Perpres DNI Dukung Pengembangan Investasi Sektor E-Commerce

Adhitya Himawan

Kamis, 26 Mei 2016 | 01:00 WIB
Perpres DNI Dukung Pengembangan Investasi Sektor E-Commerce
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani. [Antara]

Pengesahan Peraturan Presiden Nomor 44 tahun 2016 mengenai Daftara Negatif Investasi berdampak positif terhadap sektor E-Commerce yang pengaturan batasan kepemilikannya lebih terbuka. Setidaknya ada dua bidang usaha terkait e-commerce terbuka dengan syarat kemitraan dengan usaha kecil dan menengah serta penyelenggara transaksi perdagangan melalui sistem perdagangan (market place) dengan batasan kepemilikan 49 persen atau dapat 100 persen dengan modal diatas Rp100 miliar.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani yang dalam pertemuannya dengan 17 perusahaan AS termasuk salah satunya adalah perusahaan dengan bidang usaha e-commerce yang telah existing di Indonesia menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mendukung pengembangan investasi di sektor tersebut.

“Pemerintah akan terus mendukung pengembangan sektor E-Commerce yang ke depan akan menjadi salah satu motor utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sektor digital,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Rabu (25/5/2016).

Franky menyampaikan bahwa perusahaan di bidang e-commerce tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan iklim investasi dan posisi investasi Amerika Serikat di Indonesia. “Mereka juga menanyakan kejelasan peraturan sektor ini di Indonesia. Dengan telah disahkannya Perpres 44 tahun 2016 sebetulnya sudah jelas,” paparnya.

Dirjen Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM Freddy Harris yang turut dalam pertemuan tersebut juga menyampaikan bahwa perusahaan e-commerce dapat mengikuti peraturan-peraturan teknis yang telah ada terkait bidang usaha yang dijalankan di Indonesia.

Selain investor dari Amerika Serikat, minat investasi sektor E-Commerce juga disampaikan dari investor asal Korea Selatan. Salah satu konglomerasi ternama Korea Selatan bermitra dengan perusahaan di Indonesia merencanakan untuk menanamkan modalnya sebesar 10 juta Dolar AS. Rencananya investor terkait akan dilayani melalui layanan investasi 3 jam.

Salah satu upaya pemerintah untuk mendukung sektor E-Commerce juga dilakukan dengan melaksanakan kegiatan dialog investasi hari ini (25/5/2016) di BKPM dengan tema Mengembangkan Iklim Investasi Sektor E-Commerce. Hadir sebagai pembicara Direktur Pemberdayaan Usaha BKPM Pratito Soeharyo, Plt. Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Mariam F. Barata, Wakil Ketua Umum Bidang Kebijakan Publik Indonesia E-Commerce Association (IdEA) Budi Gandasoebrata.

Direktur Pemberdayaan Usaha BKPM Pratito Soeharyo mengemukakan bahwa setidaknya ada dua hal yang saat ini menjadi perhatian pemerintah terkait pengembangan sektor E-Commerce.

Pertama adalah kemitraan antara investor e-commerce dengan pengusaha lokal di Indonesia, serta perlindungan dasar hukum yang kuat bagi pelaku usaha sektor e-commerce.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyampaikan regulasi terkait e-commerce, selain Perpres 44 tahun 2016 tentang daftar bidang usaha tertutup dan bidang usaha terbuka dengan persyaratan penanaman modal, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga telah menyusun roadmap sektor E-Commerce.

Plt. Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Ibu Mariam F. Barata menyampaikan rencana pemerintah untuk menerbitkan Peraturan Presiden terkait E-Commerce. Peraturan presiden tersebut salah satunya terkait dengan roadmap e-commerce yang berisi tujuh aspek strategis  sektor tersebut. Ketujuh aspek strategis e-commerce antara lain logistik, pendanaan, perlindungan konsumen, infrastruktur komunikasi, perpajakan, pengembangan SDM, serta cyber security. “Saat ini draft Peraturan Presiden tersebut telah difinalisasi dan tinggal menunggu tanda tangan Presiden,” ujarnya.  

Sebelumnya, dalam suatu kesempatan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara menyampaikan visi Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dengan total valuasi 130 miliar Dolar AS atau sekitar Rp1.756 triliun. Salah satu langkah yang akan dilakukan pemerintah adalah menumbuhkan 1.000 teknopreneur pada 2020 dengan total valuasi 10 miliar Dolar AS atau sekitar Rp138 triliun. 

Menurut data BKPM, realisasi investasi PMA sektor E-Commerce pada Triwulan I 2016 mencapai 5,3 juta Dolar AS dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.074 orang. Sementara itu, total realisasi sektor E-Commerce pada periode yang sama di tahun 2015 mencapai 19,7 juta Dolar AS dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 3.404 orang. Nilai ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan realisasi investasi periode yang sama di tahun 2014, yaitu sebesar 27,2 juta Dolar AS. Namun mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan penyerapan tenaga kerja di Triwulan I tahun 2014 yang totalnya sebesar 1.078 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Jebakan Konsumerisme Digital: Di Balik Perilaku Cemas dan Lapar Mata Gen Z

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:58 WIB

Bahaya Laten Diskon Ongkir: Jangan Korbankan Nasib Perusahaan demi Sekadar Persaingan

Bahaya Laten Diskon Ongkir: Jangan Korbankan Nasib Perusahaan demi Sekadar Persaingan

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Musik, Gaya, dan Energi Gen Z! no na Hadirkan Keseruan Baru dalam Shopee 11.11 Big Sale

Musik, Gaya, dan Energi Gen Z! no na Hadirkan Keseruan Baru dalam Shopee 11.11 Big Sale

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Hilirisasi Mineral Terus Jadi Strategi Dongkrak Kinerja Ekonomi

Hilirisasi Mineral Terus Jadi Strategi Dongkrak Kinerja Ekonomi

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Konsumen Tak Lagi Ragu, UMKM ini Kian Maju dengan Sertifikat Halal

Konsumen Tak Lagi Ragu, UMKM ini Kian Maju dengan Sertifikat Halal

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:48 WIB

Belanja Online dan Tren Makanan Siap Saji Ikut Dongkrak Kebutuhan Kemasan di Indonesia

Belanja Online dan Tren Makanan Siap Saji Ikut Dongkrak Kebutuhan Kemasan di Indonesia

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Gaya Konsumsi Orang RI Berubah Total, Data BPS dan TikTok Buktikan Ini

Gaya Konsumsi Orang RI Berubah Total, Data BPS dan TikTok Buktikan Ini

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:09 WIB

UMKM Lokal Dapat Suntikan Rp100 Miliar, Pemerintah Ajak ASN Borong Produk Dalam Negeri

UMKM Lokal Dapat Suntikan Rp100 Miliar, Pemerintah Ajak ASN Borong Produk Dalam Negeri

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 08:05 WIB

Kemenko Hilirisasi Dibentuk, Rosan di Bawah Komando Bahlil?

Kemenko Hilirisasi Dibentuk, Rosan di Bawah Komando Bahlil?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Terkini

Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes, DPR Ingatkan Polisi Jangan Langgar Hukum

Kapolres Sukoharjo Dicopot Buntut Penggerebekan Ponpes, DPR Ingatkan Polisi Jangan Langgar Hukum

News | Selasa, 03 November 2026 | 20:04 WIB

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Danantara Siap-siap 'Akusisi', Menkeu Tanggapi Isu Kemenkeu Jadi Pemilik Saham BEI

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 20:00 WIB

Heboh Isu Penangkapan Jenderal, Listyo Sigit Prabowo Bersuara Lantang Singgung NKRI

Heboh Isu Penangkapan Jenderal, Listyo Sigit Prabowo Bersuara Lantang Singgung NKRI

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:55 WIB

Danantara Mulai Garap Proyek Kampung Haji di Mekkah Akhir 2026

Danantara Mulai Garap Proyek Kampung Haji di Mekkah Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:51 WIB

OJK Tutup BPR Agritrans Batumarta di OKU, Ini Penyebab dan Nasib Simpanan Nasabah

OJK Tutup BPR Agritrans Batumarta di OKU, Ini Penyebab dan Nasib Simpanan Nasabah

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:51 WIB

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:43 WIB

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:41 WIB

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:38 WIB

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

×