Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kebijakan Tax Amnesty Sudah Teruji di 38 Negara

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 01 September 2016 | 18:53 WIB
Kebijakan Tax Amnesty Sudah Teruji di 38 Negara
Gedung Direktorat Jenderal Pajak di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (17/4/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Managing Partner "Danny Darussalam Tax Center" Darusalam mengatakan kebijakan amnesti pajak sudah diterapkan dan teruji di 38 negara sehingga Indonesia tidak perlu meragukan efektivitas penerapannya.

"Kalau kebijakan amnesti pajak memberikan dampak buruk bagi masyarakat, menyebarkan teror yang meresahkan rakyat, tidak mungkin pemerintah dan parlemen di negara-negara itu bersepakat untuk menerapkannya," kata Darusalam dalam sosialisasi amnesti pajak dengan tema "Tanya Jawab Tax Amnesty" di Yogyakarta, Kamis (1/9/2016).

Dari 38 negara yang telah menerapkan kebijakan itu, 14 negara di antaranya adalah Argentina, Trinidad dan Tobago, Thailand, Honduras, Indonesia, Korea Selatan, Fiji, Pakistan, dan Gibraltar.

Sisanya lima negara melakukan amnesti pajak khusus repatriasi (offshore voluntray disclosure program), yaitu Israel, Malaysia, Rusia, Brazil dan India.

Di luar itu, terdapat dua negara yakni Kenya dan Yunani yang tengah menimbang untuk menerapkan amnesti pajak.

"Amnesti pajak dipraktikkan di negara sosialis dan kapitalis tanpa pandang bulu. Di Amerika Serikat, 45 dari 50 negara bagiannya pernah menerapkan kebijakan ini," kata dia.

Menurut dia, Pemerintah Indonesia dapat belajar dari negara-negara yang sudah menerapkan amnesti pajak termasuk bagaimana penduduk di negara-negara tersebut menyikapi kebijakan tersebut, baik yang pro maupun kontra.

Pro kontra dalam penerapan kebijakan itu selalu muncul di seluruh negara yang akan menerapkannya. Hal itu, menurut dia, bisa dipahami karena amnesti pajak bukanlah kebijakan yang terbaik atau ideal, melainkan kebijakan terbaik kedua (second best policy).

Darussalam menambahkan gugatan yang dilakukan kelompok yang kontra terhadap kebijakan amnesti pajak juga pernah diajukan di Mahkamah Konstitusi (MK) Jerman pada 1990. Konstruksi gugatan itu berpijak pada soal ketidakadilan, yaitu diskriminasi antara wajib pajak patuh dan tidak patuh.

Namun dalam putusannya, MK Jerman menganggap amnesti pajak tidak melanggar konstitusi sebab kebijakan itu justru bertujuan membawa kembali wajib pajak yang tidak patuh menjadi patuh.

"Pelajaran dari kasus uji materi amnesti pajak di Jerman itu tidak lain adalah bahwa argumentasi ketidakadilan tidak relevan terhadap amnesti pajak sebab dengan amnesti pajak basis dan penerimaan pajak akan meningkat, dan itu digunakan untuk meraih cita-cita konstitusi," kata dia.

Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM Wihana Kirana Jaya mengatakan alternatif kebijakan amnesti pajak menjadi pilihan yang tepat di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang sedang mengalami volatilitas atau ketidakpastian.

Kebijakan itu, menurut dia, juga sesuai dengan prinsip Nawacita yang menekankan pada kemandirian dalam memperoleh tambahan dana pembangunan dengan tidak bergantung pada dana pinjaman lainnya.

"Memang inilah momen yang tepat untuk menerapkan kebijakan itu di tengah kondisi yang tidak menguntungkan baik global maupun nasional," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sri Mulyani: Ada 1 Persen Warga yang Kuasai 50 Persen Kekayaan RI

Sri Mulyani: Ada 1 Persen Warga yang Kuasai 50 Persen Kekayaan RI

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 17:57 WIB

Himpunan Bank BUMN Sosialisasi Tax Amnesty di Batam

Himpunan Bank BUMN Sosialisasi Tax Amnesty di Batam

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 17:06 WIB

Per Agustus, Dana Amnesty Pajak di Bank Mandiri Rp653 Miliar

Per Agustus, Dana Amnesty Pajak di Bank Mandiri Rp653 Miliar

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 16:48 WIB

Ketua MK Jamin Jokowi Tak Intervensi Gugatan Tax Amnesty

Ketua MK Jamin Jokowi Tak Intervensi Gugatan Tax Amnesty

News | Kamis, 01 September 2016 | 15:42 WIB

Dana Tax Amnesty Diharapkan Dorong Investasi di Sektor Industri

Dana Tax Amnesty Diharapkan Dorong Investasi di Sektor Industri

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 15:32 WIB

Di Tengah Uji UU Tax Amnesty, Hakim MK dan Dirjen Pajak ke Jokowi

Di Tengah Uji UU Tax Amnesty, Hakim MK dan Dirjen Pajak ke Jokowi

News | Kamis, 01 September 2016 | 15:30 WIB

Temui Jokowi, Hakim MK Klaim Tak Bahas Gugatan Tax Amnesty

Temui Jokowi, Hakim MK Klaim Tak Bahas Gugatan Tax Amnesty

News | Kamis, 01 September 2016 | 15:09 WIB

Misbakhun Berharap MK Tak Salah Langkah Soal Gugatan Tax Amnesty

Misbakhun Berharap MK Tak Salah Langkah Soal Gugatan Tax Amnesty

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 17:51 WIB

Uang Tebusan Tax Amnesty per 30 Agustus 2016 Rp2,62 Triliun

Uang Tebusan Tax Amnesty per 30 Agustus 2016 Rp2,62 Triliun

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 16:53 WIB

Soal Tax Amnesty, Sri Mulyani Diminta Yakinkan Masyarakat

Soal Tax Amnesty, Sri Mulyani Diminta Yakinkan Masyarakat

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 16:43 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB