Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Presiden Yakin Indonesia Jadi Ekonomi Digital Terbesar

Suwarjono | Suara.com

Selasa, 27 September 2016 | 19:40 WIB
Presiden Yakin Indonesia Jadi Ekonomi Digital Terbesar
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Presiden Filipina Rodrigo Duterte melakukan blusukan ke Pusat Grosir Tanah Abang, Jakarta, Jumat (9/8/2016). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini Indonesia Indonesia akan menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara karena memiliki pondasi dan modal yang kuat.

"Potensi pasar yang sangat besar ini tidak boleh ditinggal begitu saja. Dan saya yakin ini akan menjadi pondasi bagi Indonesia untuk menjadi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara," kata Presiden Jokowi dalam Rapat Terbatas dengan Strategi Peningkatan Citra Indonesia di Dunia di Kantor Presiden Jakarta, Selasa.

Untuk itu Presiden meminta percepatan dan implementasi karena kalau hal itu tidak segera dikejar maka Indonesia akan tertinggal dari negara-negara sekitar.

Maka, sebagai langkah awal Indonesia juga harus membangun jaringan atau sistem platform logistik dunia dengan produk-produk yang berada di kampung-kampung dan desa-desa.

"Dan pada saat bersamaan kita juga harus mengambil langkah terobosan untuk memperkuat pelaku ekonomi digital kita karena kita melihat potensi anak muda kita siap untuk masuk ke dunia ini," katanya.

Presiden juga meminta para pelaku bisnis untuk memprioritaskan pebisnis pemula atau start up untuk mendapatkan akses permodalan.

"Lakukan deregulasi besar-besaran bisnis e-commerce. Dan hal lain yang tak boleh dilupakan latihan untuk pengembangan kapasitas ini penting bagi pemula e-commerce sehingga semakin mampu bersaing di dunia bisnis," katanya.

Presiden juga meminta jangkauan infrastruktur telekomunikasi karena ia menyadari kini hampir semua negara berbicara mengenai ekonomi digital.

"Kita tidak boleh tertinggal, kita juga harus mengambil peran dalam tren perubahan itu. Saya melihat kita memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi digital. Dan memiliki potensi ekonomi digital yang cukup besar dengan jumlah penduduk 250 juta, 93,4 juta di antaranya adalah pengguna internet," katanya.

Presiden mendapat informasi bahwa pada 2014 jumlah penjualan melalui e-commerce di Indonesia mencapai 2,6 miliar dolar AS dengan penetrasi hanya 0,6 persen dari total transaksi legal.

Padahal ia menambahkan, e-commerce dapat membantu 56 juta UMKM yang menyumbang sekitar 55 persen PDB.

Angka itu jauh dibandingkan dengan Tiongkok yang pengguna e-commerce-nya telah mencapai 30 persen dan menyumbang peningkatan PDB sekitar 22 persen.

"Sebagai contoh saya melihat kemarin waktu di Alibaba mereka betul-betul merajai dunia karena kepemilikan logistik platform dan juga retail platform. Mereka sangat menguasai dan mau tidak mau itu juga yang harus kita miliki di Indonesia. Di segi platform, retail platform yang apa, yang nantinya bisa menjadi prinsipal dan brand Indonesia sendiri," katanya.

Presiden juga menyambut baik ketika BlackBerry Messenger (BBM) sudah dimiliki oleh 100 persen Indonesia.

Menurut dia, ke depan BBM bisa dijadikan platform asli Indonesia yang menyebar ke e-commerce lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Industri Nasional Dituntut Harus Siap Hadapi Era Industry 4.0

Industri Nasional Dituntut Harus Siap Hadapi Era Industry 4.0

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 02:10 WIB

Ekonomi Digital Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Ekonomi Digital Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 12:14 WIB

Nilai Ekonomi Digital Diprediksi Tumbuh 11 Persen per Tahun

Nilai Ekonomi Digital Diprediksi Tumbuh 11 Persen per Tahun

Bisnis | Minggu, 28 Agustus 2016 | 19:31 WIB

Fokus Kembangkan Digital Banking, BRI Gelar BRI Digital Challenge

Fokus Kembangkan Digital Banking, BRI Gelar BRI Digital Challenge

Bisnis | Minggu, 21 Agustus 2016 | 07:27 WIB

Terkini

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:36 WIB

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:32 WIB

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

BBRI atau BMRI? Pakar Senior Ini Ungkap Saham Pilihannya untuk Jangka Panjang

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 19:22 WIB

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 14:51 WIB

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Viral Gerakan Tutup Rekening, BNI Janji Kembalikan Dana Gereja di Aek Nabara

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:51 WIB

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Skandal Dana Umat di Aek Nabara, BNI Janji Dana Gereja Dikembalikan Sepenuhnya

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:33 WIB

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Sampai Waktu yang Tak Ditentukan, Gegara Ulah Trump

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 12:26 WIB

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Pemerintah Segera Tutup Praktik Open Dumping di Seluruh TPA

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 11:17 WIB

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Pemerintah Mulai Kaji Kereta Papua, Rute Sentani-Kota Jayapura Jadi Proyek Awal

Bisnis | Minggu, 19 April 2026 | 10:47 WIB

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB