Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

JK: Kontribusi Pertanian terhadap PDB Indonesia Hanya 15 Persen

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 23 Mei 2016 | 12:18 WIB
JK: Kontribusi Pertanian terhadap PDB Indonesia Hanya 15 Persen
Wakil Presiden Jusuf Kalla di acara PISAgro Inovasi Rantai Nilai Sektor Agro dalam Mendukung Implementasi Financial Inclusion untuk Petani' di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (23/5/2016). [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan kontribusi sektor pertanian Indonesia pada produk domestik bruto atas dasar harga yang berlaku hanya sekitar 15 persen. Hal ini membuktikan bahwa progress pertanian dibandingkan dengan sektor ekonomi lainnya jika dilihat dari porsinya. Padahal, sebanyak 26 juta penduduk di Indonesia bekerja di sektor pertanian.

Hal tersebut lantaran jumlah petani dan lahan pertanian yang ada di Indonesia secara presentase mengalami penurunan sehingga membuat hasil produktivitas para petani mengalami penurunan.

“Secara persentase memang turun, tapi secara nilai naik. Ini tercemin karena semakin kecilnya lahan yang digunakan oleh keluarga tani ini, sehingga membuat pendapatan para petani mengecil. Misalnya dari lahan satu hektar, sekarang mereka hanya punya sepertiganya saja,” kata Jusuf Kalla dalam acara PISAgro bertema Inovasi Rantai Nilai Sektor Agro dalam Mendukung Implementasi Financial Inclusion untuk Petani di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (23/5/2016).

Ia mengakui untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dibidang pertanian ini memiliki cara penanganan yang berbeda antara sektor industri satu dengan lainnya.

"Sektor pertanian kita bagi yang menghasilkan makanan, atau gabungan industri dan makanan. Kalau industri ada karet, sawit, mix. Pertanian ada beras, jagung. Ini memberikan bagian berbeda cara pandangnya," katanya.

Namun, dia yakin dengan adanya inovasi teknologi dan meningkatkan produktivitas, sektor pertanian akan mampu berkontribusi dalam PDB Indonesia bisa mencapai 20 persen dalam beberapa tahun ke depan.

“Pasti bisa, ini kan berkaitan dengan produktivitas, kalau produktivitasnya bisa naiknya 50 persen, ya bisa naik jadi 20 persen. Tapi pokonya bisa naik,” kata dia.a

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pangan Indonesia Andalkan Impor, JK: Lahan Habis Buat Industri

Pangan Indonesia Andalkan Impor, JK: Lahan Habis Buat Industri

Bisnis | Senin, 23 Mei 2016 | 12:10 WIB

Tingkatkan Kesejahteraan, ISEI Gaet Petani Ikut Program Inovasi

Tingkatkan Kesejahteraan, ISEI Gaet Petani Ikut Program Inovasi

Bisnis | Senin, 23 Mei 2016 | 11:13 WIB

Impor Gula Mentah Ditakutkan Pukul Petani Tebu

Impor Gula Mentah Ditakutkan Pukul Petani Tebu

Bisnis | Minggu, 22 Mei 2016 | 23:00 WIB

Terkini

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:55 WIB

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:51 WIB

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:40 WIB

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:15 WIB

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Perkuat Produksi Jagung Nasional, BULOG Dorong Panen dan Tanam Serentak di Blora

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:09 WIB