Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Q1 2016 Capai Rp48,94 Triliun

Adhitya Himawan

Rabu, 22 Juni 2016 | 14:00 WIB
Pendapatan Industri Asuransi Jiwa Q1 2016 Capai Rp48,94 Triliun
Ilustrasi aplikasi asuransi jiwa. (Shutterstock)

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total pendapatan industri asuransi jiwa pada kuartal I-2016 meningkat 9,2 persen menjadi Rp48,94 triliun dari Rp44,80 triliun pada periode yang sama 2015.

"Kami mencatat bahwa peningkatan total pendapatan industri asuransi jiwa kuartal I-2016 meningkat di beberapa aspek, seperti pertumbuhan total pendapatan premi yang terdiri dari pertumbuhan premi bisnis baru dan premi lanjutan," kata Ketua Umum AAJI Hendrisman Rahim pada paparan kinerja di Jakarta, Rabu (22/6/2016).

Hendrisman mengatakan data kinerja ini berdasarkan laporan keuangan (un-audited) 54 perusahaan asuransi jiwa dari total 55 perusahaan di bawah keanggotaan AAJI.

Adapun kontribusi terbesar pendapatan industri berasal dari pertumbuhan pendapatan premi sebesar 70,3 persen yang terdiri dari premi bisnis baru dan total premi lanjutan.

Pendapatan premi bisnis baru meningkat 2,2 persen sebesar Rp19,13 triliun dan memberikan kontribusi utama terhadap total pendapatan premi dengan porsi sebesar 55,6 persen pada kuartal I-2016.

Sementara itu, premi lanjutan meningkat 7,3 persen menjadi Rp15,28 triliun dari Rp14,23 persen pada periode yang sama serta menyumbang kontribusi 44,4 persen terhadap total pendapatan premi.

Hendrisman menjelaskan pertumbuhan industri asuransi jiwa juga terjadi pada aspek lain, seperti hasil investasi yang meningkat 24,6 persen menjadi Rp13,01 triliun dari Rp Rp10,44 triliun (yoy).

Sementara itu, jumlah investasi juga mengalami peningkatan sebesar 4,7 persen menjadi Rp346,79 triliun dari Rp331,12 triliun (yoy).

Pertumbuhan jumlah investasi ini turut berpengaruh pada jumlah aset yang tumbuh sebesar 4,3 persen menjadi Rp397,25 triliun dari Rp380,82 triliun.

"Kenaikan hasil investasi ini menggembirakan setelah perlambatan signifikan pada 2015. Pada kuartal I-2015 hasil investasi melambat -12,5 persen, sedangkan pada kuartal I-2016 tumbuh 24,6 persen. Hal ini menunjukkan perbaikan iklim investasi Indonesia," ujar Hendrisman. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OJK Minta Masyarakat Waspadai Penawaran Swissindo World Trust

OJK Minta Masyarakat Waspadai Penawaran Swissindo World Trust

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 10:05 WIB

OJK Terima Banyak Komplain Masyarakat soal Asuransi Unit Link

OJK Terima Banyak Komplain Masyarakat soal Asuransi Unit Link

Bisnis | Sabtu, 04 Juni 2016 | 17:35 WIB

Ini Cara OJK Pantau Layanan Industri Jasa Keuangan

Ini Cara OJK Pantau Layanan Industri Jasa Keuangan

Bisnis | Sabtu, 04 Juni 2016 | 14:06 WIB

BI Dukung Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

BI Dukung Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Bisnis | Selasa, 31 Mei 2016 | 08:41 WIB

Utang Luar Negeri RI Kuartal I 2016 Capai 316,0 Miliar Dolar AS

Utang Luar Negeri RI Kuartal I 2016 Capai 316,0 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2016 | 14:39 WIB

OJK Buka Ruang Pemasaran Asuransi Lewat Fintech

OJK Buka Ruang Pemasaran Asuransi Lewat Fintech

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2016 | 11:08 WIB

AAJI Dukung OJK Larang Monopoli Bancassurance

AAJI Dukung OJK Larang Monopoli Bancassurance

Bisnis | Rabu, 11 Mei 2016 | 13:07 WIB

OJK Tekankan Pentingnya Industri Jasa Keuangan Berbasis Teknologi

OJK Tekankan Pentingnya Industri Jasa Keuangan Berbasis Teknologi

Bisnis | Kamis, 05 Mei 2016 | 18:35 WIB

OJK Teken Kerjasama dengan Kementerian Pariwisata

OJK Teken Kerjasama dengan Kementerian Pariwisata

Bisnis | Selasa, 19 April 2016 | 15:38 WIB

Atur Keberadaan Fintech, OJK Segera Bentuk Unit Khusus

Atur Keberadaan Fintech, OJK Segera Bentuk Unit Khusus

Bisnis | Selasa, 19 April 2016 | 12:49 WIB

Terkini

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:51 WIB

×