Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

BKPM Jelaskan DNI Baru ke 200 Investor Jepang

Adhitya Himawan

Sabtu, 04 Juni 2016 | 08:32 WIB
BKPM Jelaskan DNI Baru ke 200 Investor Jepang
Kepala BKPM Franky Sibarani. [bantenprov.go.id]

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) terus melakukan langkah aktif dalam memfasilitasi investor baik dalam memberikan informasi yang dibutuhkan, hingga memfasilitasi kebutuhan investor terkait. Dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh JICA (Japan International Cooperation Agency) di kantor BKPM, Jumat (2/6/2016), dimanfaatkan oleh BKPM untuk menjelaskan mengenai Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2016 mengenai Daftar Bidang Usaha yang tertutup dan bidang usaha terbuka dengan persyaratan untuk penanaman modal.

Tercatat 200 lebih investor Jepang menghadiri kegiatan tersebut dan menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai perubahan-perubahan yang terjadi dalam regulasi yang biasa disebut dengan Daftar Negatif Investasi (DNI) tersebut. Kepala BKPM Franky Sibarani menyampaikan bahwa penjelasan mengenai DNI baru tersebut penting bagi investor untuk memahami bidang-bidang usaha yang terkait dengan penanaman modal yang akan dilakukan.

“Kami mendukung kegiatan JICA tersebut karena positif untuk memberikan pemahaman utuh terhadap peraturan yang baru saja dikeluarkan oleh pemerintah. Dengan forum diskusi yang ada, investor yang bersangkutan dapat langsung secara spesifik menanyakan bidang usaha tertentu,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Kamis (2/6/2016).

Franky menyampaikan revisi DNI yang dilakukan tersebut bertujuan terhadap lima hal utama yakni mencapai target nasional dalam bidang ekonomi maupun pembangunan infrastruktur, mengembangkan peran PMA dan PMDN dalam pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai lebih dan ekspor nasional serta meningkatkan pendapatan negara.

“Prosesnya kurang lebih 6 bulan, setelah mendapatkan masukan dari masyarakat, baik dri kedutaan besar asing, asosiasi bisnis asing, dunia usaha nasional, maupu perwakilan pengusaha nasional, pemerintah bertemu secara berkala dan intensif di tingkat kementerian teknis maupun kementerian koordinator hingga akhirnya diputuskan dan ditandatangani oleh Presiden Jokowi per 18 Mei 2016,” imbuhnya.

Sementara Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Farah Ratnadewi Indriani menjelaskan beberapa sektor yang menjadi highlight dalam Perpres Nomor 44 tahun 2016 di antaranya bidang usaha distribusi yang 100% asing apabila berafiliasi dengan produksi dan 67 persen yang tidak berafiliasi dengan proses produksi, 100 persen asing untuk bahan baku industri farmasi, 100% e-commerce dengan syarat bermitra dengan UMKM, 100% asing untuk sektor perfilman, 67 persen untuk sektor transportasi termasuk infrastruktur dan jasa penunjang, serta 100 persen untuk sektor pariwisata.

Turut hadir Investment Promotion Policy Advisor Japan Desk-BKPM Norio Yamazaki dan Direktur Deregulasi BKPM Yuliot yang menjadi narasumber dan menjelaskan informasi terkait perubahan yang terjadi dalam Perpres Nomor 44 tahun 2016.

Berdasarkan data BKPM, realisasi investasi Jepang di Indonesia pada tahun 2015 mengalami peningkatan sebesar 6 persen dibandingkan periode 2014. Realisasi investasi Jepang pada tahun 2015 tercatat sebesar US$ 2,87 miliar, dengan total proyek 2.030 proyek serta menyerap 115.400 tenaga kerja. Kontribusi utama investasi Jepang masih didominasi oleh sektor manufaktur, khususnya sektor otomotif, elektronika dan permesinan, serta sektor kimia dan farmasi.

Pada triwulan pertama tahun 2016 ini, investasi Jepang di Indonesia tercatat mencapai 1,58 miliar Dolar Amerika Serikat (AS) terdiri dari 427 proyek dan menyerap 28.377 tenaga kerja. Posisi Jepang berada di peringkat kedua dari daftar negara sumber investasi di Indonesia. Jepang berada di bawah Singapura dan di atas Hong Kong, Cina dan Belanda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BKPM Cabut Izin Perusahaan 10 Investor Bodong, Modal Rp10 Miliar Cuma Fiktif

BKPM Cabut Izin Perusahaan 10 Investor Bodong, Modal Rp10 Miliar Cuma Fiktif

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 20:14 WIB

Dominasi PMDN, Ini Data Kinerja Investasi Indonesia 2025

Dominasi PMDN, Ini Data Kinerja Investasi Indonesia 2025

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 15:06 WIB

Jakarta Geser Jabar, Serap Investasi Rp78,7 Triliun di Triwulan I 2026

Jakarta Geser Jabar, Serap Investasi Rp78,7 Triliun di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 12:14 WIB

Baru 24,4 Persen, Realisasi Investasi Awal 2026 Sentuh Rp498,8 Triliun

Baru 24,4 Persen, Realisasi Investasi Awal 2026 Sentuh Rp498,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 11:49 WIB

Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru

Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:46 WIB

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Prabowo ke Investor Jepang: Laporkan Masalah Langsung ke Saya, RI Siap Pangkas Regulasi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:57 WIB

Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia

Prabowo Tawarkan Danantara ke Investor Jepang, Jaminan Aman Investasi di Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:47 WIB

BKPM Permudah Izin KKPR Darat bagi Usaha Mikro

BKPM Permudah Izin KKPR Darat bagi Usaha Mikro

Bisnis | Rabu, 25 Februari 2026 | 08:19 WIB

Keputusan Pengambilan Tambang Martabe Milik Agincourt Berada di Tangan Prabowo

Keputusan Pengambilan Tambang Martabe Milik Agincourt Berada di Tangan Prabowo

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 13:42 WIB

Dari Kopi, Nongkrong, Lalu Investasi: Strategi Indonesia Pikat Investor di WEF Davos 2026

Dari Kopi, Nongkrong, Lalu Investasi: Strategi Indonesia Pikat Investor di WEF Davos 2026

News | Rabu, 21 Januari 2026 | 18:03 WIB

Terkini

Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan

Wamendagri Bima Minta Kepala Daerah Bangun Ekosistem KDKMP Bersama Seluruh Pemangku Kepentingan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:13 WIB

Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas

Lantik 311 Pejabat Pemkot Batam, Amsakar Ingatkan Tak Ada Pungli dan ASN Malas

Batam | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:10 WIB

3 Body Lotion Symwhite 377 yang Ampuh Mencerahkan Kulit Kusam, Lengkap dengan Ulasan Pengguna!

3 Body Lotion Symwhite 377 yang Ampuh Mencerahkan Kulit Kusam, Lengkap dengan Ulasan Pengguna!

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Investasi SDM Mutlak Diperlukan di Tengah Semakin Kerasnya Persaingan Global

Investasi SDM Mutlak Diperlukan di Tengah Semakin Kerasnya Persaingan Global

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh

Makna Lagu 'Petal' Ariana Grande: Luka Jadi Bahan Bakar untuk Tumbuh

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Wamendagri Ribka: Pemda se-Tanah Papua Pastikan Penyaluran Dana Otsus Tahap II Tepat Waktu & Sasaran

Wamendagri Ribka: Pemda se-Tanah Papua Pastikan Penyaluran Dana Otsus Tahap II Tepat Waktu & Sasaran

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:03 WIB

BRI Siap Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perkuat Kredit Produktif

BRI Siap Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perkuat Kredit Produktif

Sumsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:02 WIB

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bahlil Beberkan Tahap Kedua Impor Minyak Rusia Berjalan, RI Siapkan Kontrak Jangka Panjang

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 20:00 WIB

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

APMF 2026 Dorong Industri Bangun Blueprint Baru saat Teknologi dan Perilaku Konsumen Kian Dinamis

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Laga Hidup Mati Piala AFF 2026: 3 Senjata Singapura yang Bisa Kubur Mimpi Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 19:54 WIB

×