Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

60 Negara Bakal Hadiri PATA Travel Mart 2016 di Banten

Ririn Indriani

Senin, 29 Agustus 2016 | 14:30 WIB
60 Negara Bakal Hadiri PATA Travel Mart 2016 di Banten
Pacific Asia Travel Association (PATA) Mart (PTM) 2016. (Sumber: Kemenpar)

Suara.com - Setelah sembilan tahun akhirnya Indonesia kembali mendapatkan kehormatan menjadi tuan rumah ajang pameran pariwisata bergengsi, Pacific Asia Travel Association (PATA) Mart (PTM) 2016. Perhelatan yang akan disambangi 60 negara dan ribuan pengunjung ini ditampilkan di Indonesia Convention Center (ICE), BSD Tangerang, Banten, pada 7-9 September 2016.

Sebelumnya, selama empat kali, Bali selalu menjadi tuan rumah. Kemudian pada kesempatan kelima, giliran Banten menjadi tempat penyelenggaraan.

“Tahun lalu, saya hadir di Bangelore, India. PATA merupakan salah satu travel mart yang sangat bergengsi di dunia, akan banyak buyers dan sellers yang hadir di Tanah Air,” ungkap menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Project Manager PTM 2016, Ika Nazaruddin, mengatakan telah menyiapkan agenda untuk memperkenalkan destinasi wisata Indonesia di sela-sela acara tersebut.

”Direct benefit menjadi tuan rumah PTM 2016 sangat banyak, karena akan menjadi fokus perhatian para pelaku industri pariwisata mancanegara, yang berasal dari 60 negara. Kami akan memanfaatkan momentum ini dengan membawa para tamu ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan memperkenalkan keragaman dan keindahan Indonesia,” ujarnya.

Ika menambahkan, pada 8-9 September, peserta akan melakukan 9 pertemuan bisnis antara buyer dan seller sejak pagi hingga sore hari.

”Pada 7 September, kita siapkan setengah hari tur ke TMII untuk international buyer, seller, dan media. Semua agenda tercantum secara jelas di website PATA. TMII merupakan tempat yang tepat untuk menambah informasi tentang Tanah Air untuk para tamu,” ujarnya.

Ika memaparkan, PTM 2016 juga bertujuan untuk membangun network antara pelaku bisnis pariwisata di Indonesia dengan pelaku bisnis pariwisata anggota PATA, membangun citra dan reputasi pariwisata Indonesia di mata internasional, utamanya negara-negara anggota PATA. Selain itu, tentu saja memberikan kesempatan sekaligus edukasi kepada pelaku usaha dari seluruh provinsi di Indonesia untuk mengikuti ajang bursa pariwisata tingkat internasional.

”Sampai saat ini, PATA telah menerima pendaftaran 58 media dari 15 negara, ditambah 12 travel blogger mancanegara, ” imbuhnya.

Sementara itu, Manager Communications PATA, Paul Pruangkarn, mengatakan, eksposur PTM diramalkan akan besar, sebab media international dan nasional datang untuk meliput.

”Kami masih membuka registrasi bagi kawan-kawan media yang ingin meliput PATA Travel Mart 2016. Silakan mendaftar dan datang,” ujar Paul.

Untuk meliput agenda besar ini hanya diperlukan identity (ID) Card khusus untuk media. Cara mendapatkannya mudah, klik saja website resmi PATA: https: //www.pata.org/portfolio/ptm-2016/, isi aplikasi, dan langsung akan diproses oleh organizer. Semua informasi terkait PATA Travel Mart, termasuk form registrasi media sudah tersaji di sana.

Bila sudah mengisi form registrasi media, jurnalis bisa langsung mengirimkan e-mail balasan ke [email protected]. Semua permohonan peliputan akan langsung diproses.

Sejak 15 Juli 2016, registrasinya sudah dibuka. “Bila sudah terverifikasi, media bisa mendapatkan kesempatan untuk menjadwalkan wawancara pribadi personal dengan delegasi NTO (organisasi pariwisata nasional), masuk ke acara dan mengikuti konfrensi pers. Fasilitas lainnya, ada potongan harga untuk akomodasi hotel,” terang Paul dalam keterangan resminya.

Barisan media internasional yang meliput PTM 2016 juga bisa mendapatkan tur kota setengah hari dan transfer kembali ke bandara secara gratis. “Jadwal pastinya akan dikirim ke delegasi media yang terdaftar sebelum acara,” ungkapnya.

PTM Media Centre akan dibuka Kamis (8/9/2016), pukul 09.00 WIB. Seluruh jurnalis bisa mendapatkan fasilitas area wawancara, terminal komputer dengan akses internet, dan plug-in port USB serta printer.

“Rincian detilnya, silakan lihat di web resmi PTM 2016," pungkasnya.



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pariwisata Jalan Cepat Putus Kemiskinan dan Pengangguran

Pariwisata Jalan Cepat Putus Kemiskinan dan Pengangguran

Bisnis | Senin, 29 Agustus 2016 | 12:43 WIB

"Austrian Tobatak Rock" Gebrak Samosir

"Austrian Tobatak Rock" Gebrak Samosir

Entertainment | Minggu, 28 Agustus 2016 | 15:56 WIB

Konser "Wonderful Indonesia" Goyang Entikong

Konser "Wonderful Indonesia" Goyang Entikong

Entertainment | Minggu, 28 Agustus 2016 | 18:00 WIB

Terkini

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Stok Batu Bara Normal, Bos PLN Janji Tak Ada Mati Lampu

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:48 WIB

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

RI Mulai Dagang Karbon Kehutanan, Potensinya Rp5 Triliun

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Pemerintah Resmi Luncurkan SRUK 9 Juli, Era Baru Perdagangan Karbon Dimulai

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35 WIB

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Riset CORE Indonesia Ungkap MBG & Kopdes Merah Putih Bikin Pemda 'Krisis Keuangan'

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:22 WIB

Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?

Handy Wihartady Ditunjuk jadi Direktur Utama PLN Enjiniring, Siapa Dia?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:14 WIB

73% CEO Khawatir Risiko Regulasi, Askrindo Andalkan GCG Perkuat Bisnis

73% CEO Khawatir Risiko Regulasi, Askrindo Andalkan GCG Perkuat Bisnis

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 19:05 WIB

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Pupuk Indonesia dan Pertamina Perkuat Hilirisasi, Gas Bumi Jadi Andalan

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:04 WIB

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Investor Terus Kabur dan Devisa Menipis Bikin Rupiah Semakin Melemah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:02 WIB

Purbaya Usul RUU PFII ke DPR, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Internasional

Purbaya Usul RUU PFII ke DPR, Targetkan Indonesia Jadi Pusat Keuangan Internasional

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:15 WIB

Asuransi Syariah Mulai Bidik Seluruh Segmen Masyarakat RI

Asuransi Syariah Mulai Bidik Seluruh Segmen Masyarakat RI

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:09 WIB

×