Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ingin Simpan Uang Aman? Instrumen Keuangan ini Bisa Jadi Pilihan

Angelina Donna | Suara.com

Senin, 04 Juli 2016 | 19:30 WIB
Ingin Simpan Uang Aman? Instrumen Keuangan ini Bisa Jadi Pilihan
Ilustrasi (freedigitalnetphoto)

Suara.com - Di zaman sekarang ini, menyimpan uang atau menabung tidak hanya bisa kita lakukan pada celengan atau bank saja tetapi juga ada instrumen keuangan lainnya. Menabung di bank memang lebih baik bila dibandingkan menyimpan uang dirumah dalam bentuk celengan. Selain uang kita aman disimpan bank, uang kita juga dapat bertambah dengan bunga yang bank berikan.

Namun dalam hal ini kita perlu memahami biasanya bank memiliki kebijakan dengan saldo minimal tertentu dan dikenakan pajak pada bunga bank. Selain itu, menabung di bank juga terdapat biaya administrasi yang dikenakan setiap bulannya.

Maka dari itu, apabila uang kita kurang dari saldo yang ditentukan untuk menerima bunga, maka kita tidak diberikan bunga oleh pihak bank. Bahkan menyimpan uang di bank terkadang membuat uang kita berkurang karena biaya administrasi bulanannya. Selain itu ternyata bunga yang diberikan pihak bank tidak mampu melawan inflasi yang terjadi setiap tahunnya.

Lantas, Adakah cara bagi kita menyimpan uang selain dengan aman tetapi tetap mendapatkan hasil yang untung meski memiliki dana yang minim?

Jawaban dari pertanyaan di atas adalah tentunya ada. Seiring dengan perkembangan dunia keuangan dan investasi, kini reksa dana hadir menjadi alternatif untuk menyimpan uang dengan potensi keuntungan yang menarik serta dapat dimulai dengan minimum pembelian yang relatif rendah, yakni Rp100 ribu.

Reksa dana terdiri dari beberapa jenis yaitu reksa dana saham, reksa dana campuran, reksa dana pendapatan tetap, dan reksa dana pasar uang. Setiap jenis reksa dana ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda dalam menghasilkan keuntungan (return) dan risiko.

Dari keempat jenis reksa dana di atas, reksa dana jenis pasar uang menjadi instrumen yang hampir mirip dengan tabungan atau deposito. Jenis reksa dana ini cocok bagi kita yang menyimpan uang dengan tujuan jangka pendek yang relatif aman dan potensi return yang dihasilkan melebihi bunga deposito ataupun tabungan bank.

Reksa dana pasar uang sendiri adalah produk investasi yang dikelola oleh manajer investasi ke dalam deposito dan obligasi yang memiliki jatuh tempo kurang dari setahun. Meski portofolio reksa dana ini mayoritas berupa deposito, tetapi return yang dhasilkan bisa lebih besar karena pada reksa dana tidak dikenakan pajak dan biaya administrasi seperti yang diterapkan bank dalam menabung.

Sebagai contoh, apabila kita menyimpan uang sebesar Rp50 juta pada deposito bank sejak setahun lalu, dengan rata-rata bunga deposito sekitar4,25 persen per tahun, maka uang kita hanya bertambah Rp2,12 juta menjadi Rp52,12 saja, yang menjadi catatan hasil dari deposito ini belum bersih karena masih dipotong pajak atas bunga deposito sebesar 20 persen sehingga kita hanya menerima Rp51,70 juta saja.

Sementara itu, bila kita berinvestasi pada salah satu reksa dana pasar uang Syailendra Dana Kas yang dikelola oleh PT Syailendra Capital, dalam setahun terakhir mampu menghasilkan return 7,70 persen. Ini artinya apabila kita menyimpan uang Rp50 juta di reksa dana Syailendra Dana Kas sejak setahun lalu, uang kita telah bertambah sebesar Rp3,85 juta menjadi Rp53,85 juta. Tentunya hasil investasi reksa dana pasar uang lebih besar dibandingkan dengan deposito di bank.

Reksa dana pasar uang ini juga cocok bagi kita yang baru saja mengenal investasi. Sebeb jenis reksa dana ini memiliki fluktuasi pasar yang relatif rendah dan stabil pertumbuhannya sehingga seorang yang baru mengenal investasi pun tidak perlu cemas atau kahwatir bahwa uangnya akan hilang akibat penurunan harga pasar yang tajam.

Jadi, bagi yang belum tahu tentang reksa dana, kita bisa coba reksa dana pasar uang untuk dapatkan keuntungan yang lebih dan aman.

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investasi Hanya Rp100 Ribu, Ini Keunggulan Reksa Dana

Investasi Hanya Rp100 Ribu, Ini Keunggulan Reksa Dana

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 14:47 WIB

Sebelum Berinvestasi Reksa Dana, Kenali 4 Biaya Ini

Sebelum Berinvestasi Reksa Dana, Kenali 4 Biaya Ini

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 16:00 WIB

Ingin Masa Depan Cerah? Jangan Lakukan 5 Hal Ini Di Usia 20-an

Ingin Masa Depan Cerah? Jangan Lakukan 5 Hal Ini Di Usia 20-an

Bisnis | Sabtu, 11 Juni 2016 | 11:20 WIB

Ingin Hidup Tenang? Yuk, Atur Keuangan dengan 4 Cara Ini

Ingin Hidup Tenang? Yuk, Atur Keuangan dengan 4 Cara Ini

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2016 | 18:32 WIB

3 Hal Ini Bikin Anda Jatuh Hati Untuk Berinvestasi Emas

3 Hal Ini Bikin Anda Jatuh Hati Untuk Berinvestasi Emas

Bisnis | Kamis, 02 Juni 2016 | 09:03 WIB

Tertarik Usaha Franchise? Ikuti 3 Kiat Ini Untuk Memulainya

Tertarik Usaha Franchise? Ikuti 3 Kiat Ini Untuk Memulainya

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2016 | 10:27 WIB

Terkini

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bulog Tindaklanjuti Aspirasi Petani dan Pastikan Serap Tebu Petani Blora Sesuai Harga Pemerintah

Bisnis | Sabtu, 04 April 2026 | 06:17 WIB

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Menkeu Purbaya Lantik Fauzi Ichsan Jadi Dewan Pengawas INA

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 18:20 WIB

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Dua Pekan Lagi OJK Mau Geruduk Kantor MSCI, Apa yang Dibahas?

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:59 WIB

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Airlangga: Prabowo Mau Kirim Tim ke Korea Selesaikan Proyek Jet Tempur KF-21

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:55 WIB

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:51 WIB

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Emiten MPMX Cetak Laba Bersih Rp 462 M Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:40 WIB

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

BPS Ungkap Penginapan Hotel Lesu di Februari 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:33 WIB

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

DJP Tebar Insentif, Denda Telat Lapor SPT Tahunan 2025 Dihapuskan Hingga 30 April

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 16:15 WIB