Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

PDIP Minta Tax Amnesty Tak Jadi Andalan Sumber Pendapatan Negara

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 28 Juni 2016 | 15:55 WIB
PDIP Minta Tax Amnesty Tak Jadi Andalan Sumber Pendapatan Negara
Politisi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno. [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Meski Dewan Perwakilan Rakyat telah mengesahkan RUU Pengampunan Pajak atau Tax Amnesty menjadi UU, namun masih ada sebagian fraksi yang belum setuju dengan pengesahan tersebut.

Seperti Fraksi dari PDIP yang masih memberikan catatan agar pemerintah tak mengandalkan tax amnesty untuk menjadi sumber pendapatan negara. Pasalnya, jika tak berjalan baik maka akan mengganggu postur anggaran di APBN.

"Kalau nanti masuk di APBN ternyata tidak berjalan baik, problem fiskal akan muncul. Makanya kami masih memberikan catatan soal ini," kata Wakil Ketua Fraksi PDIP,  Hendrawan Supratikno saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (28/6/2016).

Ia pun masih menyangsikan, bahwa pemerintah bisa menarik pajak sebesar Rp165 triliun. Pasalnya pemerintah belum memiliki data yang kuat siapa yang akan melakukan repatriasi dan deklarasi tersebut.

Hal senada juga diungkapkan oleh Rieke Diah Pitaloka yang meminta kepada DPR untuk menunda pengesehan tax amnesty ini lantaran terlalu dini.

"Ini masih belum jelas sepenuhnya harusnya ditunda, karena pembahasannya terlalu cepat," katanya.

Ia pun mempertanyakan potensi dana dari luar negeri Rp3 ribu triliun, namun hanya Rp165 triliun yang masuk dalam APBN.

"Mestinya Rp 3 ribu triliun yang masuk kas negara, tapi kenapa cuman Rp 166 triliun, Rp 3 ribu triliunnya ke mana?," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Usai Sahkan Tax Amnesty, DPR Bahas APBN-P 2016 di Rapat Paripurna

Usai Sahkan Tax Amnesty, DPR Bahas APBN-P 2016 di Rapat Paripurna

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 14:53 WIB

Ditolak 3 Fraksi, DPR Akhirnya Tetap Sahkan RUU Tax Amnesty

Ditolak 3 Fraksi, DPR Akhirnya Tetap Sahkan RUU Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 14:27 WIB

NasDem Tegaskan Pengampunan Pajak Bagian dari Reformasi Pajak

NasDem Tegaskan Pengampunan Pajak Bagian dari Reformasi Pajak

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 13:18 WIB

Sidang Paripurna DPR Soal Tax Amnesty Molor Sejam

Sidang Paripurna DPR Soal Tax Amnesty Molor Sejam

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 11:28 WIB

Ini Sekelumit Perjalanan RUU Tax Amnesty Hingga Paripurna DPR

Ini Sekelumit Perjalanan RUU Tax Amnesty Hingga Paripurna DPR

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 11:09 WIB

Ketua DPR Berharap RUU Tax Amnesty Mulus Disetujui

Ketua DPR Berharap RUU Tax Amnesty Mulus Disetujui

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 10:50 WIB

Paripurna Hari Ini, RUU Pengampunan Pajak Siap Disetujui

Paripurna Hari Ini, RUU Pengampunan Pajak Siap Disetujui

News | Selasa, 28 Juni 2016 | 06:11 WIB

Pengamat: RUU Tax Amnesty Bertentangan dengan UUD 1945

Pengamat: RUU Tax Amnesty Bertentangan dengan UUD 1945

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 14:40 WIB

Realisasi Penerimaan Pajak per Mei 2016 Capai Rp364,1 Triliun

Realisasi Penerimaan Pajak per Mei 2016 Capai Rp364,1 Triliun

Bisnis | Senin, 27 Juni 2016 | 14:06 WIB

Tarif Tebusan Jadi Pembahasan Alot di Panja RUU Pengampunan Pajak

Tarif Tebusan Jadi Pembahasan Alot di Panja RUU Pengampunan Pajak

Bisnis | Sabtu, 11 Juni 2016 | 08:51 WIB

Terkini

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:15 WIB

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06 WIB

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:18 WIB

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:22 WIB

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:16 WIB