Menperin Ajak Industri Manfaatkan Inovasi Lima Balai Besar

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 22 Agustus 2016 | 09:08 WIB
Menperin Ajak Industri Manfaatkan Inovasi Lima Balai Besar
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi B4T di Bandung, Jawa Barat, Sabtu petang (20/8/2016). [Dok Kementerian Perindustrian]

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengajak pelaku industri berbasis teknologi untuk memanfaatkan hasil penelitian, pengembangan dan rekayasa (litbangyasa) dari lima Balai Besar yang dimiliki  oleh Kementerian Perindustrian di Bandung. Kelima Balai Besar tesebut adalah; Balai Besar Bahan dan Barang Teknik (B4T), Besar Logam dan Mesin, Balai Besar Pulp dan Kertas, Balai Besar Keramik, dan Balai Besar Tekstil.

Menperin menyampaikan rasa bangga atas hasil inovasi anak bangsa ini saat memperhatikan beberapa hasil penelitian yang disampaikan oleh  kepala B4T. “Hasil litbangyasa unggulan B4T Bandung antara lain komposit untuk komponen kereta api seperti plat penyambung antar rel dan blok rem, produk pembangkit energi seperti panel surya dan baterai listrik, produk konverter kit, baterai lithium untuk perangkat elektronik serta prototipe power bank,” ujarnya ketika mengunjungi B4T Bandung, Sabtu petang (20/8/2016). Pada kesempatan itu, Menperin didampingi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Haris Munandar.

Selain itu, Menperin juga menilik hasil litbang unggulan dari balai penelitian Kemenperin lainnya di Bandung, seperti pemanfaatan lumpur pada instalasi pengolahan air limbah (IPAL) di industri pulp dan kertas untukchipboard yang merupakan hasil penelitian Balai Besar Pulp dan Kertas serta penyiapan serbuk gamma alumina sebagai adsorben logam berat untuk industri air minum oleh Balai Besar Keramik. 

Airlangga percaya, dengan mengoptimalkan pemanfaatan hasil litbang tersebut dapat menumbuhkan industri baru, meningkatkan kompetensi dan kualifikasi tenaga industri, serta mutu produk industri yang terjamin kualitasnya. Pada akhirnya, daya saing industri dalam negeri makin meningkat baik di pasar domestik maupun global.

“Di tengah gempuran produk asing, produk lokal harus bisa berdaya saing dengan meningkatkan kualitasnya. Sehingga tidak saja bisa bertarung di pasar global, tetapi produk lokal ini bisa memenuhi kebutuhan dan standar yang seharusnya bisa dihasilkan tanpa harus impor,” paparnya.

Airlangga juga mengungkapkan, Indonesia merupakan pasar terbesar di ASEAN untuk produk telepon seluler. Ini menjadikan peluang potensial bagi pelaku industri dalam negeri untuk memproduksi komponen telepon seluler. “Peluang pasar tersebut seiring dengan jumlah kelas menengah di Indonesia sebesar 50 juta orang. Jadi, kita jangan hanya produksi kardus dan kabel charger saja,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Haris menyampaikan, aktivitas litbangyasa B4T Bandung memfokuskan pengembangan daya saing beberapa produk industri prioritas, diantaranya Industri Logam Dasar dan Bahan Galian Bukan Logam; Industri Barang Modal, Komponen, Bahan Penolong dan Jasa Industri; Industri Alat Transportasi; serta Industri Pembangkit Energi. “Sesuai imbauan Menperin, agar para pelaku industri kecil dan menengah ikut juga memanfaatkan hasil inovasi dari B4T Bandung,” tuturnya.

Menurut Haris, pihaknya akan memetakan sektor industri yang rantai nilainya masih ada yang kosong serta pasokan dan permintaannya belum seimbang. “Karena balai-balai Kemenperin akan berperan mencari solusinya. Langkah ini juga akan dikoordinasikan dengan kementerian dan lembaga terkait,” paparnya.

Misalnya, Kemenperin akan berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian terkait pengembangan prototipe mesin yang dapat membantu petani jagung saat panen. “Di samping itu, kami juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terkait penemuan untuk aspal jalan dengan campuran karet,” ungkapnya.

Di sisi lain, Menperin mengharapkan kepada B4T Bandung agar dapat melakukan kerja sama dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam upaya pemberian pelatihan teknik sehingga menghasilkan lulusan yang siap bekerja di dunia industri.

“Jumlah tenaga kerja kompeten yang dihasilkan dari pelatihan di satker-satker Kemenperin harus ditingkatkan lagi. Pasalnya, tenaga siap kerja yang diluluskan masih relatif kecil jika dibandingkan jumlah kebutuhan industri saat ini,” paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sejak 1998, Pertumbuhan Industri Non Migas Selalu Rendah

Sejak 1998, Pertumbuhan Industri Non Migas Selalu Rendah

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2016 | 08:27 WIB

Hingga Saat Ini, Terdapat 74 Kawasan Industri di Indonesia

Hingga Saat Ini, Terdapat 74 Kawasan Industri di Indonesia

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2016 | 08:05 WIB

Indonesia Produsen Pulp & Kertas Terbesar ke-9 di Dunia

Indonesia Produsen Pulp & Kertas Terbesar ke-9 di Dunia

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2016 | 07:58 WIB

Pertumbuhan Industri Tahun 2017 Ditargetkan 5,4 Persen

Pertumbuhan Industri Tahun 2017 Ditargetkan 5,4 Persen

Bisnis | Rabu, 17 Agustus 2016 | 07:17 WIB

Harga Gas 3,8 Dolar AS, Pajak Industri Naik Rp77 Triliun

Harga Gas 3,8 Dolar AS, Pajak Industri Naik Rp77 Triliun

Bisnis | Selasa, 16 Agustus 2016 | 06:30 WIB

Menperin Minta BUMN Tetap Gandeng IKM

Menperin Minta BUMN Tetap Gandeng IKM

Bisnis | Jum'at, 12 Agustus 2016 | 10:28 WIB

Bangun Fasilitas Manufaktur Baru, OMI Investasi Rp150 Miliar

Bangun Fasilitas Manufaktur Baru, OMI Investasi Rp150 Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 15:55 WIB

Pemerintah Bangun Akademi Komunitas Industri Tekstil di Solo

Pemerintah Bangun Akademi Komunitas Industri Tekstil di Solo

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 10:22 WIB

Menperin Himbau IKM Tenun Gunakan Bahan Baku Secara Swadaya

Menperin Himbau IKM Tenun Gunakan Bahan Baku Secara Swadaya

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 14:59 WIB

Jokowi akan Resmikan Kawasan Industri Kendal 25 Agustus Nanti

Jokowi akan Resmikan Kawasan Industri Kendal 25 Agustus Nanti

Bisnis | Selasa, 09 Agustus 2016 | 14:53 WIB

Terkini

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:55 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:16 WIB

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:20 WIB

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Masih Murah Meriah, Harganya Cuma Rp 2,8 Juta/Gram

Emas Antam Masih Murah Meriah, Harganya Cuma Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:00 WIB