Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Ini 9 Biaya yang Dapat Anda Hemat di Perjalanan

Angelina Donna | Suara.com

Senin, 25 Juli 2016 | 19:30 WIB
Ini 9 Biaya yang Dapat Anda Hemat di Perjalanan
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Kebanyakan orang menunda rencana perjalanan mereka karena mereka berpikir mereka terlalu sibuk, atau terlalu mahal. Jika Anda menundanya untuk alasan kedua, menyimpan uang ketika melakukan perjalanan adalah mudah.

Kenyataannya, melakukan perjalanan secara hemat adalah menyenangkan, dan dengan sedikit rencana, Anda dapat mengesampingkan pengeluaran-pengeluaran yang tidak diinginkan berikut yang oleh banyak orang dibayar.

Berikut ini adalah pengeluaran-pengeluaran yang dapat Anda hilangkan pada saat perjalanan.

1. Hindari menukarkan uang di airport

Segera setelah Anda mendarat di luar negeri, Anda akan segera memerlukan sejumlah uang dalam mata uang lokal. Tampaknya sungguh mudah, karena Anda dapat menukarkan rupiah itu sendiri di airport. Tetapi ingat, memilih menukar uang di airport membuat Anda segera tahu bahwa ongkos tukarnya sangat tinggi.

Anda dapat kehilangan lebih dari 10-15% tambahan di sini, jika dibandingkan dengan money changer lain yang berada di kota.

2. Beban biaya kartu ATM

ATM terdapat di mana-mana, menghadirkan mata uang lokal sangat kepada Anda, di manapun Anda. Tetapi, menarik uang di luar negeri menggunakan kartu debit Anda dapat lebih mahal dalam bentuk tambahan biaya. Kebanyakan bank akan membebankan tarif flat Rp10.000,- sampai Rp25.000,- untuk setiap penarikan uang tunai di luar pajak dan biaya konversi mata uang.

3. Beban biaya kartu kredit

Pembelian yang dilakukan di luar negeri menggunakan kartu kredit menjadi sangat mahal, karena kartu membebankan biaya tambahan ketika Anda menggunakannya di berbagai outlet yang berbeda. Ini meningkatkan keseluruhan biaya dari pembelian Anda, yang mana hal ini dapat dihindari.

Perusahaan kartu biasanya membebankan biaya sekitar 3-4% dari jumlah transaksi dan pajak untuk setiap transaksi luar negeri. Kebanyakan, biaya ini terpisah dari biaya konversi yang berkisar 1-2% dari jumlah transaksi.

4. Beban biaya musim puncak liburan

Apakah Anda terbiasa membuat rencana perjalanan beberapa detik sebelum pergi? Anda tidak sendiri. Tapi, sebenarnya itu sangat salah dilakukan. Kebanyakan maskapai penerbangan dan hotel mengenakan biaya lebih tinggi pada hari-hari yang dekat dengan tanggal pemesanan. Juga, biaya selama akhir pekan dan musim puncak liburan lebih tinggi jika dibandingkan dengan hari biasa. Rencanakan jauh-jauh hari, pesanlah jauh-jauh hari, dan hematlah uang uang Anda. Jika tidak biayanya membengkak!

5. Biaya medis

Hindari pengeluaran biaya medis ketika Anda bepergian ke luar negeri, karena biayanya sangat mahal sehingga dapat menjadi penghalang. Pastikan Anda mendaftar asuransi perjalanan untuk menghadapi berbagai macam kemungkinan seperti situasi tidak menguntungkan di luar negeri. Asuransi perjalanan menawarkan perlindungan medis terhadap setiap darurat medis bersamaan dengan perlindungan bagi kehilangan bagasi, keterlambatan bagasi atau kecelakaan pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 06:50 WIB

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:14 WIB

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Foto | Selasa, 16 Mei 2023 | 19:21 WIB

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

Your Say | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:30 WIB

Terkini

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:33 WIB

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:22 WIB

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:14 WIB

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:18 WIB

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:49 WIB

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:34 WIB

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:11 WIB

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:10 WIB