Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mulai Hari Ini, Yuan Cina Diakui IMF Jadi Mata Uang Internasional

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 01 Oktober 2016 | 12:29 WIB
Mulai Hari Ini, Yuan Cina Diakui IMF Jadi Mata Uang Internasional
Ilustrasi Yuan, mata uang negara Cina. (Shutterstock)

Dana Moneter Internasional (IMF) pada Jumat (30/9/2016) mengumumkan peluncuran keranjang mata uang cadangan elit baru termasuk mata uang Cina, yuan atau renminbi (RMB), menyebutnya sebuah "tonggak bersejarah" bagi Tiongkok, IMF dan sistem moneter internasional.

"Mulai besok (1 Oktober), renminbi akan dianggap oleh masyarakat internasional sebagai mata uang internasional yang dapat digunakan secara bebas, dan akan bergabung dengan keranjang Special Drawing Right (SDR) bersama-sama dengan dolar AS, euro, yen dan pound Inggris," Direktor Pelaksana IMF Christine Lagarde mengumumkan Jumat (30/9/2016).

Ini adalah "pertama kalinya" dalam sejarah bahwa keranjang SDR diperluas, ia mencatat.

"Dimasukkannya renminbi dalam keranjang Special Drawing Right kan lebih mendiversifikasi (mata uang cadangan), dan akan membuat komposisi lebih mencerminkan mata uang global dan ekonomi global," kata Lagarde.

Ketua IMF juga mengatakan dimasukkannya RMB adalah "langkah penting" dalam integrasi ekonomi Tiongkok ke dalam sistem keuangan dan moneter global dan itu mencerminkan kemajuan yang dicapai dalam reformasi moneter, devisa dan sistem keuangan Tiongkok.

Jin Zhongxia, direktur eksekutif IMF untuk Cina mengatakan kepada Xinhua bahwa ini adalah "titik awal baru" untuk reformasi ekonomi dan pembangunan Tiongkok, dan bahwa Tiongkok akan terus mendorong reformasi keuangan menyusul inklusi formal RMB ke dalam keranjang mata uang cadangan.

"Kelanjutan dan pendalaman upaya-upaya ini, dengan pengamanan yang memadai, akan membawa sistem moneter dan keuangan internasional lebih kuat, yang pada gilirannya akan baik untuk stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Cina dan internasional," kata Lagarde.

Status cadangan global RMB juga berarti bahwa Cina akan menjadi mata uang emerging market pertama yang dapat digunakan untuk menyelesaikan kredit dan utang IMF kata para ahli.

"Sebelumnya, belum pernah ada mata uang emerging market yang digunakan untuk transaksi internasional di IMF untuk meminjam dan meminjamkan. Ini adalah pertama kalinya yang pernah terjadi," Tamim Bayoumi, seorang rekan senior di Peterson Institute for International Economics, mengatakan.

"Saya pikir itu sinyal yang sangat penting bahwa dunia atang sejalan dengan semakin pentingnya emerging marketsasar, bukan hanya dalam hal perdagangan, tetapi juga dalam hal keuangan," katanya.

Dewan eksekutif IMF pada Jumat juga memutuskan jumlah dari setiap mata uang dalam keranjang SDR baru, yang akan masih tetap selama lima tahun ke depan sampai kajian keranjang SDR berikutnya.

"Meski nilai tukar bergerak di antara mata uang utama bobot efektif akan berfluktuasi, namun jumlah mata uang, jumlah renminbi, jumlah dolar AS, euro, yen, dan sterling tetap," Andrew Tweedie, Direktur Departemen Keuangan IMF, mengatakan kepada wartawan dalam konferensi pekan lalu.

SDR merupakan aset cadangan internasional yang diciptakan oleh IMF pada 1969 untuk melengkapi cadangan devisa negara-negara anggotanya. SDR dapat ditukar antara pemerinta-pemerintah untuk mata uang yang dapat digunakan secara bebas pada saat dibutuhkan.

November lalu, IMF memutuskan untuk memasukkan RMB dalam keranjang SDR sebagai mata uang kelima, efektif 1 Oktober 2016. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

IMF Bersiap Masukkan Renminbi ke Keranjang SDR

IMF Bersiap Masukkan Renminbi ke Keranjang SDR

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2016 | 09:35 WIB

IMF Desak G20 Hidupkan Kembali Pertumbuhan Ekonomi Global

IMF Desak G20 Hidupkan Kembali Pertumbuhan Ekonomi Global

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2016 | 11:39 WIB

Sentimen Anti Globalisasi Meningkat, Inilah Respon IMF

Sentimen Anti Globalisasi Meningkat, Inilah Respon IMF

Bisnis | Jum'at, 15 Juli 2016 | 06:58 WIB

IMF Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat 2,2 Persen

IMF Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat 2,2 Persen

Bisnis | Kamis, 23 Juni 2016 | 07:33 WIB

Versi IMF, Suap Menghilangkan Dana 2 Triliun Dolar AS Tiap Tahun

Versi IMF, Suap Menghilangkan Dana 2 Triliun Dolar AS Tiap Tahun

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2016 | 09:00 WIB

Negara G-20 Kecewa dengan IMF

Negara G-20 Kecewa dengan IMF

Bisnis | Jum'at, 22 April 2016 | 16:34 WIB

BI Kecewa IMF Memangkas Target Pertumbuhan Ekonomi Global

BI Kecewa IMF Memangkas Target Pertumbuhan Ekonomi Global

Bisnis | Jum'at, 15 April 2016 | 19:52 WIB

IMF Tengarai Aliran Modal ke Negara Berkembang Telah Melambat

IMF Tengarai Aliran Modal ke Negara Berkembang Telah Melambat

Bisnis | Kamis, 07 April 2016 | 09:37 WIB

IMF Kritik Pemulihan Ekonomi Global Masih Terlalu Lambat

IMF Kritik Pemulihan Ekonomi Global Masih Terlalu Lambat

Bisnis | Rabu, 06 April 2016 | 06:20 WIB

Lagarde Usulkan David Lipton Tetap Jadi Wakilnya Hingga 2021

Lagarde Usulkan David Lipton Tetap Jadi Wakilnya Hingga 2021

Bisnis | Selasa, 29 Maret 2016 | 07:39 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB