IPW Kembali Dorong Usulan DP 0 Persen untuk Beli Rumah

Adhitya Himawan

Jum'at, 05 Agustus 2016 | 01:14 WIB
IPW Kembali Dorong Usulan DP 0 Persen untuk Beli Rumah
Komplek perumahan sederhana di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (3/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Dampak pelonggaran kebijakan Loan to Value (LTV) dengan menurunkan besaran uang muka sampai 15 persen dari sebelumnya 20 persen masih dianggap belum memberikan dampak signifikan di pasar properti. Pasar perumahan yang masih mengalami tekanan dengan penurunan penjualan di Q2-2016 sebesar -13,3 persen masih menunjukkan pasar belum bergerak meskipun suku bunga acuan (BI Rate) sudah dipangkas sampai 6,5 persen.

"Indonesia Property Watch (IPW) masih berharap usulannya mengenai uang muka atau down payment (DP) 0 persen untuk pembelian rumah segera direalisasikan oleh Bank Indonesia (BI)," kata Direktur Eksekutif IPW Ali Tranghanda dalam keterangan resmi, Rabu (Kamis (4/8/2016).

Dalam proses pembelian rumah khususnya end user untuk rumah pertama, sebagian besar terkendala besarnya uang muka, kemudian baru faktor besaran cicilan. Sebagai ilustrasi bila seorang konsumen ingin membeli rumah seharga Rp 200 juta, maka dia harus menyiapkan uang muka sebesar Rp 30 – 40 jutaan. Dengan asumsi berpenghasilan Rp 7,5 juta per bulan saja dengan kebutuhan per bulan 5 jutaan, maka dia masih harus menabung Rp 2,5 juta per bulan selama 12 – 16 bulan untuk dapat menyiapkan uang muka. Namun beban akan semakin berat ketika harus ditambah kebutuhan cicilan untuk motor, mobil, dan kartu kredit.

"Artinya tanpa ada uang muka, konsumen tidak dapat segera membeli rumah. Ironisnya ketika uang muka telah terkumpul selama 12 bulan, maka harga rumah sudah naik lagi dan dia harus terus menabung," ujar Ali.

Karenanya Indonesia Property Watch mengingatkan kembali perlunya Bank Indonesia melakukan kebijakan yang drastis dengan menurunkan besaran uang muka sampai 0 persen. Bila aturan perbankan tidak memungkinkan sebesar 0 persen, maka Indonesia Property Watch meminta jawaban berapa besaran uang muka yang serendah-rendahnya. “Bisa 1 persen, 2 persen, atau 5 persen silakan dibahas, namun untuk 15 persen masih terlihat seakan-akan Bank Indonesia memberikan pelonggaran setengah hati," jelas Ali.

Bahkan ironisnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) malah mewacanakan DP 0 persen untuk kendaraan bermotor. "Ini sungguh mind set yang keliru dari otoritas keuangan,” kritik Ali. Bukan tanpa alasan, bahwa karakteristik kredit konsumen dengan jaminan kendaraan bermotor tentunya berbeda dengan perumahan yang jelas-jelas lebih aman. Dengan wacana DP 0 persen untuk kendaraan bermotor malah membuat banyak masyarakat yang bersifat konsumtif membeli motor, akhirnya kemacetan makin bertambah.

Saat ini memang untuk rumah pertama FLPP dengan subsidi pemerintah telah diberlakukan uang muka 1 persen namun masih belum berjalan sepenuhnya. Oleh sebab itu, IPW berharap kebijakan pelonggaran uang muka ini dapat menyasar untuk segmen menengah. "Karena ternyata segmen menengah yang mempunyai cukup daya beli pun masih kesulitan untuk membeli rumah," tutup Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IPW: Tax Amnesty Harus Disertai Insentif Bagi Industri Properti

IPW: Tax Amnesty Harus Disertai Insentif Bagi Industri Properti

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 12:17 WIB

IPW Prediksi Sektor Properti di Semester II 2016 Berpotensi Naik

IPW Prediksi Sektor Properti di Semester II 2016 Berpotensi Naik

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 19:32 WIB

Penjualan Properti Jabodetabek-Banten Q2 2016 Turun 48,82 Persen

Penjualan Properti Jabodetabek-Banten Q2 2016 Turun 48,82 Persen

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 17:32 WIB

Tax Amnesty Bikin Kapitalisasi Pasar Konstruksi Rp2000 Triliun

Tax Amnesty Bikin Kapitalisasi Pasar Konstruksi Rp2000 Triliun

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 20:13 WIB

Ini Dampak Buruk Tax Amnesty Bagi Industri Properti Versi IPW

Ini Dampak Buruk Tax Amnesty Bagi Industri Properti Versi IPW

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 19:09 WIB

IPW Prediksi 60 Persen Dana Repatriasi Incar Sektor Properti

IPW Prediksi 60 Persen Dana Repatriasi Incar Sektor Properti

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 18:34 WIB

IPW Serukan Bank Tanah Jadi Program Perumahan Skala Nasional

IPW Serukan Bank Tanah Jadi Program Perumahan Skala Nasional

Bisnis | Selasa, 12 Juli 2016 | 13:25 WIB

Ternyata Orang Indonesia Lebih Sering Cari Rumah Pada Hari Kamis

Ternyata Orang Indonesia Lebih Sering Cari Rumah Pada Hari Kamis

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 11:41 WIB

Inilah 9 Tugas Prioritas untuk Tito Karnavian Jika Jadi Kapolri

Inilah 9 Tugas Prioritas untuk Tito Karnavian Jika Jadi Kapolri

News | Kamis, 23 Juni 2016 | 08:14 WIB

REI Prediksi Pasar Perumahan akan Membaik 2 Bulan Pasca Lebaran

REI Prediksi Pasar Perumahan akan Membaik 2 Bulan Pasca Lebaran

Bisnis | Selasa, 21 Juni 2016 | 12:12 WIB

Terkini

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:41 WIB

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:38 WIB

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:28 WIB

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:23 WIB

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:21 WIB

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Soroti Aksi 28 Oktober, LBH Yogyakarta Ungkap 32 Korban dan Dugaan Kekerasan

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:20 WIB

×