Politisi Nasdem Sayangkan Akuisisi Newmont Oleh Swasta

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 12 Juli 2016 | 08:11 WIB
Politisi Nasdem Sayangkan Akuisisi Newmont Oleh Swasta
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Nasdem Kurtubi. [Suara.com/Adhitya Himawan]

MedcoEnergi Group telah mengambil alih kepemilikan saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) sebesar 82,2 persen. Dengan aksi korporasi ini, sang pemik MedcoEnergi Group, konglomerat Arifin Panigoro mewujudkan mimpinya mengambil alih kepemilikan Newmont yang sebelumnya dikuasai  Nusa Tenggara Partnership B.V (NTP), PT Multi Daerah Bersaing (PT MDB), dan PT Indonesia Masbaga Investama 

Secara keseluruhan, nilai pembelian 82,2 persen saham Newmont tersebut mencapai 2,6 miliar Dolar Amerika Serikat (AS). Hingga kini belum diketahui secara lengkap darimana saja sumber pendanaan yang diperoleh MedcoEnergi Group untuk bisa melakukan akuisisi.  

Namun diketahui bahwa sebagian pendanaan MedcoEnergi Group untuk membeli saham Newmont berasal dari kredit dari tiga bank BUMN, yaitu Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Negara Indonesia (BNI). Bank Mandiri menyokong dengan pinjaman 750 juta Dolar AS, BRI menyokong pinjaman 150 juta Dolar AS, dan BNI juga mengucurkan pinjaman 260 juta Dolar AS.

Tentu saja, sokongan pendanaan dari Bank BUMN tersebut mendapat kritik dari Anggota Komisi VII DPR RI Kurtubi. “Seharusnya kalau bank BUMN terlibat pendanaan, yang disokong adalah BUMN pertambangan, bukan swasta. Yang harus diutamakan adalah sinergi dengan sesama BUMN,” kata Kurtubi saat dihubungi Suara.com, Selasa (12/7/2016).

Pria yang sebelumnya menjadi pengamat migas dan minerba tersebut mengakui pada dasarnya, karena transaksi sudah terjadi, proses akuisisi Newmont oleh MedcoEnergi Group harus dihormati. Namun ia menyayangkan terkait aset sumber daya alam (SDA) yang begitu vital dan strategis seperti tambang mineral Newmont di Nusa Tenggara Barat (NTB), seharusnya pemerintah lebih memprioritaskan BUMN yang bergerak dibidang pertambangan. “Ini saya juga tidak mengerti, kenapa BUMN tambang kita malah diam tidak bereaksi,” ujar Kurtubi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjualan Saham Newmont Milik Pemprov NTB Dinilai Tepat

Penjualan Saham Newmont Milik Pemprov NTB Dinilai Tepat

Bisnis | Senin, 04 Juli 2016 | 08:42 WIB

Arifin Panigoro Kini Jadi Pemilik Newmont

Arifin Panigoro Kini Jadi Pemilik Newmont

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 17:31 WIB

HIPMI Dukung BUMN Ambil Alih Saham Newmont

HIPMI Dukung BUMN Ambil Alih Saham Newmont

Bisnis | Selasa, 19 April 2016 | 13:18 WIB

Dicecar Soal Newmont, Arifin Panigoro Masih Bungkam

Dicecar Soal Newmont, Arifin Panigoro Masih Bungkam

Bisnis | Selasa, 12 April 2016 | 14:11 WIB

Soal Akuisisi Newmont, Medco Belum Lapor Kementerian ESDM

Soal Akuisisi Newmont, Medco Belum Lapor Kementerian ESDM

Bisnis | Senin, 11 April 2016 | 13:47 WIB

Sampai 2015, Newmont Setor Pajak dan Royalti Rp34,7 Triliun

Sampai 2015, Newmont Setor Pajak dan Royalti Rp34,7 Triliun

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2016 | 17:04 WIB

Gubernur NTB: Pemerintah Pusat Jadi Beli Saham Newmont Nggak?

Gubernur NTB: Pemerintah Pusat Jadi Beli Saham Newmont Nggak?

Bisnis | Minggu, 13 Desember 2015 | 19:45 WIB

Penambangan Newmont Kini Masuki Fase ke 7

Penambangan Newmont Kini Masuki Fase ke 7

Bisnis | Minggu, 06 Desember 2015 | 23:40 WIB

Penjualan Saham PT NNT ke Arifin Panigoro Ditentang

Penjualan Saham PT NNT ke Arifin Panigoro Ditentang

Bisnis | Jum'at, 27 November 2015 | 06:26 WIB

Gubernur NTB Minta Izin Ekspor Newmont Tak Diperpanjang

Gubernur NTB Minta Izin Ekspor Newmont Tak Diperpanjang

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2015 | 02:12 WIB

Terkini

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:45 WIB

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:39 WIB

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:32 WIB

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:21 WIB

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 22:05 WIB

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 21:33 WIB

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:38 WIB

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:32 WIB

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:20 WIB

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 19:19 WIB