Tuk Indonesia: Pembiayaan Perbankan Jangan Korbankan Lingkungan

Adhitya Himawan

Selasa, 30 Agustus 2016 | 13:34 WIB
Tuk Indonesia: Pembiayaan Perbankan Jangan Korbankan Lingkungan
Ilusrasi pinjaman, kredit. (Stuart Miles/Freedigitalphotos)

Pencegahan terjadinya kerusakan lingkungan, sosial dan HAM menjadi tanggung jawab semua pihak, tidak terkecuali Lembaga Jasa Keuangan (LJK) seperti bank. Bank tanpa disadari dapat terpapar resiko atas terjadinya perusakan lingkungan yang dilakukan oleh korporasi. Pembiayaan  oleh perbankan memang menimbulkan kemajuan ekonomi, namun dengan korbanan sosial dan lingkungan yang tinggi.

Rahmawati Retno Winarni, Direktur Eksekutif Transformasi untuk Keadilan (TuK) Indonesia dalam sambutannya pada Seminar tentang Transformasi Menuju Keuangan Berkelanjutan di Indonesia, Jakarta, Kamis (18/8/2016), menyebut selama ini ada tiga solusi atas permasalahan bagi perbankan yang berdampak  negatif bagi masyarakat dan lingkungan. 

Pertama, peraturan yang lebih ketat; kedua, penegakan hukum atas kesalahan yang dilakukan oleh bank dan bankirnya; ketiga, skema kompensasi yang menghubungkan antara kepentingan bankir dengan kepentingan jangka panjang bank. “Solusi lain yang baru-baru ini ditawarkan adalah covenant banking: para banker secara personal dimintai pertanggungjawaban atas kerugian yang timbul dari keputusan pembiayaan yang mereka buat. Solusi ini bisa menciptakan kondisi perbankan yang bertanggung jawab yang terutama dicirikan pada kejujuran dan kepedulian terhadap sesama dan alam,” kata Rahmawati melalui keterangan tertulis, Senin (29/8/2016).

Senada dengan Rahmawati, menurut salah satu narasumber dalam Seminar, Jalal, ada dua cara yang harus dilakukan perbankan untuk mencapai keuangan berkelanjutan, yaitu memastikan investasi yang tidak membawa mudarat sosial dan lingkungan  dan mengarahkan ivestasi yang memihak kepada keberlanjutan, seperti investasi pada energi terbarukan.  “Yang diinginkan kita semua adalah perbankan yang memajukan ekonomi dan sosial sekaligus, serta memperbaiki kondisi lingkungan yang rusak akibat pengabaian yang selama ini terjadi,” tegas Jalal.

Menurut Direktur Bidang Keuangan Berkelanjutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Edi Setijawan, saat ini OJK sedang berada pada tahapan awal dalam penerapan Keuangan Berkelanjutan di Indonesia. “Selama tahun 2015, OJK telah melakukan peningkatan kapasitas bagi lembaga jasa keuangan. Wujudnya adalah pelatihan bagi para bankir mengenai analisis lingkungan hidup. Diharapkan para bankir mengerti tentang resiko lingkungan dan kondisi sebenarnya di lapangan sehingga memperbaiki proses persetujuan kredit,"papar Edi. 

Hubungan perbankan sebagai pemberi modal dengan persoalan lingkungan saat ini sudah tak lagi bisa dinegasikan. Hal ini ditegaskan oleh Rasio Ridho Sani, Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Menurutnya, Direktorat Penegakan Hukum KLHK saat ini tengah melakukan proses penegakan hukum terhadap perusahaan-perusahaan yang melakukan pembakaran hutan dan lahan. "Perbankan mesti menerapkan prinsip kehati-hatian sebelum memberikan kredit agar terhindar dari resiko kredit macet karena perusahaan yang dibiayainya berhenti beroperasi karena kasus pelanggaran hukum yang dapat berujung pada gagal bayar. Penegakan hukum adalah salah satu syarat utama tercapainya keuangan berkelanjutan di Indonesia," tutup Rasio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengamat: Istilah Pajak Baiknya Diganti Iuran Pembangunan

Pengamat: Istilah Pajak Baiknya Diganti Iuran Pembangunan

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 11:07 WIB

Ekonom: Bank Jangan Cuma Layani Debitur Dengan Bisnis Menggurita

Ekonom: Bank Jangan Cuma Layani Debitur Dengan Bisnis Menggurita

Bisnis | Jum'at, 26 Agustus 2016 | 10:39 WIB

OJK Catat 1.900 Pengaduan Nasabah Terkait Perbankan

OJK Catat 1.900 Pengaduan Nasabah Terkait Perbankan

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 14:46 WIB

Jumlah Bank Sistemik di Indonesia Tetap 12 Bank

Jumlah Bank Sistemik di Indonesia Tetap 12 Bank

Bisnis | Rabu, 10 Agustus 2016 | 15:29 WIB

Bank Mandiri Siapkan Pembiayaan Bagi Distributor Khong Guan Group

Bank Mandiri Siapkan Pembiayaan Bagi Distributor Khong Guan Group

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 15:01 WIB

Pertumbuhan Kredit Bank Mandiri ke Segmen Mikro Paling Tinggi

Pertumbuhan Kredit Bank Mandiri ke Segmen Mikro Paling Tinggi

Bisnis | Rabu, 27 Juli 2016 | 11:10 WIB

Bank Mandiri Kucurkan Rp875 Miliar untuk Proyek Palapa Ring Barat

Bank Mandiri Kucurkan Rp875 Miliar untuk Proyek Palapa Ring Barat

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 08:31 WIB

Terbatasnya Likuiditas Indonesia Hambat Pertumbuhan Ekonomi

Terbatasnya Likuiditas Indonesia Hambat Pertumbuhan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 07:08 WIB

Sulitnya Petani Sawit Dapat Akses Perbankan Picu Bakar Hutan

Sulitnya Petani Sawit Dapat Akses Perbankan Picu Bakar Hutan

Bisnis | Sabtu, 16 Juli 2016 | 13:27 WIB

Danamon Syariah Salurkan Pembiayaan ke Pesantren Islam Al Azhar

Danamon Syariah Salurkan Pembiayaan ke Pesantren Islam Al Azhar

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 14:37 WIB

Terkini

Bikin Penasaran: Honda Siapkan SUV Ringkas Baru Bermesin 1200 cc, Benarkah Pakai Punya Brio?

Bikin Penasaran: Honda Siapkan SUV Ringkas Baru Bermesin 1200 cc, Benarkah Pakai Punya Brio?

Otomotif | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Gus Yasin Bongkar Peran Penting Anak Muda Jateng Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Gus Yasin Bongkar Peran Penting Anak Muda Jateng Demi Wujudkan Indonesia Emas 2045

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:25 WIB

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Kasus Motor Listrik MBG, Anggaran Capai Rp1,2 Triliun

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Kasus Motor Listrik MBG, Anggaran Capai Rp1,2 Triliun

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:21 WIB

Food Waste Makin Mengkhawatirkan, Mengapa Sampah Makanan Bisa Picu Pemanasan Global?

Food Waste Makin Mengkhawatirkan, Mengapa Sampah Makanan Bisa Picu Pemanasan Global?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Motor Buat MBG

Kejagung Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Motor Buat MBG

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:19 WIB

9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam

9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Sinopsis Shadow Punisher, Dracin Terbaru Luo Yun Xi dan Alen Fang di iQiyi

Sinopsis Shadow Punisher, Dracin Terbaru Luo Yun Xi dan Alen Fang di iQiyi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Cushion Wardah Warna Biru untuk Kulit Apa? Mampu Menyamarkan Flek Hitam Menurut Review

Cushion Wardah Warna Biru untuk Kulit Apa? Mampu Menyamarkan Flek Hitam Menurut Review

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Resep Kuliner Tradisional Mulai Hilang, 45 Persen Warisan Gastronomi Indonesia Terancam Punah

Resep Kuliner Tradisional Mulai Hilang, 45 Persen Warisan Gastronomi Indonesia Terancam Punah

Jogja | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Pertamina Patra Niaga Dukung Koperasi Desa Merah Putih lewat Penyaluran LPG

Pertamina Patra Niaga Dukung Koperasi Desa Merah Putih lewat Penyaluran LPG

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 15:14 WIB

×