Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Menko Luhut Akui Proyek Listrik 35 Ribu MW Sulit Selesai 2019

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 07 September 2016 | 13:22 WIB
Menko Luhut Akui Proyek Listrik 35 Ribu MW Sulit Selesai 2019
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. [Suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengakui bahwa hingga saat ini proyek listrik 35 ribu Megawatt sudah menunjukkan banyak kemajuan. Namun, tidak semuanya pembangkit listrik dalam proyek tersebut dapat selesai pada 2019.

"Memang beberapa commercial on date nya sudah berjalan. Tapi nggak mungkin 2019 bisa selesai semua," kata Luhut di Depok, Jawa Barat, Rabu (7/9/2016).

Ia menjelaskan, hal tersebut lantaran, banyaknya kendala terkait pembebasan lahan dan lokasi proyek. Sehingga membutuhkan waktu yang panjang.

"Ini kan ada bisnis yang berjalan, jadi memang masih membutuhkan proses untuk perjalananya," katanya.

Ketika ditanya soal perkiraan berapa banyak yang sudah selesai pada 2019, Luhut mengaku belum tahu. Menurut dia, mendapatkan angka 23-25 ribu megawatt saja sudah bagus.

"Itu yang COD, ya, 10 ribunya lagi under contruction," katanya.

Sebelumnya, pemerintah berkomitmen untuk merealisasikan penyediaan listrik sebesar 35 ribu MW dalam jangka waktu 5 tahun (2014-2019). Sepanjang 5 tahun ke depan, pemerintah bersama PLN dan swasta akan membangun 109 pembangkit; masing-masing terdiri 35 proyek oleh PLN dengan total kapasitas 10.681 MW dan 74 proyek oleh swasta/Independent Power Producer (IPP) dengan total kapasitas 25.904 MW. Dan pada tahun 2015 PLN akan menandatangani kontrak pembangkit sebesar 10 ribu MW sebagai tahap I dari total keseluruhan 35 ribu MW.

Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi 6-7 persen setahun, penambahan kapasitas listrik di dalam negeri membutuhkan sedikitnya 7.000 megawatt (MW) per tahun. Artinya, dalam lima tahun ke depan, penambahan kapasitas sebesar 35.000 MW menjadi suatu keharusan. Kebutuhan sebesar 35 ribu MW tersebut telah dikukuhkan dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019.

Komitmen pemerintah kembali ditegaskan oleh Presiden Joko Widodo saat memberi pengarahan kepada Direksi dan jajaran PLN beberapa waktu lalu. Presiden menegaskan bahwa target 35 ribu MW bukan target main-main.

Dari 35 ribu MW pembangkit yang akan dibangun, dibutuhkan dana lebih dari Rp1.127 triliun rupiah. Oleh karena itu, keterlibatan pihak swasta/Independence Power Producer (IPP) yang akan membangun 10.681 MW mutlak dibutuhkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Feeling Luhut, Jokowi Sudah Pegang Nama Pengganti Arcandra

Feeling Luhut, Jokowi Sudah Pegang Nama Pengganti Arcandra

News | Rabu, 07 September 2016 | 11:29 WIB

Beda dengan Rizal Soal Reklamasi Pulau G, Luhut: Tak Ada Masalah

Beda dengan Rizal Soal Reklamasi Pulau G, Luhut: Tak Ada Masalah

News | Senin, 05 September 2016 | 18:56 WIB

Hari Ini Luhut Akan Terima Hasil Kajian Soal Proyek Reklamasi

Hari Ini Luhut Akan Terima Hasil Kajian Soal Proyek Reklamasi

Bisnis | Senin, 05 September 2016 | 15:24 WIB

Dirut KAI Dipanggil Luhut, Bahas Komponen Dalam Negeri

Dirut KAI Dipanggil Luhut, Bahas Komponen Dalam Negeri

Bisnis | Senin, 05 September 2016 | 15:04 WIB

Menko Luhut Tawarkan Investasi Laut ke Pengusaha Cina

Menko Luhut Tawarkan Investasi Laut ke Pengusaha Cina

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 16:43 WIB

Luhut Beri Sinyal Longgarkan Izin Ekspor Freeport

Luhut Beri Sinyal Longgarkan Izin Ekspor Freeport

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 16:17 WIB

Luhut Tegaskan Revisi UU Minerba Harus Berlaku Tanpa Pandang Bulu

Luhut Tegaskan Revisi UU Minerba Harus Berlaku Tanpa Pandang Bulu

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 15:56 WIB

Arcandra Koreksi Biaya Blok Masela Jadi 15 Miliar Dolar AS

Arcandra Koreksi Biaya Blok Masela Jadi 15 Miliar Dolar AS

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 15:50 WIB

PLN Teken Kontrak EPC PLTGU Muara Karang

PLN Teken Kontrak EPC PLTGU Muara Karang

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 16:12 WIB

PLN Buka Tender Dua Proyek dari Program 35 Ribu MW

PLN Buka Tender Dua Proyek dari Program 35 Ribu MW

Bisnis | Rabu, 31 Agustus 2016 | 15:41 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB