Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Haidar Bagir, Berdakwah Sekaligus Berbisnis Lewat Mizan Group

Adhitya Himawan

Sabtu, 16 Juli 2016 | 08:18 WIB
Haidar Bagir, Berdakwah Sekaligus Berbisnis Lewat Mizan Group
CEO Mizan Publika Group Haidar Bagir di Jakarta, Kamis (14/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Bagi anda yang penggemar buku-buku bernuansa Islam, pastilah telah familiar dengan penerbit Mizan Pustaka. Mizan Pustaka merupakan salah satu pionir penerbit buku-buku pemikiran Islam dengan nuansa modern. Kini bisnis Mizan telah merambah ke berbagai bidang dan berkembang menjadi holding Mizan Publika Group.

Berdirinya Mizan tak bisa dilepaskan dari sosok pendiri sekaligus pemilik Mizan Group, Haidar Bagir. Pria bernama lengkap Haidar Bagir Gamar Assegaf ini lahir di Solo, Jawa Tengah 20 Februari 1957. ini adalah alumnus Teknologi Industri ITB 1982 dan mengenyam pendidikan pasca sarjana di Pusat Studi Timur Tengah Harvard University , AS 1990-1992, dan S-3 Jurusan Filsafat Universitas Indonesia (UI) dengan riset selama setahun (2000 – 2001) di Departemen Sejarah dan Filsafat Sains, Indiana University, Bloomington, AS.

Perjalanan merintis bisnis penerbitan buku Mizan dimulai saat Haidar muda kuliah di Jurusan Teknik Industri ITB pada masa 1976-1982. Kala itu, Haidar muda aktif di berbagai gerakan Islam kampus. Salah satunya aktif di unit pustaka Masjid Salman ITB. Perpustakaan Masjid Salman ITB tergolong salah satu yang termaju pada zaman itu.

“Banyak buku literature kajian Islam dari luar ada di perpustakaan Masjid Salman. Saya juga belajar segala hal yang terkait seluk beluk penerbitan dan percetakan buku sewaktu saya aktif di Unit Pustaka Masjid Salman tersebut,” kata Haidar dalam wawancara khusus dengan Suara.com, di Jakarta, Kamis (14/7/2016).

Menjelang lulus, Haidar sejak awal sudah berniat menjadi seorang pengusaha. Ia mengaku tak terpikir untuk bekerja kepada orang lain. Dengan bantuan dari sang paman Haidar beserta kawannya (keduanya pengusaha di Jakarta), Haidar mendapat bantuan modal kurang lebih Rp40 juta. “Akhirnya pada 7 Maret 1983, saya resmi mendirikan dan memulai usaha penerbitan Mizan Pustaka,” ujar Haidar.

Ia menjelaskan momen pendirian Mizan Pustaka sangat pas dengan momentum terbentuknya kelas menengah masyarakat Islam di Indonesia pada dekade 1970-an. Menurutnya, kelas ini terbentuk setelah Indonesia pada tahun 1950-an membuka pintu bagi kalangan santri untuk memasuki Perguruan Tinggi yang ada di Indonesia. Sebelum itu, terutama pada masa penjajahan, hanya orang Belanda dan kalangan Ningrat atau Priyayi yang bisa menempuh studi di perguruan tinggi di Indonesia seperti STOVIA dan lain-lain.

Kelas menengah baru ini mulai memasuki kantor-kantor pemerintahan dan swasta pada 1970-an. Kelompok ini membutuhkan buku-buku bacaan Islam dengan desain yang menarik, topik-topik yang modern dan mampu menjawab tantangan kebutuhan zaman. Sementara penerbit buku-buku Islam sebelum kehadiran Mizan, lebih banyak berkutat pada kajian Islam klasik seputar masalah Fiqih dengan desain yang kurang menarik dan modern.

“Kelahiran Mizan pada zaman itu menjawab persoalan itu. Secara perlahan-lahan selama belasan tahun, bisnis kami semakin maju. Sesudah reformasi 1998, akhirnya kami memiliki mesin percetakan sendiri yang besar. Kami juga memiliki jaringan distributor sendiri. Sekarang dalam setahun, rata-rata kami bisa menerbitkan 600 judul buku baru,” jelas Haidar.

Seiring perjalanan waktu, Mizan Pustaka melebarkan sayap ke penerbitan buku-buku non Islam, namun tetap dalam koridor pemikiran yang mencerahkan atau memberi inspirasi. Haidar berpegang pada prinsip untuk menebarkan kebaikan secara universal, tidak hanya untuk satu segmen masyarakat tertentu saja.

Kini setelah 33 tahun berdiri, Mizan berkembang pesat. Tak melulu bergerak di bidang penerbitan buku, Mizan Pustaka berkembang menjadi Mizan Publika Group dengan berbagai anak usaha. Kelompok Mizan terdiri dari beberapa lini: penerbitan, distribusi, percetakan dan new media. 

Di bawah lini penerbitan terdapat beberapa penerbit, yang juga memiliki beberapa imprint di bawahnya. Penerbit Mizan, misalnya, memiliki Qanita, Kaifa, Mizania, dan beberapa imprint lain. Penerbit DAR!Mizan mengkhususkan diri pada prodauk anak dan remaja, dan miliki imprint  seperti CAB serta seri-seri terkenal seperti Kecil-Kecil Punya Karya (KKPK), Fantasteen, PinkBerry Club, Cerita Balita, dan lain-lain. Penerbit Bentang bermarkas di Yogyakarta dikenal dengan buku-buku novel, traveling, sastra dan budaya, juga memiliki imprint sepert BFirst, BentangBelia, dan lain-lain. Penerbit Noura menerbitkan berbagai genre buku mulai dari agama, sastra indonesia, fiksi fantasi, hingga anak-anak. Sementara itu, Penerbit Al-Mizan mengkhusukan diri pada penerbitan buku-buku wacana yang ditulis dengan serius dan akademis. Lalu, Penebit PelangiMizan berkonsentrasi pada penerbitan buku-buku lux dan dijual secara paket.

Di lini distribusi, kelompok Mizan memiliki Mizan Media Utama (MMU) yang mendistribusikan buku-buku Mizan secara luas ke toko-toko buku di Indonesia. MMU juga mengelola toko buku online  mizanstore.com serta penjualan e-book lewat pelbagai platform. Sementara itu, Mizan Dian Semesta (MDS) menditribusikan buku-buku lux yang dikemas dalam paket-paket menarik. Saat ini MDS memiliki ribuan book advisor yang berhubungan langsung dengan konsumen, baik melalui jaringan online maupun offline.

Pada lini media baru (new media), didirikanlah Mizan Productions yang khusus memproduksi film dan acara televisi. Film-film yang sukses di antaranya adalah Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, Garuda di Dadaku, Emak Ingin Naik Haji, 3Hati 2Dunia 1Cinta (memenangkan tujuh Piala Citra), Perahu Kertas, Mencari Hilal,dan lain-lain. Selain itu, pada lini new media ini dibentuklah Mizan Application Publishers yang memproduksi aplikasi aplikasi interaktif, terutama untuk anak dan keluarga.

 Sementara itu, MizanMobile ditugaskan untuk mengembangkan content yang bisa disebarluaskan melalui telco (perusahaan telekomunikasi) dan dikonsumsi melalui handphone.

Kelompok Mizan juga didukung oleh unit perusahaan percetakan yang modern dan berkualitas, yaitu Mizan Grafika Sarana (MGS).

Bagi Haidar, berdirinya Mizan adalah sebuah bisnis yang mampu menampung idealisme serta passion-nya. Ia mengakui bahwa kesuksesan komersial atau profit bukan menjadi prioritas pertama dalam hidupnya. “Bagi saya lebih penting bagaimana kita bisa berdakwah serta menebar kebaikan bagi masyarakat umum. Tentu agar kita bisa menjadi orang seperti itu, kita harus kecukupan secara materi. Nah kecukupan secara materi inilah yang saya capai dengan berbisnis namun sesuai dengan cita-cita dan semangat saya,” tutup Haidar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bukan Sekadar Buku Nasihat, Ini Alasan "4 You, Ladies" Berasa Seperti 'Teman Ngobrol' Sehari-hari

Bukan Sekadar Buku Nasihat, Ini Alasan "4 You, Ladies" Berasa Seperti 'Teman Ngobrol' Sehari-hari

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:12 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Inspiratif, Kisah Mantan TKI Jadi Pencipta Lapangan Kerja di Lampung

Inspiratif, Kisah Mantan TKI Jadi Pencipta Lapangan Kerja di Lampung

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kisah Ratna Wirahadikusumah, Perempuan di Balik Pembangunan 250 Gerai Restoran di Indonesia

Kisah Ratna Wirahadikusumah, Perempuan di Balik Pembangunan 250 Gerai Restoran di Indonesia

Lifestyle | Senin, 11 Mei 2026 | 16:10 WIB

Dari Kios Sederhana ke Kairo: Kisah Ayah di Makassar Kuliahkan Anak ke Mesir Lewat Usaha Warung

Dari Kios Sederhana ke Kairo: Kisah Ayah di Makassar Kuliahkan Anak ke Mesir Lewat Usaha Warung

Lifestyle | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:40 WIB

Tak Kenal Menyerah, Ibu Anastasya Buktikan Setiap Perjuangan Layak Ditemani

Tak Kenal Menyerah, Ibu Anastasya Buktikan Setiap Perjuangan Layak Ditemani

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 13:00 WIB

Bye-bye Polusi! Kisah Inspiratif Pak Zaki yang Pilih Lari 4 KM ke Sekolah Demi Efisiensi Bensin

Bye-bye Polusi! Kisah Inspiratif Pak Zaki yang Pilih Lari 4 KM ke Sekolah Demi Efisiensi Bensin

Your Say | Sabtu, 04 April 2026 | 17:50 WIB

Kisah Inspiratif Mengejar Mimpi ke Negeri Kanguru Bersama Neng Koala

Kisah Inspiratif Mengejar Mimpi ke Negeri Kanguru Bersama Neng Koala

Your Say | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:45 WIB

Cerita Mantan Tentara Jerman Banting Setir jadi Pengusaha Properti di RI

Cerita Mantan Tentara Jerman Banting Setir jadi Pengusaha Properti di RI

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:33 WIB

Hadirkan Mudik Corner, Suara.com Berikan Ruang Inspiratif Temani Perjalanan Pulang

Hadirkan Mudik Corner, Suara.com Berikan Ruang Inspiratif Temani Perjalanan Pulang

Lifestyle | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB