Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menteri Susi: Produksi Ikan Naik 3,89 Persen di Q2 2016

Adhitya Himawan

Rabu, 17 Agustus 2016 | 11:21 WIB
Menteri Susi: Produksi Ikan Naik 3,89 Persen di Q2 2016
]Suasana transaksi jual beli ikan tangkap di pusat pelelangan pelabuhan Muara Angke, Jakarta, Rabu (4/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menginginkan kemerdekaan yang telah diraih Negara Kesatuan Republik Indonesia selama ini tidak sampai terambil lagi oleh model penjajahan gaya baru.

"Kemerdekaan yang jika tidak pandai kita menjaganya, maka bukan tidak mungkin akan terambil kembali oleh penjajahan gaya baru. Penjajahan yang tidak hanya mengintimidasi lewat senjata melainkan penjajahan secara ekonomi," kata Susi Pudjiastuti dalam pernyataan menyambut Peringatan HUT ke-71 Kemerdekaan RI, Rabu (17/8/2016).

Menurut Susi Pudjiastuti, penjajahan secara ekonomi itu bisa membuat rakyat Indonesia seolah akan menjadi pekerja di tanahnya sendiri, sedangkan para pemodal besar dengan bebasnya menjadi Tuan di tanah jajahan barunya.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI mengingatkan bahwa kemerdekaan yang saat ini kita rasakan tidaklah dicapai dengan mudah melainkan dengan perjuangan yang mengorbankan harta, jiwa, dan raga para pahlawan.

"Kemerdekaan yang berarti bebas mengelola wilayah dan sumberdaya di dalamnya serta berdaulat secara penuh dalam wilayah negara Indonesia tanpa campur tangan pihak manapun," katanya.

Untuk itu, ujar dia, rakyat khususnya generasi muda tidak boleh terlena dan bermalas diri karena kelengahan dalam mempersiapkan diri menghadapi arus globalisasi akan menjadi celah bagi kehancuran.

Sebagai abdi negara sektor kelautan dan perikanan, lanjut Susi, pihaknya harus bekerja keras, memunculkan inovasi dan terus melayani masyarakat kelautan dan perikanan Indonesia.

"Apa yang telah kita perjuangkan selama ini, alhamdulillah telah membuahkan hasil yang ditunjukkan dengan meningkatnya produksi perikanan nasional pada triwulan II tahun 2016 yang mencapai 5,99 juta ton. Produksi tersebut merupakan kontribusi dari produksi perikanan tangkap senilai 1,68 juta ton dan produksi perikanan budidaya sebanyak 4,32 juta ton," katanya.

Menteri Susi juga mengingatkan, apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2015, produksi perikanan Indonesia triwulan II tahun 2016 mengalami peningkatan hingga sebesar 3,89 persen.

Peningkatan produksi perikanan secara nasional inilah, menurut dia, yang menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi perikanan triwulan II 2016 sebesar 6,06 persen.

Selain itu, Menteri Susi juga mengemukakan bahwa kebijakan untuk melindungi laut dari pihak asing telah terbukti meningkatkan produksi perikanan tangkap Indonesia. Kekayaan laut nasional hanya untuk nelayan lokal.

"Larangan penangkapan ikan juga berlaku bagi nelayan asing yang memiliki usaha patungan dengan nelayan lokal. Upaya mendorong sektor perikanan dalam negeri mesti dilakukan dengan menerapkan aturan secara ketat dan disiplin," katanya.

Hal tersebut, lanjutnya, tak lain bertujuan agar pembangunan sektor perikanan di Indonesia tumbuh secara berkelanjutan. Kita sangat membuka peluang untuk usaha pengolahan perikanan.

Semua kebijakan ini merupakan upaya agar Indonesia tetap menjadi bangsa yang merdeka di lautnya sendiri dan memiliki kedaulatan memanfaatkan sumberdaya lautnya sendiri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Susi Tuding Aturan Selama Ini Pro Ilegal Fishing

Menteri Susi Tuding Aturan Selama Ini Pro Ilegal Fishing

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 10:38 WIB

Pemerintah Tegaskan Pelarangan Perikanan Tangkap Bagi Asing

Pemerintah Tegaskan Pelarangan Perikanan Tangkap Bagi Asing

Bisnis | Minggu, 07 Agustus 2016 | 09:50 WIB

Menteri Susi Tenggelamkan 71 Kapal Asing

Menteri Susi Tenggelamkan 71 Kapal Asing

Foto | Senin, 01 Agustus 2016 | 13:42 WIB

KKP Bangun Sentra Kelautan & Perikanan di Pulau Terdepan

KKP Bangun Sentra Kelautan & Perikanan di Pulau Terdepan

Bisnis | Jum'at, 29 Juli 2016 | 23:08 WIB

Susi Pudjiastuti Serahkan Masalah Reklamasi Ke Luhut

Susi Pudjiastuti Serahkan Masalah Reklamasi Ke Luhut

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 13:51 WIB

Perangi Pencurian Ikan, Susi Ajak Asia Pasifik Berbagi Data

Perangi Pencurian Ikan, Susi Ajak Asia Pasifik Berbagi Data

Bisnis | Kamis, 28 Juli 2016 | 06:52 WIB

Dana Rp300 Miliar Disiapkan Buat Bangun Industri Perikanan Natuna

Dana Rp300 Miliar Disiapkan Buat Bangun Industri Perikanan Natuna

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 15:09 WIB

Susi Jelaskan Status Reklamasi Teluk Benoa

Susi Jelaskan Status Reklamasi Teluk Benoa

Foto | Selasa, 26 Juli 2016 | 15:09 WIB

KKP Targetkan Investasi Perikanan Swasta Tahun Ini Rp15 Triliun

KKP Targetkan Investasi Perikanan Swasta Tahun Ini Rp15 Triliun

Bisnis | Sabtu, 23 Juli 2016 | 17:09 WIB

Di Hari Kemerdekaan RI, KKP akan Tenggelamkan 30 Kapal di Natuna

Di Hari Kemerdekaan RI, KKP akan Tenggelamkan 30 Kapal di Natuna

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 16:25 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×