Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Industri Makanan Minuman Kontribusi 31 Persen dari PDB Indonesia

Adhitya Himawan

Jum'at, 23 September 2016 | 23:09 WIB
Industri Makanan Minuman Kontribusi 31 Persen dari PDB Indonesia
Pembukaan pameran Food ingredients (Fi) Asia 2016 di Jakarta, Rabu (21/9/2016). [Dok UBM]

Pada Rabu (21/9/2016), Menteri Perindustrian Republik Indonesia yang diwakili oleh Direktur Industri Makanan, Hasil Laut, dan Perikanan, Ir. Abdul Rochim, M.Si. secara resmi membuka pameran niaga bahan baku makanan dan minuman terkemuka Food ingredients (Fi) Asia 2016 yang diselenggarakan untuk keempat kalinya, pada 21-23 September 2016 di Jakarta Internasional Expo – Kemayoran. Fi Asia 2016 adalah peluang bagi para pelaku industri bahan baku makanan dan minuman untuk memperkenalkan produk-produknya, sekaligus menggali informasi teranyar di industri ini.

Christopher Eve, Presiden Direktur PT UBM Pameran Niaga Indonesia mengatakan bahwa pasar makanan dan minuman di wilayah Asia Tenggara terus berevolusi berdasarkan pertumbuhan populasi, kenaikan pendapatan, perubahan gaya hidup dan permintaan konsumen, termasuk di Indonesia. "UBM berkomitmen untuk menghadirkan yang terbaik dari industri makanan dan minuman di Fi Asia 2016 dengan mempertemukan para pengusaha terkemuka, pemasok, pembeli, dan professional makanan dan minuman lainnya dari seluruh penjuru dunia,” kata Christopher dalam keterangan resmi, Kamis (22/9/2016)

Industri makanan dan minuman (mamin) di Indonesia memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sektor tersebut menjadi satu dari sejumlah sektor yang dijadikan prioritas pemerintah dalam mendorong industri sebagai penggerak ekonomi nasional. Sektor mamin juga merupakan salah satu industri yang pertumbuhannya tinggi. Sektor industri mamin berkontribusi sebesar 31,20 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas. Industri mamin juga dinilai paling siap dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Dengan kontribusi sebesar 40 persen terhadap pasar di ASEAN, Indonesia merupakan pasar yang sangat penting. 

Dengan area pameran seluas 5 Hall (Hall A1-A3 dan Hall D1-D2), Fi Asia 2016 akan menarik perhatian 15.000 pengunjung yang hadir untuk bertemu dengan lebih dari 650 peserta pameran dari 50 negara dan kawasan di dunia. Selama 3 hari pameran berlangsung, kegiatan yang digelar diantaranya, berbagai seminar dan kongres terkait industri pangan dan bahan baku pangan bertemakan “Food Innovations – ASEAN Economic Community Challenges” yang mencakup  inovasi dalam pengolahan makanan, pendekatan baru dalam memastikan keamanan pangan dan kualitas, tren dan regulasi, diselenggarakan oleh Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) bekerjasama dengan Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor dan South East Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST) Center.

Christopher Eve menambahkan pihaknya ingin memperkaya industri makanan dan minuman ASEAN dengan menampilkan bahan baku terkini yang dapat membantu pemain industri mentransformasi produk dan proses pengembangannya. "Program edukasi kami juga menyediakan kesempatan untuk mempelajari perkembangan terkini dengan terus mengikuti tren produk, pasar, dan konsumen sehingga lebih kompetitif,” ujar Eve.

Fi Asia 2016 menyediakan sejumlah program yang memudahkan peserta dan pengunjung mengidentifikasi elemen-elemen yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis mereka melalui Business Matching Service, Innovation Zone, Food Product Development Competition, dan Innovation Tour. Pengunjung juga dapat menemukan aneka kategori bahan baku makanan A hingga Z mulai dari produk sereal, pewarna, produk susu, pengemulsi, perasa, pemanis, vitamin, dan masih banyak lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penduduk Usia Produktif Indonesia 2040 Diprediksi 195 Juta Orang

Penduduk Usia Produktif Indonesia 2040 Diprediksi 195 Juta Orang

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 07:31 WIB

Jusuf Kalla Tegaskan BUMN Harus Efisien Supaya Menang Persaingan

Jusuf Kalla Tegaskan BUMN Harus Efisien Supaya Menang Persaingan

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 13:22 WIB

Jokowi: Masyarakat Indonesia akan Malas Jika Disubsidi

Jokowi: Masyarakat Indonesia akan Malas Jika Disubsidi

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 19:53 WIB

Ini 6 Jurus untuk Dongkrak Daya Saing Industri Pariwisata

Ini 6 Jurus untuk Dongkrak Daya Saing Industri Pariwisata

Bisnis | Sabtu, 03 September 2016 | 17:39 WIB

Industri Makanan & Minuman Paling Siap Hadapi MEA

Industri Makanan & Minuman Paling Siap Hadapi MEA

Bisnis | Minggu, 14 Agustus 2016 | 12:09 WIB

Dibanding Negara Berkembang, Infrastruktur RI Relatif Terbelakang

Dibanding Negara Berkembang, Infrastruktur RI Relatif Terbelakang

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2016 | 14:45 WIB

BKPM: Produsen Susu Jepang akan Pakai Layanan Investasi 3 Jam

BKPM: Produsen Susu Jepang akan Pakai Layanan Investasi 3 Jam

Bisnis | Sabtu, 11 Juni 2016 | 06:19 WIB

Pertumbuhan Industri Makanan Minuman di Q1 2016 Capai 7,55 Persen

Pertumbuhan Industri Makanan Minuman di Q1 2016 Capai 7,55 Persen

Bisnis | Rabu, 01 Juni 2016 | 09:05 WIB

Asosiasi Industri & Profesi Didorong Bikin Standar Kompetensi

Asosiasi Industri & Profesi Didorong Bikin Standar Kompetensi

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2016 | 10:58 WIB

Cukai Plastik Kemasan akan Memukul Industri Makanan Minuman

Cukai Plastik Kemasan akan Memukul Industri Makanan Minuman

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2016 | 06:53 WIB

Terkini

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Prediksi Harga Emas Pekan Ini, Perang AS-Iran Bisa Picu Penguatan?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:02 WIB

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 19:34 WIB

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:57 WIB

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 16:36 WIB

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

×