Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Proyek Infrastruktur Digenjot, Potensi Sektor Konstruksi Naik

Adhitya Himawan

Kamis, 15 September 2016 | 10:33 WIB
Proyek Infrastruktur Digenjot, Potensi Sektor Konstruksi Naik
Pembukaan pameran Concrete Show South East Asia 2016 di Jakarta, Rabu (14/9/2016). [Dok PT UBM Pameran Niaga Indonesia]

Kemarin, Rabu (14/9/2016) pameran niaga serta konferensi beton dan konstruksi terkemuka se-Asia Tenggara, Concrete Show South East Asia 2016 resmi dibuka. Concrete Show South East Asia 2016 diselenggarakan di Indonesia untuk keempat kalinya pada 14-16 September 2016 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta. Diselenggarakan oleh PT UBM Pameran Niaga Indonesia, Concrete Show South East Asia 2016 merupakan platform yang tepat bagi para pemain di industri beton dan konstruksi, baik di Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara untuk memperluas jaringan dan mengembangkan bisnisnya, serta membawa solusi untuk mendukung rencana program pemerintah dalam peningkatan percepatan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia. Concrete Show South East Asia 2016 ini dibuka langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, DR. Ir. Mochamad Basoeki Hadimoeljono, M. Sc.

Christopher Eve, Presiden Direktur PT UBM Pameran Niaga Indonesia mengatakan pihaknya bangga dapat kembali menghadirkan pameran ini ke Indonesia untuk keempat kalinya guna mendukung perkembangan industri beton dan konstruksi di Indonesia serta membawa solusi untuk mendukung program pemerintah dalam peningkatan pembangunan infrastruktur. "Concrete Show South East Asia 2016 akan memfasilitasi pembeli dan supplier melalui berbagai macam produk, jasa serta teknologi beton dan konstruksi seperti beton pracetak, beton prategang, concrete mixer, batching plant, mesin bata ringan, dan teknologi besi beton, meningkatkan pengetahuan industri dan terlibat dalam diskusi khusus. ajang ini merupakan sarana untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas bangunan dimana semua pemain utama global di industri ini berkumpul dan berinteraksi,” kata Eve dalam keterangan tertulis, Rabu (14/9/2016).

Lebih lanjut Christopher Eve mengatakan peningkatan teknologi konstruksi harus terus dikembangkan agar percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia dapat tercapai dan akan mempercepat jalannya tingkat pertumbuhan perekonomian nasional. Concrete Show South East Asia diharapkan dapat menjadi sarana meningkatkan kemampuan dan kualitas bangunan dimana semua pemain utama global di industri ini berkumpul dan berinteraksi. Para pelaku industri dalam negeri dapat memanfaatkan pameran ini untuk dapat memperbaharui informasi, menemukan solusi dan mengadopsi teknologi konstruksi yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produk beton di Indonesia. "Dengan demikian, diharapkan nantinya Indonesia tidak hanya mampu bersaing lebih baik dengan negara-negara ASEAN tetapi juga mampu menghasilkan proyek-proyek berkualitas dalam pembangunan negeri ini,” ujar Eve.

Concrete Show South East Asia 2016 diikuti oleh lebih dari 200 perusahaan dari 28 negara termasuk Indonesia, Jerman, Italia, Spanyol, Belgium, Turkey, Jepang, Singapura, Malaysia, Rusia dan Tiongkok.  Perusahaan terkemuka dari Indonesia antara lain Semen Indonesia, Waskita Beton Precast, Adhi Persada Beton dan Royal Chemie Indonesia juga turut berpartisipasi. Pameran ini adalah momen yang tepat bagi para pemain industri beton dan kontruksi baik dari Indonesia dan Asia Tenggara untuk memperluas jaringan dan mengembangkan bisnisnya.

Rangkaian acara Concrete Show South East Asia 2015 selama tiga hari pelaksanaan, akan menghadirkan berbagai kegiatan selain pameran diselenggarakan juga Konferensi dan Seminar dengan menghadirkan pembicara-pembicara kompeten diantaranya Bapak Davy Sukamta – Ketua Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia, Prof.Ir. Bambang Budiono,ME,PhD dari Institut Teknologi Bandung, Bapak Hari Nugraha Nurjaman – General Secretary Ikatan Ahli Pracetak dan Prategang Indonesia dan Mr. Lim Chong Sit dari Singapura untuk membahas segala aspek mengenai sistem infrastruktur Indonesia antara lain teknologi terbaru dan optimalisasi industri beton dan konstruksi untuk merealisasikan serta mendukung program pemerintah dalam peningkatan percepatan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah terus mendorong pertumbuhan ekonomi sisi produksi dengan menitikberatkan pada beberapa sektor produktif, salah satu diantaranya adalah sektor konstruksi. Sektor konstruksi diharapkan tumbuh sebesar 8,1 persen pada 2017, dengan meningkatnya proyek-proyek infrastruktur pemerintah dan proyek-proyek swasta. Dengan begitu, tren pemanfaatan beton untuk infrastruktur diprediksi akan terus meningkat setiap tahunnya, yang digunakan untuk berbagai proyek infrastruktur seperti jalan tol, jembatan, waduk, dan bangunan. “Besarnya skala pasar jasa konstruksi di Indonesia menjadi pertimbangan terbesar dalam memilih Indonesia sebagai penyelenggara Concrete Show South East Asia,” tutup Christopher Eve.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Desa Klaim Jokowi Serius Bangun Daerah Perbatasan

Menteri Desa Klaim Jokowi Serius Bangun Daerah Perbatasan

Bisnis | Senin, 12 September 2016 | 13:05 WIB

Inilah Proyek Prioritas Infrastruktur Pemerintah di 2017

Inilah Proyek Prioritas Infrastruktur Pemerintah di 2017

Bisnis | Rabu, 07 September 2016 | 13:38 WIB

Kementerian PUPR Siap Lanjutkan Proyek Hambalang

Kementerian PUPR Siap Lanjutkan Proyek Hambalang

Bisnis | Selasa, 06 September 2016 | 13:24 WIB

RUU Jasa Konstruksi Perketat Izin Kerja Pekerja Asing

RUU Jasa Konstruksi Perketat Izin Kerja Pekerja Asing

Bisnis | Kamis, 01 September 2016 | 16:33 WIB

Permintaan Properti Naik, Permintaan Besi dan Baja Ikut Naik

Permintaan Properti Naik, Permintaan Besi dan Baja Ikut Naik

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 20:50 WIB

Kualitas Pekerja Konstruksi di Indonesia Masih Rendah

Kualitas Pekerja Konstruksi di Indonesia Masih Rendah

Bisnis | Selasa, 30 Agustus 2016 | 15:09 WIB

Percepat Infrastruktur, Pemerintah Tetapkan 30 Proyek Prioritas

Percepat Infrastruktur, Pemerintah Tetapkan 30 Proyek Prioritas

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 10:12 WIB

Kualitas Infrastruktur di Indonesia Masih Rendah

Kualitas Infrastruktur di Indonesia Masih Rendah

Bisnis | Kamis, 25 Agustus 2016 | 09:39 WIB

Tax Amnesty Bikin Kapitalisasi Pasar Konstruksi Rp2000 Triliun

Tax Amnesty Bikin Kapitalisasi Pasar Konstruksi Rp2000 Triliun

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2016 | 20:13 WIB

Laju Investasi Infrastruktur di Indonesia Naik 43,6 Persen

Laju Investasi Infrastruktur di Indonesia Naik 43,6 Persen

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2016 | 14:54 WIB

Terkini

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Kementerian Ekraf Perluas Pasar Produk Kreatif ke Kanada

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 23:57 WIB

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Kemnaker Klaim Belum Ada Laporan PHK di TikTok Tokopedia

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:28 WIB

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:53 WIB

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

BULOG Tindak Lanjuti Laporan Warga di Karawang, Perkuat Pengendalian Hama Gudang

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:12 WIB

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Prambanan Jazz Festival Kembali Hadir, Pengunjung Bisa Nikmati Berbagai Promo lewat BRImo

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:49 WIB

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Ekonom CORE Minta Danantara Buka Laporan Keuangan 2025, Buktikan Diri SWF Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:33 WIB

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

BRI Tegaskan Zero Tolerance terhadap Fraud, Setiap Indikasi Korupsi Dilaporkan ke APH

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 15:03 WIB

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Legalisasi Sumur Minyak Rakyat Dinilai Jadi Titik Balik Industri Migas

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:43 WIB

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Ekonomi Jakarta Melaju 5,59 Persen, Ini Strategi Pramono Menuju 50 Kota Global

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 13:56 WIB

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bulog Tindak Lanjuti Laporan Warga Sekitar Gudang, Pastikan Kenyamanan Lingkungan Tetap Terjaga

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:36 WIB

×