Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Ekspor Tekstil Indonesia ke Prancis Capai 46,52 Juta Dolar AS

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 14 September 2016 | 13:11 WIB
Ekspor Tekstil Indonesia ke Prancis Capai 46,52 Juta Dolar AS
Suasana pameran tekstil yang bertajuk Indo Intertex 2016 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (27/4/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Kementerian Perdagangan berkomitmen memperkuat posisi ekspor tekstil ke pusat mode dunia, Prancis melalui Texworld 2016. Pameran ini dilaksanakan pada 12-15 September 2016.

“Dalam statistik, nilai ekspor Indonesia harus terus bergerak ke atas. Kita (Kemendag) perlu lebih gencar promosi melalui pameran. Setelah memiliki positioning yang kuat, Indonesia secara kontinu akan memasok tekstil ke Eropa,” tegas Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan, Arlinda, dalam keterangan tertulis, Rabu (15/9/2016).

Pada semester pertama 2016, nilai ekspor tekstil dan produk tekstil Indonesia ke Prancis mencapai 46,52 juta Dolar Amerika Serikat (AS). Prancis merupakan negara tujuan ekspor ke-8 Indonesia di kawasan Eropa. Posisi Indonesia masih dapat diperhitungkan sebagai negara penyuplai produk tekstil ke Prancis.

Meski kompetisi antarnegara di dunia tidak ringan, Arlinda yakin masih banyak peluang terbuka untuk mengisi tekstil di Prancis. Apalagi ada upaya Uni Eropa "melawan" banjir tekstil dari Cina.

“Uni Eropa tengah berupaya membendung banjir tekstil dari Tiongkok pasca mengakhiri kuota tekstil sejak 2005 lalu. Ini peluang Indonesia membuktikan kualitas produk kita dan menjadi alternatif pasokan bahan baku tekstil bagi industri mode Prancis,” kata Arlinda.

Prancis merupakan pusat mode dunia dan penghasil pakaian dengan kualitas tinggi. Fashion show, baik dalam skala kecil maupun internasional yang bergengsi, secara rutin digelar di berbagai kota di Prancis, terutama Paris. Industri mode dan pakaian di Prancis merupakan salah satu industri besar yang memiliki potensi ekonomi sangat besar. Oleh karena itu, permintaan pasokan bahan baku pakaian atau tekstil ke Prancis cukup tinggi, yakni senilai 28,81 miliar Dolar AS pada 2015.

Texworld adalah pameran bergengsi dan bertaraf internasional di Prancis yang diselenggarakan dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan Februari dan September. Tahun lalu, Texworld Paris Autumn 2015 diikuti oleh 943 peserta dan dihadiri 14.254 pengunjung. Pada partisipasi tahun lalu itu pula, Paviliun Indonesia mengantongi transaksi dan kontak dagang sebesar 5,77 juta Dolar AS.

Texworld Paris Autumn 2016 adalah pameran produk fabrics, trims, dan accessories. Dalam pameran ini, Indonesia tampil di area seluas 72 m2 di Hall 4, Paris Le Bourget. Paviliun Indonesia memfasilitasi delapan perusahaan tekstil dan produk tekstil, antara lain PT. Gistex (polyester woven fabric), PT. Hakatex (linen, cotton), PT. Sinar Para Taruna (wrap knitting plain, lace), PT. Sinar Continental (printing apparel), PT. Excellence Qualities Yarn (yarn), PT. Indo Hasasi (linen, cotton), PT. Kewalram (embroidered products), dan PT. Mayer Indah Indonesia (lace, embroidery, tulle, & tricot).

Untuk memaksimalkan promosi produk tekstil di Prancis dan sekitarnya, Ditjen PEN melibatkan Atase Perdagangan dan Indonesian Trade and Promotion Center (ITPC) di wilayah Eropa serta Asosiasi Pertekstilan Indonesia. “Kami optimis terhadap hasil promosi melalui pameran ini dan dapat menjadi acuan dalam kajian pangsa pasar produk tekstil Indonesia di pasar global, terutama Eropa,” tandas Arlinda.

Tekstil Indonesia Mendunia

Tekstil dan produk tekstil Indonesia telah mendunia. Pada 2015, nilai ekspor tekstil dan produk tekstil Indonesia ke dunia mencapai 12,28 miliar Dolar AS. Sementara pada semester pertama 2016, nilai ekspor tekstil dan produk tekstil Indonesia adalah sebesar 6,22 miliar Dolar AS. Indonesia berada di urutan 17 sebagai pemasok tekstil dan produk tekstil dunia dengan share sebesar 1,58 persen. Sementara itu, Prancis adalah pengimpor tekstil dan produk tekstil ke-6 dunia dengan nilai sebesar 28,81 miliar Dolar AS, atau 4,04 persen dari total impor tekstil dan produk tekstil dunia.

Tekstil dan produk tekstil utama Indonesia yang diekspor ke dunia, antara lain artificial staple fiber yarn (except sewing thread), not for retail sale, 85 persen or more (wt.) of artificial staple fibers, single yarn; women's or girls' blouses, shirts and shirt-blouses of manmade fibers, not knitted or crocheted; sweaters, pullovers, sweatshirts, vests and similar articles of cotton, knitted or crocheted; women's or girls' trousers, bib and brace overalls, breeches and shorts of cotton, not knitted or crocheted; dan men's or boys' shirts of cotton, not knitted or crocheted.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dirjen PEN Optimis Deregulasi akan Permudah Bisnis di Indonesia

Dirjen PEN Optimis Deregulasi akan Permudah Bisnis di Indonesia

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 13:03 WIB

Kini Eksportir Tujuan Mesir Wajib Registrasi ke GOEIC

Kini Eksportir Tujuan Mesir Wajib Registrasi ke GOEIC

Bisnis | Selasa, 13 September 2016 | 15:27 WIB

Kemendag: Sudah Saatnya Kita Tidak Lagi Ekspor Bahan Mentah

Kemendag: Sudah Saatnya Kita Tidak Lagi Ekspor Bahan Mentah

Bisnis | Selasa, 13 September 2016 | 15:21 WIB

Paris Jerat Tiga Perempuan Radikal dengan Pasal Terorisme

Paris Jerat Tiga Perempuan Radikal dengan Pasal Terorisme

News | Selasa, 13 September 2016 | 06:12 WIB

Polisi Prancis Tangkap Bocah 15 Tahun Terduga ISIS

Polisi Prancis Tangkap Bocah 15 Tahun Terduga ISIS

News | Senin, 12 September 2016 | 14:28 WIB

Identitas 3 Perempuan Radikal yang Disinyalir Siapkan Bom Mobil

Identitas 3 Perempuan Radikal yang Disinyalir Siapkan Bom Mobil

News | Sabtu, 10 September 2016 | 05:00 WIB

Melawan saat Diciduk, Terduga Teroris Prancis Tusuk Polisi

Melawan saat Diciduk, Terduga Teroris Prancis Tusuk Polisi

News | Jum'at, 09 September 2016 | 17:52 WIB

Terkini

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:15 WIB

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06 WIB