 WIB

Hadapi Tarif Baru AS, Pemerintah Dorong IKM Furnitur Garap Pasar Nontradisional

Hadapi Tarif Baru AS, Pemerintah Dorong IKM Furnitur Garap Pasar Nontradisional

Bisnis | Selasa, 25 November 2025 | 07:45 WIB

9 Trik Ampuh Beli Furnitur Pertama: Rumah Impian Tanpa Bikin Dompet Nangis!

9 Trik Ampuh Beli Furnitur Pertama: Rumah Impian Tanpa Bikin Dompet Nangis!

Your Say | Rabu, 05 November 2025 | 11:03 WIB

Investasi Asing di RI Makin Loyo di Dua Kuartal Terakhir, Ini Kata Rosan Roeslani

Investasi Asing di RI Makin Loyo di Dua Kuartal Terakhir, Ini Kata Rosan Roeslani

Bisnis | Sabtu, 18 Oktober 2025 | 10:42 WIB

Terkini

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:35 WIB

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:15 WIB

B-LOG Bukukan Kinerja Positif di 2025, Perkuat Arah Pertumbuhan Berkelanjutan

B-LOG Bukukan Kinerja Positif di 2025, Perkuat Arah Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit

Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:57 WIB

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:41 WIB

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:25 WIB

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:19 WIB

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:15 WIB

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:13 WIB

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 16:08 WIB