Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Susi Ajak Alumni STP Bangun Industri Perikanan Dalam Negeri

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 26 Agustus 2016 | 13:38 WIB
Susi Ajak Alumni STP Bangun Industri Perikanan Dalam Negeri
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta mewisuda sebanyak 476 lulusan Tahun Akademik 2015/2016, Jumat (26/8/2016). Dalam acara wisuda tersebut, hadir Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti didampingi oleh para pejabat Eselon 1 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di antaranya Sjarief Widjaja, Andha Fauzi, Nilanto Perbowo, Zulficar Mochtar, Rina, dan Rifky Effendi Hardijanto.

Dalam pidatonya, Susi mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menempuh pendidikan di STP hingga diwisuda hari ini. Susi juga mengimbau para wisudawan STP untuk lebih membangun perikanan dalam negeri dibandingkan bekerja di luar negeri.

“Pesan saya adalah sejauh-jauhnya Anda ke luar negeri, lebih baik kalian di dalam negeri. Bangun perikanan dalam negeri. Bekerjalah di dalam negeri, bangun poros maritim Indonesia, bangun perikanan Indonesia. Bangga menjadi bangsa Indonesia,” ujar Susi.

Susi juga mengungkapkan bahwa selain pendidikan, dibutuhkan dua hal penting lain yang dapat menunjang seseorang di dunia kerja, yaitu kejujuran dan kedisiplinan. Di samping itu, juga dibutuhkan sikap yang pantang menyerah untuk menumbuhkan dua hal penting tersebut..

“Yang utama adalah kejujuran dan kedua adalah kedisiplinan. Tanpa dua hal itu, suatu saat Anda berhasil, akan turun kembali. Dua ini yang akan menjaga dan menyelamatkan kita dalam hidup ini. Saya harapkan wisudawan bertekad sama. Hidup akan memberikan apa yang Anda rencanakan dan usahakan. Usahakan lagi lagi dan lagi, jangan pantang menyerah. Niscaya integrity dan komitmen akan terlihat,” ungkap Susi.

Dalam kesempatan tersebut, Susi juga mengungkapkan bahwa selama dua tahun menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan, Ia bersama KKP telah mereformasi berbagai hal terkait sektor kelautan dan perikanan.

“Dua tahun saya di KKP, banyak hal yang telah kami reform. Saya membuat 3 pilar sebagai pola pembangunan sektor kelautan dan perikanan, yaitu, kedaulatan, keberlanjutan, dan kesejahteraan,” ungkap Susi.

Susi juga menegaskan, sebagai negara yang besar, sudah seharusnya Indonesia menjadi bangsa yang mandiri. Indonesia berhak melakukan apa pun yang dapat menyejahterakan masyarakatnya tanpa pengaruh dari bangsa lain, termasuk dalam hal menjaga sumber daya di sektor kelautan dan perikanan.

“Kedaulatan bukan sekadar keamanan sebuah negara. Tapi bahwa sektor kelautan dan perikanan adalah pilar ekonomi yang wajib kita kuasai. Kita harus mandiri serta terbebas dari negara manapun. Karena Indonesia adalah bangsa yang merdeka. Kita berhak menentukan apa yang akan kita lakukan. Kita berhak merencanakan pembangunan yang sesuai untuk kesejahteraan bangsa kita sendiri,” tegas Susi di akhir pidatonya.

Sebagai informasi, para lulusan yang diwisuda kali ini yaitu jenjang Diploma IV (Angkatan 48) yang terdiri dari Program Studi (Prodi) Teknologi Penangkapan Ikan sebanyak 79 orang, Permesinan Perikanan sebanyak 63 orang, Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan sebanyak 72 orang, Teknologi Akuakultur sebanyak 94 orang, Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Perairan sebanyak 69 orang, serta Penyuluhan Perikanan sebanyak 85 orang. Adapun lulusan pada jenjang Strata II (Angkatan 4) merupakan Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan sebanyak 14 orang.

Keenam program studi tersebut telah mendapatkan akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta memperoleh sertifikat ISO 9001:2008 tentang Sistem Manajemen Mutu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KKP Lakukan Restocking Ikan Lokal di Beberapa Lokasi

KKP Lakukan Restocking Ikan Lokal di Beberapa Lokasi

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 09:51 WIB

Proyek Reklamasi Harus Buat Jakarta Jadi Kota Perdagangan Maritim

Proyek Reklamasi Harus Buat Jakarta Jadi Kota Perdagangan Maritim

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 06:35 WIB

Atasi Perompakan Nelayan, Tim KKP Terjun ke Lampung

Atasi Perompakan Nelayan, Tim KKP Terjun ke Lampung

Bisnis | Rabu, 24 Agustus 2016 | 12:34 WIB

Menteri Susi Tawarkan Investasi Perikanan Natuna ke Vietnam

Menteri Susi Tawarkan Investasi Perikanan Natuna ke Vietnam

Bisnis | Senin, 22 Agustus 2016 | 10:43 WIB

Percepat Poros Maritim, KKP Kebut Bangun SKPT di 15 Lokasi

Percepat Poros Maritim, KKP Kebut Bangun SKPT di 15 Lokasi

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 14:18 WIB

Produksi Rumput Laut Nasional Tumbuh 18 Persen di 2015

Produksi Rumput Laut Nasional Tumbuh 18 Persen di 2015

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 11:20 WIB

Menteri Susi: Produksi Ikan Naik 3,89 Persen di Q2 2016

Menteri Susi: Produksi Ikan Naik 3,89 Persen di Q2 2016

Bisnis | Rabu, 17 Agustus 2016 | 11:21 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB