Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Pemerintah Pastikan Inpex dan Shell Tak Hengkang Dari Blok Masela

Adhitya Himawan

Senin, 04 Juli 2016 | 10:14 WIB
Pemerintah Pastikan Inpex dan Shell Tak Hengkang Dari Blok Masela
Blok Masela. [maritim.go.id]

Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM Sujatmiko menegaskan bahwa dua investor pemilik Blok Masela, yakni Inpex dan Shell tidak akan hengkang dari Blok Masela. Menurutnya, raksasa industri minyak dan gas (migas) asal Jepang dan Belanda tersebut akan tetap bertahan untuk mengelola Blok Masela.

"Saya kira sampai saat ini mereka sudah menegaskan komitmennya untuk tetap bertahan di Blok Masela," kata Sujatmiko saat dihubungi Suara.com, Senin (4/7/2016).

Ia menjelaskan pembicaraan mengenai kelanjutan nasib pengelolaan Blok Masela antara Inpex dan Shell dengan Pemerintah Indonesia terus berlangsung. Bahkan pembicaraan sudah sampai kepada Presiden Joko Widodo. Hanya saja ia tak bisa memastikan kebenaran informasi permintaan Inpex dan Shell kepada Presiden Jokowi untuk memberikan jaminan tertulis mengenai penetapan pengelolaan Blok Masela dengan skema kilang darat (onshore). "Kalau soal itu, saya belum dapat informasi," jelas Sujatmiko.

Namun ia menegaskan kedua perusahaan tersebut sudah setuju untuk merevisi Plan of Development (POD) Blok Masela dari skema kilang terapung di laut (offshore) menjadi kilang darat. "Jadi tak ada masalah lagi soal itu," tutup Sujatmiko.

Sebagaimana diketahui, pembangunan Blok Masela ini kemungkinan besar akan mundur dari jadwal yang pernah ditetapkan oleh investor dan pemerintah. Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Sudirman Said menyatakan Final Investment Decision (FID) kemungkinan akan mundur dari jadwal yang ditargetkan pada 2018 mendatang.Itu artinya, kemungkinan besar jadwal onstream Blok Masela bisa mundur dari target saat ini, yakni pada tahun 2024.

Pengunduran jawal ini tak lepas dari keputusan Presiden Jokowi yang terlambat dalam memutuskan skema pengelolaan Blok Masela yang seharusnya sudah diputuskan pada Oktober 2015. Namun ditengah jalan, terjadi perdebatan keras antara Menteri ESDM Sudirman Said dengan Menko Maritim Rizal Ramli. Sudirman condong Blok Masela dikelola dengan kilang terapung, sementara Rizal Ramli memilih opsi kilang darat. Presiden Jokowi baru memutusan skema pengelolaan kilang darat untuk Blok Masela pada 23 Maret 2016.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Freeport Belum Respon Permintaan Hitung Ulang Harga Saham

Freeport Belum Respon Permintaan Hitung Ulang Harga Saham

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 18:44 WIB

Pemerintah Perpanjang Kontrak Migas di Lematang

Pemerintah Perpanjang Kontrak Migas di Lematang

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 15:03 WIB

Tahun Ini Indonesia Teken 6 Proyek Migas dengan Timur Tengah

Tahun Ini Indonesia Teken 6 Proyek Migas dengan Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 13:13 WIB

Maluku Harus Mainkan Peran di Blok Masela

Maluku Harus Mainkan Peran di Blok Masela

Bisnis | Sabtu, 28 Mei 2016 | 16:33 WIB

24 CEO dari Amerika Serikat Segera Berinvestasi di Sektor Energi

24 CEO dari Amerika Serikat Segera Berinvestasi di Sektor Energi

Bisnis | Kamis, 19 Mei 2016 | 10:30 WIB

Indonesia Gandeng Jerman Dukung  Pemanfaatan Energi Bersih

Indonesia Gandeng Jerman Dukung Pemanfaatan Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 19 Mei 2016 | 10:23 WIB

Tarif Listrik Naik, Pemerintah Siapkan Mekasime Pengaduan

Tarif Listrik Naik, Pemerintah Siapkan Mekasime Pengaduan

Bisnis | Jum'at, 29 April 2016 | 14:37 WIB

Pemerintah Berlakukan Layanan Satu Pintu Sambungan Listrik

Pemerintah Berlakukan Layanan Satu Pintu Sambungan Listrik

Bisnis | Jum'at, 29 April 2016 | 11:43 WIB

Ini Respon Freeport Soal Pemerintah Keberatan Harga Saham

Ini Respon Freeport Soal Pemerintah Keberatan Harga Saham

Bisnis | Senin, 25 April 2016 | 13:21 WIB

Kementerian ESDM Ajak Sarjana Muda Jadi Patriot Energi

Kementerian ESDM Ajak Sarjana Muda Jadi Patriot Energi

Bisnis | Kamis, 21 April 2016 | 14:37 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×